Bola.com, Jakarta - Timnas Swiss sedang menjalani periode yang tidak mudah. Mereka kesulitan menemukan striker tajam yang bisa diandalkan di turnamen besar.
Saat ini Breel Embolo bisa dikatakan sebagai satu-satunya striker lumayan tajam yang dimiliki oleh Timnas Swiss.
Sementara pelapisnya cukup sulit untuk ditemukan. Mereka memiliki banyak stok pemain di posisi yang lain.
Menariknya eks striker Persis Solo dan Dewa United, Karim Rossi sempat menjadi perbincangan di kalangan media Swiss. Rossi sempat disebut layak jadi pelapis Breel Embolo di Timnas Swiss.
Apalagi setelah penampilan apik Karim Rossi pada musim 2025/2026. Rossi cukup tajam dengan menorehkan 13 gol bersama klub Azerbaijan, Shamakhi.
Hadiah Pekerjaan Apik
Karim Rossi merasa tersentuh dengan namanya yang dibicarakan untuk menjadi bagian dari Timnas Swiss. Namun, striker berusia 32 tahun itu juga sadar peluangnya untuk menembus tim asuhan Murat Yakin sangat berat.
Usianya saat ini sudah memasuki angka 32 tahun. Selain itu, Karim Rossi belum pernah merasakan panggilan untuk memperkuat Timnas Swiss sebelumnya di level senior.
"Namaku sempat muncul di media Swiss di musim 2025/2026. Saya sadar sangat sulit bagi saya untuk terpilih masuk ke Timnas Swiss, tapi saya merasa itu bagian dari hadiah pekerjaan saya di musim itu," ungkap Karim Rossi kepada Bola.com.
Bisa Bela Swiss atau Maroko
Karim Rossi memang memiliki latar belakang yang menarik. Striker yang pernah membela Dewa United ini memiliki opsi untuk bisa membela dua negar yakni Swiss dan Maroko.
Ayah Karim Rossi berasal dari Maroko sementari ibunya berasal dari Swiss. Meskipun demikian, Rossi masuh belum beruntung mengenai karier di level Tim Nasional.
"Ya ayahku dari Maroko, dan ibuku dari Swiss. Aku pernah memperkuat Timnas Swiss di level usia," tandasnya.