Rio Ferdinand Ungkap Nasib Lisandro Martinez jika MU Masih Ditangani Sir Alex Ferguson

Rio Ferdinand bongkar sikap Sir Alex Ferguson jika Lisandro Martinez kritik MU di depan publik.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 Oktober 2026, 14:30 WIB
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Liverpool. Meski kalah, pada musim ini Setan Merah tetap berhasil meraih gelar Liga Inggris. (AFP/Andrew Yates)

Bola.com, Jakarta - Rio Ferdinand menilai Sir Alex Ferguson tidak akan membiarkan Lisandro Martinez melontarkan kritik terbuka terhadap Manchester United seperti yang dilakukannya setelah kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions.

Menurut mantan bek MU itu, Ferguson kemungkinan besar akan melepas pemain yang berani berbicara seperti itu kepada media.

Advertisement

Ferdinand menyampaikan pandangannya melalui kanal YouTube miliknya.

Ia mengingatkan bahwa sejumlah nama besar, termasuk Roy Keane, Cristiano Ronaldo, dan Jaap Stam, pernah meninggalkan Old Trafford setelah melontarkan pernyataan keras yang menyangkut klub.

Martinez meluapkan kekecewaannya setelah MU kalah 0-2 dari Atletico Madrid. Hasil itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi lima pertandingan pada awal musim yang mengecewakan.


Kritikan Martinez

Tampak Cole Palmer coba mengambil bola dari kaki Lisandro Martinez pada laga antara Chelsea kontra MU di ajang Liga Inggris. (Paul ELLIS / AFP)

Dalam wawancara dengan Gabriel Clarke dari Amazon Prime, Martinez menyebut situasi klub saat ini mencerminkan kondisi yang harus segera dibenahi.

Ia juga meminta manajemen mendatangkan lebih banyak pemain agar MU mampu bersaing dengan tim-tim lain.

Bek asal Argentina itu turut menyoroti tanggung jawab para pemain. Menurutnya, skuad MU harus berbenah, tetapi klub juga perlu membangun tim yang lebih kuat untuk menghadapi pertandingan besar.

Martinez juga membela Michael Carrick dan menilai pergantian pelatih bukan satu-satunya jalan keluar. Ia menyinggung perlunya pembenahan di berbagai bagian klub, bukan hanya menyalahkan pelatih atau pemain.

Pernyataan itu muncul setelah Carrick membawa MU finis di posisi ketiga musim lalu dan kemudian mendapat jabatan permanen pada musim panas.

Namun, hasil buruk pada awal musim ini kembali menempatkan sang pelatih di bawah tekanan menjelang lawatan ke Leeds.


Bikin Canggung

Manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson disebut-sebut telah menelpon Ronaldo pada Jumat pagi terkait kansnya pulang ke klub lamanya, Manchester United. Ferguson juga memerintahkan manajmen MU untuk mendatangkan sang bintang tersebut. (Foto: AFP/Odd Andersen)

Ferdinand menilai ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menilai dampak pernyataan Martinez terhadap ruang ganti.

Ia mempertanyakan apakah Martinez sudah membicarakan keluhannya dengan rekan-rekan setim maupun manajemen sebelum menyampaikannya kepada publik.

Menurut Ferdinand, para pemain baru seperti Youri Tielemans, Carlos Baleba, dan Andrey Santos juga perlu mengetahui konteks pernyataan Martinez.

Jika belum ada pembicaraan internal, situasi itu berpotensi membuat hubungan antarpemain menjadi canggung.

"Hal-hal seperti ini biasanya tidak berakhir baik. Roy Keane berbicara secara terbuka, padahal pengaruhnya sebagai kapten sangat besar, tetapi beberapa hari kemudian dia pergi," ujar Ferdinand, dikutip dari Metro.

Ia juga menyinggung Cristiano Ronaldo yang pernah mengkritik sejumlah pihak di klub, termasuk manajer dan pemilik, sebelum meninggalkan MU.

Ferdinand turut menyebut Ralf Rangnick, yang pernah mengungkap berbagai hal yang menurutnya perlu dibenahi di klub.


Bawa Konsekuensi Serius

Pemain Manchester United, Lisandro Martinez (kiri), berebut bola dengan pemain Newcastle, Sandro Tonali, pada laga Liga Inggris antara Manchester United vs Newcastle di Manchester, Inggris, Jumat, 26 Desember 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Ferdinand tidak serta-merta menolak isi kritik para pemain itu. Namun, ia menegaskan, berbicara terbuka mengenai jajaran petinggi klub bisa membawa konsekuensi serius.

Mantan bek Timnas Inggris itu juga menilai pemain-pemain baru berhak merasa tidak nyaman apabila Martinez belum membicarakan persoalan itu secara langsung dengan rekan setimnya.

Mereka bisa mempertanyakan penilaian Martinez terhadap kualitas individu maupun kemampuan skuad untuk bersaing.

Meski begitu, Ferdinand menyebut Martinez sebagai sosok yang terus terang.

Ia memperkirakan pemain berusia 28 tahun itu akan menjelaskan langsung kepada rekan-rekannya mengenai maksud pernyataan yang disampaikan setelah pertandingan, termasuk kemungkinan adanya perbedaan pemahaman akibat kendala bahasa.


Ferguson Pernah Menghukum Ferdinand

1. Rio Ferdinand (2002-2003) - Dari Leeds ke Manchester United dengan nilai transfer: 41,4 juta poundsterling. Nilai saat ini menurut data inflasi: 158,6 juta poundsterling. (AFP/Patrik Stollarz)

Ferdinand menegaskan Ferguson tidak akan menoleransi tindakan pemain yang mengkritik rekan setim atau jajaran klub secara terbuka.

Ia kembali mengingat sejumlah kasus pada era kepemimpinan manajer legendaris asal Skotlandia itu.

"Tidak mungkin," kata Ferdinand ketika ditanya apakah Ferguson akan membiarkan perilaku seperti yang dilakukan Martinez.

Ia menyebut Keane, David Beckham, Stam, dan Ronaldo sebagai contoh pemain yang akhirnya meninggalkan MU dalam situasi berbeda setelah muncul persoalan dengan klub atau Ferguson.

Ferdinand lantas menceritakan pengalamannya sendiri saat Ferguson memarahinya setelah pergantian pemain dalam pertandingan Liga Champions melawan Bayern Munchen.

Ia merasa keputusan sang manajer keliru dan menunjukkan kemarahannya di lapangan, lorong stadion, hingga ruang ganti.

Keesokan harinya, Ferdinand meminta maaf karena merasa tindakannya tidak tepat. Namun, Ferguson tetap memarahinya dan menjatuhkan denda.

Ferdinand menegaskan kasusnya berbeda dari Martinez karena ia tidak menyampaikan kritik secara terbuka melalui media. Menurutnya, Ferguson telah memastikan dirinya memahami batasan yang tidak boleh dilanggar lagi.

 

Sumber: Metro

Berita Terkait