3 Pelatih Klub BRI Super League yang Sudah Kena Pecat: Jean-Paul van Gastel Korban Terkini

PSIM Yogyakarta resmi mendepak Van Gastel dari kursi pelatih pada Sabtu (17/10/2026).

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 18 Oktober 2026, 16:00 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Bola.com, Yogyakarta - BRI Super League 2026/2027 belum genap berjalan setengah musim, tetapi sejumlah pelatih sudah kehilangan pekerjaan. Jean-Paul van Gastel menjadi nama teranyar yang dipecat klubnya.

PSIM Yogyakarta resmi mendepak Van Gastel dari kursi pelatih pada Sabtu (17/10/2026). Penyebabnya kekalahan 1-2 dari PSM Makassar pada pekan kelima yang jadi akumulasi hasil minor Laskar Mataram.

Advertisement

Situasi itu membuat skuad Naga Jawa berada pada posisi yang tak ideal. Franco Ramos dkk. menghuni peringkat ke-16 klasemen sementara atau tepat di batas zona degradasi.

Sementara ini, PSIM Yogyakarta ditangani Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker. Ia bakal memimpin tim selama sekitar sebulan sembari menunggu manajemen menunjuk pengganti Van Gastel.

Hitung-hitungan PSIM untuk memecat Van Gastel dirasa tepat. Perjalanan BRI Super League musim ini masih panjang sehingga memungkinkan Laskar Mataram segera bangkit dengan pelatih anyar.

"Menanggapi situasi yang belum bisa membawa PSIM meraih kemenangan, saya dan PSIM memutuskan mengakhiri kerja sama dengan coach Jean-Paul. Kami sudah menunjuk caretaker untuk sementara menggantikan posisi head coach," ujar Direktur Utama PSIM, Liana Tasno.

 

Korban Ketiga

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel saat memberikan instruksi di pinggir lapangan ketika melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Van Gastel jadi pelatih ketiga yang kehilangan jabatan di BRI Super League 2026/2027. Mengacu pada tabel klasemen PSIM saat ini, pemecatan sosok asal Belanda itu memang cukup wajar.

Laskar Mataram kesulitan bersaing di awal musim dan kini tertahan di zona merah. PSIM cuma mengemas satu poin dari lima laga, hasil sekali imbang plus empat kekalahan beruntun.

Skuad Laskar Mataram hanya mencetak tiga gol yang masing-masing disumbangkan Adrian Purzycki, Nermin Haljeta, dan Ze Valente. Adapun catatan kebobolannya mencapai 10 kali.

Pelatih berusia 54 tahun itu mulai menangani PSIM sejak 17 Juni 2025. Di bawah arahannya, Laskar Mataram yang berstatus tim promosi mampu finis di posisi ke-11 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Secara keseluruhan, pelatih kelahiran Breda, Belanda, itu mencatatkan 11 kemenangan, 13 imbang, serta 15 kekalahan dari 39 pertandingan bersama PSIM.


Persijap Depak 2 Pelatih

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel pada laga kontra Persita Tangerang pada pertandingan pekan kesembilan BRI Super League 2025/2026. (Muhammad Iqbal Ichsan/Bola.com)

Jean-Paul van Gastel mengikuti jejak duo pelatih Persijap Jepara yang juga dilengserkan dari jabatannya. Mereka adalah Juan Cortes dan Mario Lemos.

Juan Cortes diberhentikan dari kursi pelatih pada 15 September 2026. Pencopotan ini buntut dua kekalahan berturut-turut yang diderita Laskar Kalinyamat pada awal musim.

Meskipun tidak lagi memimpin tim dari pinggir lapangan, juru taktik berkebangsaan Spanyol tersebut kemudian dialihkan ke posisi Direktur Teknik Persijap.

Perubahan berikutnya terjadi pada 15 Oktober 2026. Manajemen Laskar Kalinyamat memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos yang sebelumnya ditunjuk menggantikan Cortes.

Keputusan itu diambil setelah Lemos menjalani dua pertandingan dengan hasil yang dinilai mengecewakan. Salah satunya ialah kekalahan telak 1-6 dari Bali United.

Berita Terkait