SEAA Masters Championship 2026: Stadion Akuatik GBK Siap Menyambut Ratusan Perenang Internasional

Stadion Akuatik GBK terus mematangkan persiapannya jelang SEAA Masters Championship 2026.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 15 Oktober 2026, 15:45 WIB
Willy Wahyudi, Project Management Office 3rd SEAA Master Championship dan Komisi Teknik Renang Master PB Akuatik Indonesia (kanan) dan Reza Satria, Kepala Unit Stadion Akuatik GBK & Venue Manager (kedua dari kiri) saat jadi narasumber di podcast Akuatik Indonesia. (dok)

Bola.com, Jakarta - Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, terus mematangkan persiapan jelang ajang kejuaraan renang bertajuk 3rd Southeast Asian Aquatics (SEAA) Masters Championship 2026.

Turnamen internasional ini dijadwalkan bakal berlangsung selama dua hari pada 17 hingga 18 Oktober 2026 di venue bersejarah tersebut.

Advertisement

Pengelola kompleks olahraga nasional ini dihadapkan pada tantangan untuk menyukseskan gelaran acara sekaligus merawat arena akuatik bernilai sejarah tinggi tersebut.

Stadion Akuatik GBK sendiri tercatat memiliki rekam jejak panjang sejak pertama kali digunakan pada 1962, sebelum akhirnya direnovasi secara masif menyambut Asian Games 2018.

Kepala Unit Stadion Akuatik GBK sekaligus Venue Manager 3rd SEAA Masters Championship 2026, Reza Satria, mengungkapkan perawatan venue yang berusia mendekati satu dekade ini membutuhkan komitmen yang cukup kompleks bagi pihak pengelola.

"Sebenarnya ini quite complicated juga buat kami. Satu sisi kami harus menyukseskan acara ini, di satu sisi kami juga harus masih merawat kolam yang kami miliki," ujar Reza Satria saat menjelaskan dinamika persiapan acara di area Stadion Akuatik GBK.


Persiapan Jelang SEAA Masters Championship 2026

Reza Satria, Kepala Unit Stadion Akuatik GBK & Venue Manager 3rd SEAA Masters Championship 2026. (dok)

Untuk menyambut ratusan peserta yang akan bersaing, pengelola telah melakukan sejumlah langkah peremajaan di berbagai area vital.

Fokus utama perbaikan mencakup pemeliharaan rutin kualitas air kolam renang serta pembaruan fasilitas penunjang perlombaan.

"Persiapannya sejauh ini kita sudah mulai melakukan beberapa persiapan, di antaranya adalah menjaga kualitas air, itu sudah pasti. Kemudian kita juga sudah melakukan peremajaan beberapa area yang nantinya digunakan untuk kebutuhan perlombaan," tambah Reza.

Selain itu, pengelola juga memperjelas akses area, memperbarui starting block, serta memasang papan petunjuk baru di sekeliling area venue.

Langkah ini diambil guna memastikan para atlet, ofisial, maupun pengunjung tidak mengalami kebingungan saat pertama kali datang ke lokasi perlombaan.


Antusiasme Para Peserta

Antusiasme peserta pada ajang 3rd SEAA Masters Championship tahun ini tergolong sangat tinggi.

Tercatat ada hampir 600 perenang dari 76 klub renang yang terdaftar dan siap memperebutkan posisi terbaik di arena akuatik GBK.

Secara formal, klub-klub yang berpartisipasi berasal dari lima negara anggota kawasan Asia Tenggara.

Namun, komposisi perenang di dalam klub tersebut justru mencakup kewarganegaraan dari berbagai belahan dunia yang lebih luas.

Project Management Office 3rd SEAA Masters Championship 2026, Willy Wahyudi, menjelaskan keterlibatan atlet di luar kawasan Asia Tenggara dimungkinkan karena kompetisi ini diikuti oleh klub renang yang terdaftar dan siap tampil di ajang SEAA Masters Championship.

"Sebenarnya kalau secara kewarganegaraan dari pesertanya itu sendiri lebih dari lima negara. Ada perenang dari Jepang, Taiwan, Hongkong, hingga Australia yang bergabung bersama klub-klub yang ada di lima negara peserta," ujar Willy Wahyudi terkait peta persaingan peserta.

Bahkan, ada sejumlah perenang asal Eropa yang turut memperkuat klub lokal Indonesia dalam ajang ini.

Kehadiran perenang mancanegara yang berdomisili di Tanah Air itu kian memperkuat ekosistem dan komunitas renang masters di Indonesia, sekaligus menjanjikan persaingan yang kompetitif di Stadion Akuatik GBK.

Berita Terkait