Pesan Menyentuh Jean-Paul van Gastel setelah Berpisah dengan PSIM: Terima Kasih dan Doa Terbaik untuk Laskar Mataram

Jean-Paul van Gastel berikan kata-kata menyentuh setelah berpisah dengan PSIM.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 19 Oktober 2026, 10:45 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Yogyakarta - Jean-Paul van Gastel menyampaikan pesan menyentuh setelah berpisah dengan PSIM Yogyakarta. Pelatih asal Belanda itu mendoakan yang terbaik untuk klub pada masa mendatang.

"Saya ingin berterima kasih kepada manajemen, staf, dan para pemain atas kerja sama kita. Hubungan kita dibangun atas dasar kepercayaan," tulis Van Gastel di akun Instagram pribadinya, Minggu (18-10-2026) malam.

Advertisement

"Ini semua tentang keandalan yang didasarkan pada keyakinan, serta persepsi tentang integritas, kejujuran, emosi, dan niat baik. Sayangnya, hasil yang kami dapatkan tidak seperti yang kami harapkan."

"Perjalanan ini mengajarkan saya banyak pelajaran berharga dan berkontribusi pada perkembangan pribadi saya," lanjut pelatih berusia 54 tahun tersebut.


Doakan yang Terbaik

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Van Gastel kemudian menyampaikan doa dan apresiasi kepada suporter PSIM yang telah memberikan dukungan selama dirinya menukangi tim berlogo Tugu Pal Putih tersebut.

"Saya mendoakan yang terbaik untuk para pendukung dan klub di masa depan. Terima kasih atas dukungan, semangat, dan keterlibatan kalian," ucap arsitek berlisensi UEFA Pro tersebut.

Selain mengenang perjalanan bersama PSIM, Van Gastel turut mengungkapkan kesan positif selama berada di Indonesia. Ia bersyukur bisa menikmati keindahan Tanah Air.

"Selain itu, saya bersyukur bisa menikmati keindahan Indonesia dengan masyarakatnya yang sangat baik hati dan ramah. Sampai jumpa lagi," ucapnya.


Berpisah setelah Lima Pertandingan

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel (Bola.com/Ana Dewi)

PSIM mengakhiri kerja sama dengan Van Gastel, Sabtu (17-10-2026) sore WIB. Keputusan tersebut diambil, meski manajemen baru memperpanjang kontrak sang pelatih, Mei lalu.

Hasil kurang memuaskan pada awal BRI Super League 2026/2027 menjadi penyebabnya. PSIM gagal meraih kemenangan dalam lima laga yang dijalani dan menelan empat kekalahan secara beruntun.

Untuk sementara, Laskar Mataram ditangani Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker pelatih. Ia akan memimpin tim selama sebulan sembari menunggu manajemen menentukan sosok pengganti Van Gastel.

Van Gastel mulai menangani PSIM pada 17 Juni 2025. Pada musim pertamanya, ia berhasil membawa tim promosi tersebut finis di posisi ke-11 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Secara keseluruhan, mantan asisten pelatih klub raksasa Turki Besiktas tersebut mencatatkan 11 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 15 kekalahan dari 39 pertandingan bersama Laskar Mataram.


Persaingan Terkini

Berita Terkait