Hattrick Bradley Barcola Jadi Kabar Baik bagi Liverpool, Ini Harapan Andoni Iraola

Andoni Iraola berharap hattrick Bradley Barcola meningkatkan kepercayaan dirinya di Liverpool. Kemenangan 6-3 atas LASK juga memberi kesempatan bagi pemain muda

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 15 Oktober 2026, 10:55 WIB
Gelandang Liverpool asal Prancis bernomor punggung 29, Bradley Barcola, merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 0-2 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara LASK dan Liverpool FC di Linz, Austria, pada 14 Oktober 2026. (Branislav Racko/AFP)

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola berharap tiga gol Bradley Barcola saat Liverpool menaklukkan LASK Linz bisa menjadi suntikan kepercayaan diri bagi sang pemain. Liverpool membawa pulang kemenangan 6-3 dari Raiffeisen Arena pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10/2026) malam WIB.

Barcola tampil menonjol dengan mencetak hattrick dalam pertandingan yang menghasilkan sembilan gol tersebut. Liverpool juga mendapatkan gol dari Ronald Araujo, Jeremie Frimpong, dan Lewis Koumas, sedangkan Robert Ljubicic serta Florian Flecker mencatatkan nama mereka di papan skor untuk LASK.

Advertisement

Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban Liverpool setelah menelan kekalahan 0-3 dari Manchester City pada Minggu sebelumnya. Hasil tersebut juga memberi ruang bagi Iraola untuk mengatur komposisi tim, termasuk mengistirahatkan beberapa pemain utama sebelum menghadapi Brentford.

Iraola tidak hanya menyoroti ketajaman Barcola, tetapi juga kontribusi Florian Wirtz dan para pemain muda yang mendapat kesempatan tampil. Ia berharap performa mereka dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya, termasuk duel Liga Champions melawan Villarreal.


Iraola Apresiasi Kontribusi Barcola dan Wirtz

Manajer Liverpool Andoni Iraola memberikan instruksi kepada para pemainnya dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan LASK di Linz, Austria, Rabu (14/10/2026). (AP Photo/Denes Erdos)

Barcola menunjukkan ancaman melalui pergerakan agresif dan kemampuannya melewati lawan dalam situasi satu lawan satu. Tiga gol yang dicetaknya menjadi bukti kontribusi ofensif sang winger dalam kemenangan Liverpool atas wakil Austria tersebut.

Wirtz juga mendapatkan apresiasi dari Iraola karena membantu tim menguasai permainan dan menemukan ruang di antara lini lawan. Sang pelatih menilai kedua pemain mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan penampilan yang menentukan hasil pertandingan.

"Saya sangat senang untuk Bradley karena kemarin Anda bertanya kepada saya tentang dia yang belum menghasilkan banyak gol, begitu juga Florian Wirtz," kata Iraola.

"Saya pikir hari ini mereka berdua bermain sangat baik dan memberikan perbedaan. Selain mencetak hattrick, Bradley selalu menjadi ancaman melalui duel satu lawan satu dan pergerakannya di belakang pertahanan," lanjut Iraola.


Hattrick Barcola Jadi Modal Membangun Kepercayaan Diri

Pemain Liverpool, Bradley Barcola (kiri), merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan fase pembuka Liga Champions antara LASK dan Liverpool di Linz, Austria, Kamis (15-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Denes Erdos)

Iraola berharap keberhasilan Barcola mencetak tiga gol dapat membantu sang pemain merasa lebih nyaman bersama Liverpool. Menurutnya, kepercayaan dari tim juga berperan dalam membangun keyakinan pemain ketika menghadapi pertandingan besar.

Iraola mengaku sudah melihat tanda-tanda positif dari Barcola saat menjalani latihan sehari sebelum pertandingan. Meski tidak bisa memastikan penampilan pemainnya pada laga berikutnya, ia merasa performa tersebut tidak sepenuhnya mengejutkan.

