BRI Super League: PSIM Dapat Tambahan Amunisi, Gelandang Asal Polandia Siap Comeback saat Menjamu PSM

PSIM kembali dapat diperkuat Adrian Purzycki yang absen pada dua pertandingan BRI Super League.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 15 Oktober 2026, 10:30 WIB
PSIM Rekrut Gelandang Polandia, Adrian Purzycki. (Dok. PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta mendapat tambahan amunisi menjelang duel kontra PSM Makassar pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (16-10-2026) sore WIB.

Gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, sudah bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman larangan tampil dalam dua pertandingan.

Advertisement

Purzycki absen melawan Madura United dan Persija Jakarta. Sanksi itu dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI usai sang pemain menerima kartu merah saat bersua Persebaya Surabaya pada pekan kedua.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai sanksi yang diterima Adrian terlalu berlebihan. Meski demikian, ia kini memiliki opsi tambahan untuk menentukan komposisi pemain saat menghadapi PSM.

"Menurut saya, hukuman larangan dua pertandingan itu sangat berlebihan (konyol) karena itu bukan pelanggaran keras, melainkan hanya insiden kecil," ujar Van Gastel.

"Namun, bagaimanapun juga dia harus absen di dua laga. Pekan ini dia sudah bisa bermain kembali, jadi saya akan melihat bagaimana kami akan bertanding dan siapa saja pemain yang akan diturunkan sebagai starter," lanjutnya.


PSIM Dituntut Segera Bangkit

Adrian Purzycki (kanan), pemain anyar PSIM Yogyakarta pada laga pertama BRI Super League melawan Persita di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5-9-2026). (Dok. ileague.id)

Kembalinya Adrian jadi tambahan tenaga bagi PSIM yang sedang membutuhkan hasil positif. Dari empat laga, Laskar Mataram selalu gagal meraih kemenangan, dengan catatan tiga tumbang dan imbang.

Saat ini, PSIM tertahan di peringkat ke-16 atau tepat di batas teratas zona degradasi. Klub kebanggaan warga Yogyakarta tersebut baru mengumpulkan satu poin.

Van Gastel mengatakan timnya kudu segera mengumpulkan poin untuk memperbaiki posisi klasemen. Ia berharap PSIM mampu menunjukkan peningkatan pada pekan ini.

"Seperti di setiap pertandingan kami selalu berusaha untuk menang dan hal itu tidak akan berubah. Namun tentu saja kami butuh poin sesegera mungkin untuk bisa menjauh dari zona degradasi," kata pelatih asal Belanda itu.


Berbenah

Ze Valente, gelandang PSIM Yogyakarta asal Portugal. (Dok. ileague.id)

Sementara itu, gelandang PSIM, Ze Valente, mengakui timnya masih punya sejumlah aspek yang perlu dibenahi. Menurutnya, pemain harus bisa menunjukkan kualitas lebih baik agar kembali ke jalur positif.

"Sebagai pemain tentu saja saya ingin menang dan selalu menyenangkan ketika kami menang karena pemain terlihat lebih nyaman dan lebih percaya diri untuk bertanding dan itulah yang kami inginkan," ujar Ze.

"Kami tahu apa yang harus kami tingkatkan. Pelatih sudah melakukan segalanya, pemain juga melakukan segalanya. Ada hal yang perlu kami tingkatkan lagi dari sisi kami sebagai pemain karena kami tahu kami punya kualitas untuk bermain sedikit lebih baik," imbuhnya.

Mantan gelandang PSS Sleman tersebut optimistis Laskar Mataram bisa secepatnya mendapatkan poin apabila mampu mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan berikutnya.

"Ada pertandingan yang harus kami usahakan untuk dimenangkan dan ada pertandingan yang sangat sulit untuk meraih poin. Sekarang kami bersiap untuk laga berikutnya dan saya sangat yakin kami akan mulai meraih poin sesegera mungkin," tegas pemain asal Portugal itu.


Persaingan Terkini

Berita Terkait