Move On dari Jean-Paul van Gastel, PSIM Diminta Tetap Fokus Lanjutkan Perjuangan

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, meminta suporter terus memberikan dukungan agar Laskar Mataram bisa segera bangkit.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 19 Oktober 2026, 06:30 WIB
Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Jakarta - Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, meminta suporter terus memberikan dukungan agar Laskar Mataram bisa segera bangkit dan melanjutkan perjuangan di BRI Super League 2026/2027.

PSIM harus segera mengalihkan fokus setelah mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel pada Sabtu (17/10/2026). Keputusan itu diambil buntut kegagalan tim meraih kemenangan dalam lima laga awal musim ini.

Advertisement

Di tengah situasi tersebut, Iksan mengatakan bahwa perjalanan PSIM masih panjang. Ia berharap dinamika yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak mengganggu persiapan tim.

"Segala macam dinamika dalam beberapa hari terakhir, harapan saya hanya satu minta tolong kepada teman-teman semua untuk terus memberikan dukungan kepada kami, kepada tim PSIM. Karena apa pun yang terjadi, dinamikanya, istilahnya the show must go on," ujar Iksan.

Simak klasemen BRI Super League terkini di sini. 

 


Dua Laga Tandang Menanti

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar. (Bola.com/Ana Dewi)

Sepeninggal Van Gastel, PSIM bakal dihadapkan pada jadwal yang tidak mudah. Terdekat, Laskar Mataram akan melakoni dua partai tandang melawan Bhayangkara FC dan IsenMulang FC.

"Kami sudah harus bersiap untuk menghadapi dua laga away yang sangat krusial dalam perjalanan di musim ini, menghadapi Bhayangkara dan IsenMulang. Selanjutnya kami punya dua laga kandang yang cukup berat," katanya.

"Ditambah lagi jadwal di bulan November dan Desember. November kami punya lima pertandingan, empat Super League dan satu League Cup. Desember bahkan ada tujuh pertandingan, enam Super League dan satu League Cup."

"Ini bisa jadi salah satu periode yang sangat tersibuk dalam sejarah PSIM, terutama ketika kita bertanding di top tier. Jadi sekali lagi saya mohon dukungannya teman-teman semua," ucap Iksan.

 


Kembali ke Jalur yang Benar

Logo PSIM Yogyakarta. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Untuk sementara, PSIM menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker pelatih. Ia akan memimpin tim selama sekitar sebulan sembari menunggu manajemen menentukan sosok pengganti Van Gastel.

Pergantian pelatih diharapkan jadi momentum bagi PSIM untuk memperbaiki performa. Manajemen juga ingin memastikan tim mampu memenuhi target bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia.

"Harapannya kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membawa kembali tim kebanggaan kita semua, tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja untuk kembali on the track," tutur Iksan.

"Dan benar-benar mendapatkan visi kita untuk sustain di Super League musim ini dan musim-musim mendatang," pungkas pria berusia 34 tahun tersebut.

Berita Terkait