Mikel Arteta Ungkap Kekurangan Arsenal meski Menang Telak atas Lille

Mikel Arteta mengungkap kekurangan Arsenal meski menang 3-0 atas Lille. Ia juga memuji dampak pemain pengganti dan menekankan persaingan skuad.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 Oktober 2026, 10:35 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberi aplaus ke fans setelah laga kontra Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Mikel Arteta mengakui Arsenal perlu memperbaiki aspek teknis permainan meski berhasil mengalahkan Lille dengan skor 3-0 pada fase liga Liga Champions 2026/2027. Kemenangan di Emirates Stadium itu juga memperlihatkan pentingnya kontribusi pemain pengganti dalam mengubah jalannya pertandingan.

Arsenal menjamu Lille pada Rabu (14/10/2026) pagi WIB dan sempat mengalami kesulitan sepanjang satu jam pertama. Kebuntuan baru terpecahkan ketika Jurrien Timber mencetak gol pada menit ke-64.

Advertisement

Setelah gol tersebut, Arteta memasukkan Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz untuk menambah daya serang timnya. Saka kemudian memberikan assist untuk gol Eberechi Eze pada menit ke-67 sebelum mencetak gol sendiri pada menit ke-71 melalui kerja sama dengan Odegaard dan Havertz.

Hasil ini membawa Arsenal meraih kemenangan kedua di Liga Champions musim ini dan mengumpulkan enam poin. The Gunners menempati peringkat ketiga klasemen fase liga, berada di bawah Barcelona yang memiliki jumlah poin sama tetapi unggul dalam selisih gol.


Arteta Soroti Kesalahan Teknis Arsenal

Bek asal Belanda milik Arsenal, Jurrien Timber (nomor punggung 12), mencetak gol pembuka dalam pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Lille di Stadion Emirates, London utara, pada 14 Oktober 2026. (Adrian DENNIS / AFP)

Arsenal tidak langsung menemukan ritme permainan terbaik ketika menghadapi Lille. Organisasi pertahanan tim tamu membuat tuan rumah kesulitan menciptakan ancaman, sementara sejumlah kesalahan dalam sentuhan, pergerakan, dan arah umpan membuat penguasaan bola mereka kerap terhenti.

Arteta menilai Arsenal mulai tampil lebih efektif setelah memperbaiki detail permainan tersebut. Para pemain kemudian lebih sering memasuki area pertahanan Lille dan mampu memaksimalkan kualitas individu untuk menghasilkan gol.

"Kami harus meningkatkan kualitas teknis karena tim-tim di level ini memiliki organisasi permainan yang sangat baik. Kami melakukan kesalahan pada hal-hal sederhana, seperti sentuhan yang buruk dan pergerakan yang tidak tepat waktu. Ketika mengirimkan bola ke kotak penalti, arahnya juga tidak tepat sehingga kami justru kehilangan penguasaan bola," kata Arteta kepada TNT Sports.

"Setelah kami melakukan hal-hal tersebut dengan lebih baik, kami mulai bermain di area kotak penalti lawan. Dengan kualitas yang kami miliki, para pemain mampu membuat perbedaan," lanjutnya.


Arteta Jelaskan Pentingnya Persaingan di Skuad Arsenal

Pemain Arsenal, Ezri Konsa (kiri), dan pemain Lille, Ayase Ueda, melompat untuk menggapai bola dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Lille di London, Rabu, 14 Oktober 2026. (Foto AP/Kirsty Wigglesworth)

Perubahan pemain yang dilakukan Arteta setelah Arsenal unggul memberikan pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan. Saka, Odegaard, dan Havertz membantu meningkatkan kualitas serangan, sementara Saka terlibat langsung dalam terciptanya dua gol tambahan.

Arteta tidak hanya mengapresiasi pemain yang masuk dari bangku cadangan, tetapi juga mereka yang tampil sejak menit pertama. Ia menilai persaingan untuk mendapatkan menit bermain membuat setiap pemain harus menunjukkan kualitasnya ketika memperoleh kesempatan.

"Para pemain yang menjadi starter juga membawa kami ke sejumlah posisi yang sangat bagus. Namun, para pemain yang menyelesaikan pertandingan tampil luar biasa. Mereka meningkatkan intensitas dan kualitas permainan," ujar Arteta.

"Menit bermain diberikan karena para pemain memang layak mendapatkannya. Setiap orang harus memperjuangkannya karena kami melihat adanya persaingan dan banyak pilihan, dan hal itu hanya akan memberikan manfaat bagi performa kami," tegasnya.


Arteta Siapkan Arsenal untuk Tantangan Berikutnya

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Keberhasilan mengalahkan Lille menjadi bekal bagi Arsenal untuk melanjutkan perjalanan di Liga Champions. Meski demikian, Arteta menegaskan bahwa setiap pertandingan di kompetisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, seperti yang ditunjukkan Lille melalui pertahanan terorganisasi mereka.

Arsenal selanjutnya akan menghadapi Bayern Munchen di kandang lawan dalam lanjutan Liga Champions. Arteta berharap kemenangan atas Lille membantu timnya menjaga energi positif ketika mulai mempersiapkan pertandingan berikutnya.

"Pertandingan di Liga Champions memang sulit, dan Lille adalah tim yang hebat. Namun, kemenangan selalu membantu," kata Arteta.

"Energi tim akan bagus ketika kami mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan hari Minggu," pungkasnya.

Sumber: BBC


Persaingan Sengit Di Liga Champions

Berita Terkait