Bola.com, Jakarta - PP Pelti menuntaskan gelaran Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 2 di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Jakarta Timur, pada 14-17 Oktober 2026. Ajang tenis nasional ini menghadirkan kejutan besar dari sektor putri.
Quorra Princy mencuri panggung. Di usia 14 tahun, ia menyapu bersih dua nomor: juara tunggal putri dan kampiun ganda putri bersama Callista Rosiana.
Menurut Sekjen PP Pelti Andi Fajar Asti, munculnya pemain baru yang menonjol sejalan dengan target federasi agar Liga Tenis Indonesia 2026 menjadi wadah pembinaan menuju persaingan global dan multievent di masa depan.
"Alhamdulillah seri 2 ini memberikan hasil yang mengejutkan. Kita lihat Quorra berhasil juara di dua nomor sekaligus. Tentu ini kejutan yang saya maksud dan tunggu-tunggu. Pemain yang baru 14 tahun sudah bisa dominan seperti ini. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua bila pembinaan sangat penting," ujar sekjen PP Pelti Andi Fajar Asti.
Dua Kemenangan di Partai Puncak
Di tunggal putri, Quorra menghadapi Callista Rosiana. Ia menang dua set langsung 6-2 dan 6-3 pada final yang berlangsung Minggu (18/10/2026) pagi WIB.
Pada ganda putri, duet Quorra/Callista tampil dominan atas Fajrina Aurelia/Dinda Nurmayandha pada siang harinya. Pasangan ini menang 6-1 dan 6-1.
"Senang banget bisa raih dua gelar. Lawannya juga bagus-bagus semua membuat persaingan yang sengit. Dua gelar ini sebenarnya diluar dugaan," ucap Quorra.
Gelar Untuk Sektor Putra
Di tunggal putra, Claudio Renardi keluar sebagai juara usai menaklukkan Akmal Junaini dengan skor 6-3 dan 6-4.
Ganda putra dimenangkan pasangan Michal Ihsan/Raphael Rio Suryana. Mereka menjadi juara setelah menang dua game langsung atas Rizky Varellito/Ragil Putra.
"Saya bersyukur muncul bibit baru di Liga Tenis Indonesia 2026. Ini tugas Pelti untuk terus mengadakan pertandingan agar atlet bisa terasah kemampuannya," papar Ketua Dewan Penasehat Pelti, Mayjen TNI Arkamelvi Karmani.