Cristiano Ronaldo Sesumbar Jadi Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah, Ini Cerita Sebenarnya

Cristiano Ronaldo sesumbar jadi pemain terbaik sepanjang sejarah, wawancara lama kembali viral.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Oktober 2026, 10:30 WIB
Cristiano Ronaldo dalam pertandingan Al Nassr kontra Al Najma di Liga Pro Saudi di Alawwal Park, Riyadh, Sabtu dini hari WIB. (Dok. X Al Nassr FC)

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian setelah pernyataannya mengenai status sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola mencuat.

Namun, CNN Portugal menghapus sejumlah cuplikan wawancara dengan bintang Al Nassr itu hanya beberapa jam setelah dipublikasikan.

Advertisement

Menurut Mundo Deportivo, penghapusan tersebut bukan karena pernyataan Ronaldo dianggap terlalu kontroversial.

Kutipan yang beredar ternyata berasal dari wawancara pada 2025, bukan pernyataan terbaru seperti yang sempat diyakini sejumlah media, termasuk The Athletic.

Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan ketika masa depan Ronaldo di Timnas Portugal sedang ramai dibicarakan.

Penyerang berusia 41 tahun itu dikabarkan berselisih dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, karena minimnya kesempatan bermain.

Situasi tersebut memicu pernyataan keras dari Ronaldo. Ia juga meninggalkan pemusatan latihan Portugal lebih awal dan menyukai unggahan media sosial yang mengkritik rekan-rekan setimnya.


Klaim Ronaldo

Cristiano Ronaldo pada pertandingan Al Nassr melawan Al Tawoon di Liga Pro Saudi di Alawwal Park, Riyadh, Sabtu (29-8-2026) dini hari WIB. Al Nassr menang 2-1, Ronaldo cetak satu gol. (Dok. X @AlNassrFC)

Dalam wawancara bersama Edu Aguirre, jurnalis sekaligus teman dekatnya, untuk stasiun televisi Spanyol, La Sexta, pada 2025, Ronaldo berbicara mengenai pencapaiannya dan penilaian publik terhadap performanya.

Seperti dikutip The Athletic, Ronaldo dengan tegas mengklaim dirinya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Ia juga menyinggung ambisinya mencetak 1.000 gol sepanjang karier.

"Pemain terbaik sepanjang sejarah adalah saya, titik. Angka-angka berbicara dengan sendirinya. Jika saya mencapai 1.000 gol, itu akan luar biasa dan menjadi sebuah target. Namun, saya tidak terlalu memikirkan masa depan jangka panjang," kata Ronaldo.


Klaim Kontroversial

Cristiano Ronaldo merayakan gol keempat Al Nassr sekaligus gol pertamanya musim ini pada laga melawan Al Riyadh di Prince Faisal Bin Fahd Stadium, Riyadh, Jumat malam WIB. Al Nassr menang 4-0. (Dok. X @AlNassrFC)

Klaim tersebut tergolong berani mengingat Lionel Messi, Pele, dan Diego Maradona juga kerap dianggap sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.

Ketiganya memiliki pencapaian yang membuat mereka masuk perdebatan tersebut, termasuk keberhasilan menjuarai Piala Dunia bersama negara masing-masing.

Meski begitu, Ronaldo tetap mempertahankan pandangannya. Ia merasa performa dan produktivitas golnya belum mendapatkan pengakuan yang semestinya dari publik.

"Orang-orang tidak menghargai kondisi saya saat ini dan gol-gol yang saya cetak," ujarnya.

CNN Portugal kemudian menghapus sejumlah cuplikan wawancara tersebut beberapa jam setelah mengunggahnya.

Penghapusan dilakukan karena kutipan yang beredar merupakan bagian dari wawancara lama, sementara sejumlah media telanjur menganggapnya sebagai komentar terbaru Ronaldo.


Belum Memastikan Waktu Pensiun

Ekspresi kapten Portugal Cristiano Ronaldo pada laga Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AFP/Alex Slitz)

Dalam wawancara yang sama, Ronaldo juga membicarakan kemungkinan mengakhiri karier profesionalnya. Saat itu, ia mengaku belum mengetahui kapan motivasinya untuk bermain sepak bola akan berakhir.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Mungkin suatu hari saya bangun tidur dan kehilangan motivasi sehingga tidak ingin bermain lagi. Saya benar-benar tidak tahu apa yang mungkin terjadi," kata Ronaldo.

Lebih dari setahun setelah pernyataan tersebut dibuat, waktu pensiun Ronaldo masih belum jelas. Ia sebelumnya telah menyebut Piala Dunia 2026 sebagai kesempatan terakhirnya untuk meraih gelar tersebut.

Karena itu, banyak pihak memperkirakan Ronaldo akan mengakhiri kiprahnya di level internasional setelah Piala Dunia 2026.


Terus Perkuat Portugal

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo merayakan gol dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Uzbekistan di Houston, Selasa, 23 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

Namun, Ronaldo belum berniat meninggalkan Timnas Portugal meski berselisih dengan Jesus.

Ia justru menegaskan kesediaannya kembali memperkuat negaranya setelah menjalani hukuman yang mungkin dijatuhkan kepadanya.

"Jika kondisi fisik saya baik, masih bermain untuk klub dengan harapan terus mencetak gol, serta telah menjalani hukuman yang mungkin diberikan kepada saya, saya akan selalu siap seperti sebelumnya untuk berjuang dan meraih kemenangan bersama tim nasional," ujar Ronaldo.

Ronaldo sejauh ini baru dikenai penangguhan sementara atas tindakannya. Di sisi lain, Jesus juga membuka peluang bagi sang megabintang untuk kembali memperkuat Timnas Portugal.

"Jika dia menginginkannya, dia akan kembali ke tim nasional. Kami bisa berbicara sebelum pemanggilan pemain berikutnya, tetapi Cris yang akan menentukan," kata Jesus.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait