Ruben Amorim Punya Alasan untuk Tersenyum jika Melihat Kinerja Pertahanan AC Milan

AC Milan hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga terakhir. Clean sheet saat menang 4-0 di markas Salzburg menegaskan peningkatan organisasi pertahanan.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 17 Oktober 2026, 06:35 WIB
Pelatih AC Milan asal Portugal Ruben Amorim saat pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz di Turin pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan menunjukkan peningkatan di sektor pertahanan dalam tiga pertandingan terakhir. Rossoneri hanya kebobolan satu gol setelah menang 3-0 atas Lecce, imbang 1-1 melawan Sassuolo, dan menghajar Salzburg 4-0.

Kemenangan atas Salzburg di Liga Europa menjadi respons positif setelah Milan gagal mengalahkan Sassuolo. Hasil itu juga membantu mereka bangkit dari bayang-bayang kekalahan melawan Benfica pada putaran pertama.

Advertisement

Ruben Amorim kembali mengandalkan formasi 3-4-2-1 saat menghadapi Salzburg. Fikayo Tomori, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic dipercaya mengawal lini belakang.

Selain produktivitas lini depan, keberhasilan mencatatkan clean sheet menjadi catatan penting bagi Milan. Organisasi pertahanan yang solid memberi Amorim alasan untuk optimistis menghadapi pertandingan berikutnya.


Lini Belakang Milan Tampil Solid

Para pemain Milan merayakan gol keempat tim dalam pertandingan Liga Europa UEFA antara Salzburg dan AC Milan di Salzburg, pada 15 Oktober 2026. (Joe Klamar/AFP)

Milan mampu membatasi peluang Salzburg dan menjaga kendali permainan sepanjang pertandingan. Meski sempat melakukan beberapa kesalahan, barisan pertahanan bersama Mike Maignan sigap mengantisipasi ancaman lawan.

Tomori turut berperan dalam solidnya pertahanan saat dipercaya menjadi starter. Bersama De Winter dan Pavlovic, ia membantu mempersempit ruang gerak pemain Salzburg.

Kesalahan Ardon Jashari sempat membuka celah bagi lawan untuk menciptakan peluang berbahaya. Namun, Milan mampu mengatasi situasi tersebut tanpa kebobolan.

Catatan clean sheet melengkapi kemenangan 4-0 sekaligus mempertegas tren positif Rossoneri. Dengan hanya satu gol kebobolan dalam tiga laga terakhir, pertahanan Milan menunjukkan konsistensi yang menjanjikan.


Lini Tengah Mulai Menemukan Ritme

Penyerang AC Milan asal Portugal bernomor punggung 9, Goncalo Ramos (tengah), merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-3 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Adrien Rabiot menjadi salah satu pemain paling menonjol di lini tengah Milan. Ia mencatatkan assist untuk gol ketiga dan terlibat dalam proses terciptanya dua gol lainnya.

Gelandang asal Prancis itu juga mampu mengatur tempo permainan dan aktif menjangkau berbagai area lapangan. Penampilan impresif tersebut melanjutkan performa positifnya setelah mencetak gol spektakuler ke gawang Sassuolo.

Jashari sempat mengawali pertandingan dengan sejumlah kesalahan, tetapi perlahan menemukan ritme permainan. Kualitas umpannya meningkat, sementara pergerakannya membantu Milan menjaga aliran bola, termasuk saat bermain dengan 10 pemain menjelang akhir laga.

Tekanan Jashari turut menghasilkan assist untuk gol keempat Goncalo Ramos yang mengakhiri paceklik gol sang penyerang. Meski masih perlu berkembang, penampilan gelandang Swiss itu menjadi sinyal positif bagi Milan.

Sumber: SempreMilan


Klasemen Serie A 2026/2027

Berita Terkait