AFC Berikan Deadline hingga Akhir November 2026, Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028 akibat Serangan Houthi ke Arab Saudi

AFC belum akan mengambil keputusan dalam waktu dekat untuk menentukan nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 16 Oktober 2026, 11:15 WIB
Logo resmi AFC Asian Cup 2027 Arab Saudi - Piala Asia 2027. (Dok. AFC)

Bola.com, Riyadh - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum akan mengambil keputusan dalam waktu dekat untuk menentukan nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Piala Asia tahun depan rencananya akan digelar di tiga kota Arab Saudi meliputi Jeddah, Riyadh, dan Al Khobar pada 7 Januari-5 Februari 2027.

Advertisement

Namun, situasi di Arab Saudi sedang tidak aman buntut serangkaian serangan dari Houthi, Kelompok politik dan militer bersenjata yang berasal dari Yaman.

AFC baru akan menentukan kepastian status Piala Asia 2027 pada akhir November 2026 sambil terus memantau perkembangan kondisi di Arab Saudi.


Timnas Indonesia Ikut Serta

Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner dan Elkan Baggott melompat ke arah barikade pembatas untuk menemui suporter setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Piala Asia 2027 akan diikuti oleh 24 negara, termasuk Timnas Indonesia, yang dibagi ke enam grup, dengan masing-masing grup berisikan empat peserta.

"Kami bisa menunggu hingga akhir November 2026," kata Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, dinukil dari AFP.

"Situasi di kawasan ini bisa berubah dengan sangat cepat, baik menjadi lebih baik maupun lebih buruk, dan semuanya bergantung pada bagaimana perkembangan keadaan," lanjutnya.


Bisa Diundur ke 2028

Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ibrahim al-Khalifa, berbicara pada Kongres Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) ke-35 di Kuala Lumpur pada 12 April 2025. (Mohd RASFAN/AFP)

Namun, Sheikh Salman tidak menutup kemungkinan untuk menunda Piala Asia 2027 selama setahun hingga 2028 dengan Arab Saudi tetap menjadi penyelenggaranya.

"Jika kami perlu mengambil keputusan, kami akan melakukannya, tetapi kami bisa menundanya selama satu tahun hingga 2028 jika memang diperlukan," ucapnya.

"Namun, untuk saat ini, kami terus memantau situasi dan semuanya masih berjalan sesuai jadwal," tutur pria asal Bahrain tersebut.

 

Sumber: AFP

Berita Terkait