"Saya pikir kepercayaan diri mereka tentu sangat baik. Mereka merasa bahwa kami sangat mempercayai mereka, tetapi yang terpenting, bisa sedikit menikmati permainan di Liga Champions saat bermain tandang akan sangat baik bagi mereka," ujar Iraola.

"Tentu saja, saya pikir dia harus menikmati momen ini karena mencetak hattrick di Liga Champions selalu sangat sulit. Bahkan saat latihan kemarin, saya bisa merasakan dia sangat bersemangat. Terkadang, Anda bisa merasakan hal-hal seperti itu," tegas Iraola.


Rotasi Pemain Bantu Liverpool Hadapi Jadwal Padat

Bek asal Belanda yang bermain untuk Liverpool, #30 Jeremie Frimpong, merayakan gol keempat (0-4) bersama rekan-rekan setimnya—termasuk gelandang asal Belanda #38 Ryan Gravenberch, gelandang asal Jerman #07 Florian Wirtz, dan gelandang asal Prancis #29 Bradley Barcola—dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara LASK dan Liverpool FC di Linz, Austria, pada 14 Oktober 2026. (Branislav Racko/AFP)

Iraola memanfaatkan pertandingan melawan LASK untuk memberikan waktu istirahat kepada sejumlah pemain utama, termasuk Virgil van Dijk dan Alexis Mac Allister. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengelolaan skuad menjelang laga tandang melawan Brentford pada akhir pekan.

Liverpool masih harus menjalani pertandingan penting lainnya dalam waktu berdekatan. Setelah menghadapi Brentford, mereka akan bertemu Villarreal tiga hari kemudian di Liga Champions, sehingga Iraola membutuhkan banyak pemain yang siap tampil.

"Setiap pertandingan memiliki tuntutan yang berbeda. Anda harus menganalisis pemain mana yang bisa diistirahatkan, tetapi juga siapa yang mampu tampil baik melawan LASK dan membantu kami menang, serta siapa yang bisa membantu tim menghadapi Brentford," kata Iraola.

"Setelah Brentford, kami akan bermain melawan Villarreal dalam tiga hari berikutnya, satu lagi pertandingan Liga Champions yang sangat sulit. Kami membutuhkan lebih dari 11 pemain, lebih dari 12, bahkan lebih dari 13 pemain," lanjut Iraola.


Trey Nyoni dan Lewis Koumas Tambah Pengalaman

Bek Liverpool asal Uruguay bernomor punggung 33, Ronald Araujo (tengah), melompat untuk menyundul bola melewati bek LASK asal Denmark bernomor punggung 20, Kasper Jorgensen, guna mencetak gol pembuka dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara LASK dan Liverpool FC di Linz, Austria, pada 14 Oktober 2026. (Branislav Racko/AFP)

Selain Barcola, beberapa pemain muda Liverpool juga memanfaatkan kesempatan bermain yang diberikan Iraola. Koumas mencetak gol pertamanya di Liga Champions, sedangkan Araujo membukukan gol perdana untuk klub dan Trey Nyoni bermain selama 85 menit dalam penampilan keduanya sebagai starter musim ini.

Iraola menilai pengalaman tersebut dapat membantu para pemain muda berkembang dan meningkatkan kepercayaan staf pelatih terhadap kemampuan mereka. Kedalaman skuad menjadi semakin penting karena Liverpool harus membagi tenaga untuk menghadapi berbagai kompetisi.

"Itulah alasan saya sangat senang, terutama karena para pemain muda yang memiliki pengalaman lebih sedikit mampu menunjukkan performa bagus sekaligus menambah pengalaman," ujar Iraola.

"Bagi Trey dan Koumas, mendapatkan pengalaman seperti ini sangat bagus. Dengan begitu, kami bisa lebih mempercayai mereka untuk bermain dalam lebih banyak pertandingan dan membantu pemain lain yang mungkin mendapatkan menit bermain lebih banyak," pungkas Iraola.

Sumber: DAZN


Persaingan Sengit Di Liga Champions

Berita Terkait