Kevin Diks Terkesan dengan Bintang Malaysia Arif Aiman, Yakin Punya Potensi Sukses di Eropa

Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, rupanya terkesan melihat kemampuan dan bakat dari Arif Aiman.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 17 Oktober 2026, 18:15 WIB
Bintang Malaysia Arif Aiman rayakan gol ke gawang Bangladesh pada laga Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9/2026). (Dok Malaysia NT)

Bola.com, Jakarta - Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, rupanya terkesan melihat kemampuan dan bakat dari Arif Aiman. Bintang Timnas Malaysia itu tampil impresif pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang baru berakhir pada 5 Oktober 2026.

Timnas Indonesia keluar sebagai juaranya, setelah menumbangkan Thailand di final. Sementara Malaysia nyaris menjadi batu sandungan Indonesia, harus puas dengan prestasi peringkat ketiga turnamen, setelah menang 1-0 atas Vietnam dalam perebutan posisi ketiga.

Advertisement

Menurut Kevin Diks, Arif Aiman menjadi satu di antara pemain yang paling sulit dihentikan saat persaingan FIFA ASEAN Cup 2026. Arif Aiman menjadi tumpuan permainan Malaysia, yang tak tergantikan sebagai penyerang sayap kanan.

Di turnamen tersebut, pemain asal klub Johor Darul Ta'zim (JDT) itu mengemas dua gol dan dua assist. Penampilannya paling memukau adalah saat membuat repot pasukan John Herdman pada laga kedua Grup A.

 


Thom Haye Jadi Korban

Para pemain Timnas Indonesia, Thom Haye, Micthel Baker mendengarkan instruksi dari John Herdman pada sebuah momen laga melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (KLY/Budy Santoso)

Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) malam WIB. Arif Aiman seolah menjadi momok bagi pertahanan Indonesia.

Bahkan Indonesia harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-37, saat Thom Haye diusir wasit. Gerakan gesit Arif Aiman di tengah yang mencoba berlari menusuk melewati pemain Indonesia. Thom Haye mencoba ikut menghentikannya dengan melancarkan tekel membahayakan dari belakang, membuat Arif Aiman langsung terkapar.

Wasit Ko Hyung-Jin asal Korea Selatan langsung menarik kartu kuning dari sakunya. Namun sang wasit harus meninjau kembali melalui teknologi VAR, sebab ada potensi kartu merah untuk Thom Haye dari wasit VAR.

Benar saja, Ko Hyung-Jin membatalkan kartu kuning dan menggantinya dengan kartu merah langsung untuk gelandang Persib Bandung itu.

 


Terkesan

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks mencetak gol lewat sundulan ke gawang Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh. (KLY/Budy Santoso)

Melansir pemberitaan media Malaysia, Makan Bola, Kevin Diks mengungkapkan bahwa Arif Aiman adalah salah satu lawan tersulit yang ia hadapi selama pergelaran turnamen di kawasan ASEAN baru-baru ini.

Diks mengaku sangat terkesan dengan kemampuan pemain sayap kanan asal Malaysia itu setelah keduanya berduel langsung di lapangan selama turnamen berlangsung.

Menurut Diks, pergerakan Arif Aiman di sisi lapangan memaksanya untuk tetap ekstra waspada guna meredam ancaman yang dihadirkan oleh pemain berusia 24 tahun tersebut.

"Pada babak kedua, saat dia sedikit bergeser ke sisi saya, saya sudah tahu apa yang mampu dia lakukan. Jadi, saya memastikan untuk terus menempel ketat agar dia tidak bisa menerima bola," ungkap Kevin Diks.

Diks juga menceritakan momen menarik saat Arif Aiman tertawa ke arahnya ketika keduanya sedang berduel di lapangan. "Dia sempat tertawa ke arah saya, karena dia tahu itu adalah langkah yang cerdik," jelasnya.

 


Cocok Main di Eropa

Arif Aiman berlatih bersama Timnas Malaysia di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (23/9/2026). (Dok. FAM)

Mantan pemain FC Copenhagen ini menegaskan Arif Aiman adalah talenta berkualitas tinggi. Diks menilai Arif Aiman memiliki kemampuan untuk bersaing di kancah sepak bola Eropa.

Diks yang pernah bermain untuk Fiorentina, FC Copenhagen, hingga sekarang di Borussia Monchengladbach yakin bahwa kualitas Arif Aiman mampu bersaing di Eropa.

"Dia benar-benar pemain yang sangat bagus. Kalau tidak salah, dia bermain untuk JDT. Menurut saya, dia adalah pemain luar biasa yang punya potensi untuk sukses di Eropa," jelas pemain berusia 30 tahun.

Meski demikian, berdasarkan pemahamannya mengenai preferensi pemain sayap yang lincah tersebut, Kevin Diks menduga bahwa Arif Aiman mungkin memilih untuk tetap berkarier di Malaysia.

"Namun, sepengetahuan saya, dia mungkin akan tetap di Malaysia karena dia menikmati bermain di sana," tandas Diks.

Sumber: Makan Bola

Berita Terkait