Lisandro Martinez Bela Michael Carrick, Kritik Petinggi Manchester United Soal Skuad

Usai kalah 0-2 di markas Atletico Madrid (14/10/2026), Lisandro Martinez membela Michael Carrick dan meminta manajemen Manchester United meningkatkan kualitas s

BolaCom | ThomasDiterbitkan 14 Oktober 2026, 12:49 WIB
Pemain Atletico Madrid Ademola Lookman merayakan gol ke gawang Manchester United di ajang Liga Champions (AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali menelan kekalahan di Liga Champions setelah takluk 0-2 dari Atletico Madrid di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Hasil ini menambah tekanan terhadap performa tim pada awal musim 2026/2027.

Di tengah sorotan yang mengarah pada pelatih Michael Carrick, bek Lisandro Martinez tampil memberikan pembelaan kepada sang pelatih. Pada saat yang sama ia menyoroti kebijakan klub terkait penguatan skuad dan meminta tanggung jawab dari jajaran petinggi.

Advertisement

Kekalahan dari Atletico juga memperlihatkan masalah kedalaman tim saat beberapa pemain absen karena cedera, sehingga pilihan Carrick di bangku cadangan menjadi terbatas.


Martinez Soroti Kualitas Skuad Manchester United

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, bertepuk tangan memberikan apresiasi terhadap tim dan pendukung di Old Trafford setelah kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK pada laga matchday pertama Liga Champions 2026/2026, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Martinez tidak menutupi pandangannya bahwa Manchester United membutuhkan peningkatan kualitas pemain. Ia mengakui para pemain juga punya tanggung jawab untuk memperbaiki performa, namun menegaskan bahwa manajemen harus turut berperan.

"Saya mengharapkan lebih banyak kualitas. Ya, 100 persen [skuad ini belum memiliki kualitas untuk Liga Champions]. Saya mengharapkan lebih banyak dari direktur teknik kami dan sebagai pemain, kami juga harus berbuat lebih banyak. Namun, penting untuk membangun skuad yang kuat untuk menghadapi pertandingan seperti ini," kata Martinez.

Kritik tersebut diarahkan pada kebijakan transfer United yang menurutnya belum menutup kelemahan di beberapa posisi. Meski klub melakukan investasi pada bursa musim panas, Martinez menilai masih ada kekurangan yang terlihat ketika menghadapi lawan kuat seperti Atletico Madrid.

Situasi cedera yang menimpa beberapa pemain mempertegas kebutuhan akan kedalaman skuad. Kondisi itu memaksa Carrick membuat kompromi dalam menyusun komposisi tim untuk pertandingan dengan intensitas tinggi.


Bela Michael Carrick Dan Tolak Pergantian Pelatih Berulang Kali

Di tengah meningkatnya tekanan publik terhadap kursi pelatih, Martinez menegaskan bahwa Carrick telah berusaha memberikan yang terbaik untuk tim. Ia menolak solusi instan berupa penggantian pelatih setiap kali hasil negatif muncul.

Martinez menekankan bahwa sepak bola terus berkembang dan tim lawan kerap menyesuaikan taktik, sehingga perubahan dan adaptasi menjadi keharusan. Pengulangan strategi musim lalu tanpa penyesuaian menurutnya berisiko.

"[Carrick] melakukan yang terbaik. Setiap musim berbeda, Anda tidak bisa hanya mengandalkan apa yang dilakukan musim lalu. Tim-tim lain mengetahui cara Anda bermain, mereka mengetahui setiap detail. Jika Anda tidak berubah, itu menjadi masalah besar," ujar Martinez.

Dia kemudian mengarahkan kritik lebih jauh kepada bagian non-teknis klub, menolak pendekatan yang hanya menjadikan pelatih sebagai sasaran utama ketika hasil tidak sesuai harapan.

"Anda tidak bisa terus mengganti, mengganti, mengganti pelatih. Bagaimana dengan bagian lainnya? Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak. Malam ini mudah untuk menyalahkan pelatih dan para pemain, tetapi kita juga harus melihat bagian lainnya," lanjutnya.


Manchester United Masih Dihantui Inkonsistensi

Kekalahan dari Atletico Madrid memperpanjang periode sulit Manchester United pada awal musim 2026/2027. Berdasarkan laporan Sports Mole, Setan Merah belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan tiga kekalahan dalam periode tersebut.

Dalam laga kontra Atletico, Manchester United harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Leny Yoro menerima kartu merah pada menit ke-74. Keputusan itu membuka peluang bagi tuan rumah untuk mengunci kemenangan.

Atletico memanfaatkan keunggulan numerik untuk meraih kemenangan 2-0. Pablo Barrios membuka keunggulan pada menit pertama, sedangkan gol Ademola Lookman pada menit ke-79 memastikan hasil bagi tim tuan rumah.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Carrick dan semua elemen klub. Selain memperbaiki hasil, mereka perlu mencari solusi atas masalah cedera, kedalaman skuad, dan inkonsistensi permainan.

Kritik terbuka Martinez terhadap manajemen dipastikan memicu perdebatan internal. Kini perhatian tertuju pada respons pimpinan klub dan langkah Carrick dalam membawa tim keluar dari periode sulit ini.

Berita Terkait