Dislokasi Bahu Tidak Menghentikan Laju Toprak Razgatlioglu di MotoGP Mandalika: Lanjut Balapan!

Toprak Razgatlioglu mengalami dislokasi bahu kanan setelah terjatuh dalam kecelakaan highside di MotoGP Indonesia 2026.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 12 Oktober 2026, 17:45 WIB
Pembalap Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Toprak Razgatlioglu mengalami kecelakaan mengerikan dalam sesi latihan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026).

Pembalap Pramac Yamaha itu mengalami dislokasi bahu kanan setelah terlempar dari motornya dalam insiden highside di Tikungan 13.

Advertisement

Kecelakaan terjadi ketika Toprak kehilangan cengkeraman ban belakang. Motornya kemudian tersentak ke samping hingga melemparkannya ke udara sebelum terjatuh keras ke lintasan.

Setelah terjatuh, pembalap asal Turki itu langsung memegangi bahu kanannya. Lengan kanannya terlihat terkulai ketika ia dibantu petugas lintasan untuk meninggalkan lokasi kecelakaan.


Bahu Kembali ke Posisi Semula

Juara World Superbike tiga kali itu mencuri perhatian saat turun lintasan dengan Yamaha M1 tanpa sayap belakang. (Dok. Sepang)

Meski mengalami cedera, Toprak mengejutkan sejumlah orang di paddock dengan kembali ke garasi menggunakan skuter, bukan ambulans. Ia kemudian berjalan masuk ke garasi Pramac Yamaha.

Reporter pit lane MotoGP, Jack Appleyard, mengonfirmasi Toprak mengalami dislokasi bahu kanan. Bahunya kemudian berhasil dikembalikan ke posisi semula.

Toprak sempat ingin langsung kembali ke lintasan. Namun, tim Pramac Yamaha menyarankannya menjalani pemeriksaan medis terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk melanjutkan aktivitas.

Setelah pemeriksaan di pusat medis sirkuit, Toprak akhirnya kembali mengikuti kualifikasi. Ia mengakhiri sesi tersebut di posisi ke-19 pada grid start MotoGP Indonesia.


Tetap Tampil meski Mengalami Cedera

Jonathan Rea akhirnya mampu merebut posisi terdepan saat balapan tinggal tersisa lima lap lagi. Pembalap tim Kawasaki tersebut akhirnya mampu menjuarai Race 1 WSBK Mandalika 2021. (AFP/Achmad Ibrahim)

Cedera tersebut menjadi pukulan bagi Toprak yang sebelumnya berharap dapat bersaing untuk menembus posisi 10 besar di Mandalika.

Ia memulai akhir pekan dengan optimisme setelah merasa memiliki peluang untuk mencapai targetnya pada musim debut di MotoGP.

Namun, kecelakaan pada sesi latihan mengubah situasi secara drastis. Selain harus menghadapi rasa sakit, dislokasi bahu juga berpotensi mengganggu kekuatan dan pergerakan tangan kanan saat mengendalikan motor.

Toprak tetap mengikuti sprint race pada Sabtu sore dan finis di posisi ke-19. Ia pun menghadapi tantangan fisik besar menjelang balapan utama yang berlangsung sebanyak 27 lap pada Minggu.

Bagi pembalap yang tiga kali menjadi juara dunia WorldSBK tersebut, akhir pekan di Mandalika menjadi ujian berat dalam proses adaptasinya di kelas MotoGP.

Sumber: Crash.net

Berita Terkait