Bola.com, Jakarta - Nasib apes kembali menghampiri pembalap Gresini Ducati, Fermin Aldeguer, dalam gelaran MotoGP 2026.
Pembalap asal Spanyol itu harus masuk ruang operasi usai mengalami cedera patah tulang tangan kanan akibat kecelakaan parah di balapan utama MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Balapan di Lombok sebenarnya sempat diawali dengan cukup apik oleh Aldeguer.
Memulai balapan dari posisi keenam, ia tampil agresif dan berhasil melesat menembus posisi empat besar pada lap pembuka sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terjatuh keras di tikungan 16.
Pemeriksaan medis awal seusai insiden tersebut mengonfirmasi adanya kerusakan serius pada bagian tangan Aldeguer.
Direktur Medis MotoGP melaporkan sang pembalap mengalami patah tulang pada bagian dasar metacarpal pertama di tangan kanan dan harus segera menjalani tindakan bedah pada Rabu (14/10/2026).
Menjalani Operasi Patah Tulang
Setibanya di Spanyol, Aldeguer langsung diterbangkan untuk menjalani prosedur operasi penanganan patah tulang.
Tindakan medis itu berjalan dengan sukses di bawah penanganan ahli bedah, dr. Xavier Mir, beserta tim medisnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Aldeguer memberikan kabar terbaru mengenai kondisi fisiknya pascaoperasi.
Ia mengunggah foto sekaligus memastikan keadaannya dalam kondisi stabil meski harus kembali menepi dari lintasan balap.
"Cobaan lainnya pada 2026 ini... rider OK! Terima kasih dr. Mir dan seluruh tim medis," tulis pembalap berusia 21 tahun tersebut dalam unggahannya.
Diragukan Tampil di GP Australia
Meski operasi berjalan lancar, partisipasi Aldeguer pada seri berikutnya di GP Australia yang akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island masih dibayangi tanda tanya besar.
Manajemen tim bahkan mengisyaratkan peluang sang pembalap untuk turun bertanding sangat tipis.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, meragukan kesiapan fisik anak asuhnya tersebut untuk tampil di Australia pekan depan.
"Saya rasa dia tidak akan bisa mengaspal di Phillip Island," ujar Tardozzi saat memberikan keterangan di Mandalika.
Cedera patah tangan ini menjadi pukulan telak ketiga bagi Aldeguer sepanjang bergulirnya musim 2026.
Pemenang seri Mandalika musim lalu itu sebelumnya sempat melewatkan sesi tes pramusim dan seri pembuka di Thailand akibat patah tulang paha, serta harus absen di tiga balapan usai mengalami patah tulang belakang di Assen.
Sebelum insiden di Mandalika terjadi, Aldeguer juga baru saja menjalani prosedur operasi pembedahan untuk melepas plat logam penyangga di kaki kirinya.
Masalah kebugaran yang berulang ini menjadi tantangan berat bagi konsistensi performanya di lintasan.
Pascabalapan di Australia, ajang MotoGP 2026 masih menyisakan empat seri krusial. Seluruh rangkaian balapan tersisa ini menjadi momentum penting bagi Aldeguer sebelum ia resmi berpindah ke tim VR46 menyambut era baru regulasi mesin 850cc Ducati.
Sumber: Crash