Bola.com, Jakarta - 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10/2026). Anindya Bakrie hadir sebagai peserta sekaligus bagian dari tim URPA ITB Masters.
Dalam ajang tersebut, Anindya tampil bersama Harlin E. Rahardjo, Willy Wahyudi, dan Kenneth Goh. Kehadiran mereka menambah semarak kejuaraan yang mempertemukan perenang dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Di sela-sela acara, Anindya menyebut hampir 600 perenang dari 72 klub di kawasan Asia Tenggara ambil bagian. “Pertama-tama, saya mau kasih apresiasi yang sangat meriah. Hampir 600 perenang dari 72 klub dan seluruh negara ASEAN, Asia Tenggara. Dan ini sangat penting bagi kita,” ujar Anindya.
Anindya Bakrie Soroti Semangat Perenang Lintas Usia
Anindya N. Bakrie, Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, menyoroti antusiasme peserta dari berbagai kelompok umur pada kejuaraan ini. Ia mengaku terkesan melihat rentang usia yang luas tetap berkompetisi dengan penuh energi.
Dalam pengamatannya, ada perenang yang berusia 82 tahun tetap turun berlomba. Menurutnya, pemandangan tersebut menegaskan bahwa renang bisa terus dinikmati hingga usia lanjut.
“Masih lima puluhan, kan. Tadi yang 80-an pun juga sama semangatnya. Bahkan yang di lain sebelah saya, saya rasa umurnya juga 70-an,” kata Anindya.
URPA ITB Masters Ikut Meriahkan Kejuaraan
Tim URPA ITB Masters hadir dengan formasi Anindya Bakrie, Harlin E. Rahardjo, Willy Wahyudi, dan Kenneth Goh. Keikutsertaan mereka ikut memeriahkan panggung kejuaraan renang master Asia Tenggara tersebut.
Kebersamaan mereka di lintasan menghadirkan warna tersendiri di tengah kompetisi yang diikuti para penggemar renang dari beragam latar belakang. Momen itu juga menjadi ajang bersilaturahmi antarperenang lintas komunitas.
Adapun hasil perlombaan dan catatan waktu masing-masing anggota tim belum tercantum dalam bahan wawancara yang tersedia. Pemberitaan ini berfokus pada partisipasi mereka tanpa mengklaim pencapaian kompetitif yang belum terkonfirmasi.
Renang Bukan Sekadar Kompetisi
Bagi Anindya, makna keikutsertaan di 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 tidak semata mengejar kemenangan. Ia menekankan nilai lain yang dibawa olahraga ini di luar podium.
Renang, menurutnya, dapat mempererat persaudaraan sekaligus menjadi sarana menjaga kebugaran. Perspektif ini sejalan dengan atmosfer kejuaraan yang ramah bagi berbagai kelompok usia.
“Jadi saya rasa ini contoh bahwa berenang bisa buat semuanya. Bukan hanya buat kompetisi, buat persaudaraan, tapi yang penting hidup sehat,” ujarnya.