4 Fakta Menarik yang Tersaji Sepanjang Pekan Ke-5 BRI Super League: Satu Pelatih Kembali Jadi Korban

Simak empat fakta Menarik yang tersaji sepanjang pekan kelima BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 19 Oktober 2026, 16:00 WIB
BRI Super League, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - Sejumlah fakta menarik tersaji sepanjang bergulirnya pekan kelima ajang BRI Super League 2026/2027.

Saat tim-tim penghuni papan atas mulai bertumbangan, ada satu pelatih lagi yang menjadi korban keganasan kompetisi.

Advertisement

Konfigurasi penghuni papan atas klasemen mulai mengalami perubahan komposisi. Ini tak terlepas dari catatan kurang memuaskan yang diraih beberapa kontestan, seperti Persebaya Surabaya, Bali United, dan Madura United.

Sementara itu, hasil yang diraih beberapa tim papan bawah memberikan catatan yang cukup menarik. Ada beberapa tim yang akhirnya bisa mengukir kemenangan perdana, seperti Isenmulang FC hingga PSM Makassar.

Ini turut mengubah komposisi di zona merah klasemen. Meski ada satu tim yang masih setia menjadi pesakitan pada awal kompetisi ini.

Berikut Bola.com menyajikan ulasan fakta menarik pada pekan kelima ini.

 

Ingin tahu klasemen terkini BRI Super League musim ini? Di sini ya tempatnya.


Terhentinya Rekor Sempurna Persija

Duel Persita Tangerang versus Persija Jakarta pada pekan kelima BRI Super League di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17-1-2026). (Dok. ileague.id)

Catatan sempurna yang sempat diukir Persija Jakarta pada awal musim ini akhirnya harus terhenti pada pekan kelima.

Tren kemenangan Macan Kemayoran harus patah ketika bertandang ke markas Persita Tangerang.

Di laga ini, Persija harus mengakui keunggulan Persita setelah tumbang secara dramatis dengan skor 2-3.

Padahal, setelah sempat dua kali tertinggal, mereka sebetulnya sempat menyamakan kedudukan. Namun, gol Aleksa Andrejic pada menit ke-90+5 akhirnya membuyarkannya.

Kendati rekor kemenangannya terhenti pada pekan ini, anak asuh Shin Tae-yong masih tetap kukuh di puncak klasemen sementara. Mereka mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan di BRI Super League 2026/2027.


Persijap Makin Merana

Duel Persijap Jepara kontra Isenmulang FC pada laga pekan kelima BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jumat (16-10-2026). (Dok. ileague.id)

Pekan demi pekan berlalu, nasib Persijap Jepara tampaknya tak mengalami perubahan. Laskar Kalinyamat kembali mengalami nasib yang nahas saat berjumpa sesama tim papan bawah klasemen, Isenmulang FC.

Bermain di kandang sendiri, Persijap harus kembali menanggung kekecewaan setelah ditumbangkan tamunya dengan skor 0-1. Hasil ini kian membenamkan tim asal Jawa Tengah itu di dasar klasemen.

Tidak hanya itu, Persijap juga berstatus sebagai tim dengan performa paling jeblok pada awal musim ini.

Dari lima pertandingan awal, mereka selalu mengalami kekalahan, dan kini belum mengumpulkan poin.


Masih Belum Terkalahkan

Persebaya Surabaya, Saddil Ramdani, BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Sejauh ini, ada beberapa tim yang masih berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan di BRI Super League.

Dua tim yang paling mencolok adalah Persita Tangerang dan Dewa United, yang berada di posisi tiga besar.

Selain itu, ada pula Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC. Keduanya sama-sama mendapatkan hasil imbang pada pekan ini, tetapi sudah cukup oke untuk melanjutkan catatan tanpa kekalahan di awal musim ini.

Yang juga tak kalah menarik, ada beberapa tim yang sampai saat ini belum merasakan manisnya kemenangan. Mereka adalah PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara yang sejauh ini tergusur di zona merah klasemen.


Pelatih Jadi Korban

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. (Bola.com/Ana Dewi)

Duel pekan kelima ini akhirnya turut memakan korban. Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, akhirnya harus merasakan keganasan BRI Super League.

Juru taktik asal Belanda itu dipecat menyusul hasil kurang maksimal di kandang sendiri.

Saat menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16-10-2026), Laskar Mataram harus mengakui keunggulan tamunya. Mereka takluk dengan skor 1-2 sekaligus memperpanjang rekor buruk tim asal Kota Pelajar itu.

Sebab, mereka sudah menelan empat kekalahan beruntun pada awal musim ini. Alhasil, PSIM kini harus terjerembab di peringkat ke-16 klasemen.

Van Gastel jadi pelatih ketiga yang dipecat setelah arsitek Persijap Jepara, Juan Cortes dan Mario Lemos.

Berita Terkait