Eks Wasit Liga Inggris Sebut Harry Maguire Seharusnya Bikin Manchester United Dihukum Penalti

Mantan wasit Liga Inggris, Keith Hackett, menilai Manchester United seharusnya dihukum penalti setelah Harry Maguire diduga menarik Ethan Ampadu saat menghadapi Leeds United di Premier League.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 19 Oktober 2026, 17:45 WIB
Bek Manchester United, Harry Maguire, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Minggu (30/8/2026). (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Keputusan wasit dalam pertandingan Leeds United kontra Manchester United (MU) menjadi sorotan setelah kedua tim bermain 1-1 pada Liga Inggris 2026/2027.

Mantan wasit sekaligus eks petinggi PGMOL, Keith Hackett, menilai Leeds seharusnya mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Harry Maguire di kotak terlarang.

Advertisement

Pertandingan yang berlangsung di Elland Road, Minggu (18/10/2026), itu berjalan ketat. MU sempat unggul melalui Bryan Mbeumo pada menit ke-35, sebelum Dominic Calvert-Lewin menyamakan kedudukan untuk Leeds pada menit ke-51.

Namun, perhatian Hackett tertuju pada insiden ketika Setan Merah bertahan menghadapi sepak pojok Leeds pada babak kedua.

Maguire terlihat menarik Ethan Ampadu hingga terjatuh di area penalti. Wasit Darren England tidak menunjuk titik putih, sementara pemeriksaan VAR juga tidak mengubah keputusan tersebut.


Keith Hackett Kritik Aksi Harry Maguire

Bek asal Inggris milik Manchester United, #05 Harry Maguire, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar di akhir pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, Inggris bagian barat laut, pada 30 Agustus 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Hackett menilai tindakan Maguire terhadap Ampadu seharusnya dianggap sebagai pelanggaran yang berujung penalti bagi Leeds. Menurutnya, penggunaan tangan dan lengan untuk menahan lawan ketika menghadapi situasi bola mati perlu mendapat perhatian lebih dari perangkat pertandingan.

"Maguire, harus diakui, merupakan pelanggar berulang saat menghadapi sepak pojok dan akan terus menggunakan tangan serta lengannya secara ilegal sampai seseorang memutuskan bahwa penalti harus diberikan," ujar Hackett, dikutip dari laporan media Inggris, Senin (19/10/2026).

Ia juga menegaskan wasit seharusnya menghukum tindakan Maguire tersebut. Dalam pandangannya, VAR semestinya turut memberikan kesempatan kepada Darren England untuk meninjau ulang insiden melalui monitor di pinggir lapangan.

"VAR, dalam upaya untuk tidak terlalu menonjol, memutuskan untuk tidak turun tangan. Padahal, mereka seharusnya melakukannya agar England mendapat kesempatan melihat tayangan ulang insiden tersebut di monitor," kata Hackett.


Keputusan VAR Tak Berubah

Insiden tersebut menjadi salah satu keputusan yang dipersoalkan Hackett dalam pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi. Ia juga menyoroti sejumlah keputusan lain yang menurutnya layak mendapat perhatian lebih dari wasit.

Hackett turut menilai bahwa Ethan Ampadu seharusnya menerima kartu kuning setelah melakukan tekel terhadap Bryan Mbeumo. Ia berpendapat bahwa tantangan tersebut cukup berisiko untuk diganjar hukuman.

Mantan petinggi PGMOL itu kemudian mengaitkan performa Darren England dengan kemungkinan kelelahan mental. England sebelumnya bertugas sebagai VAR dalam pertandingan Liverpool melawan Brentford, yang diwarnai dua kartu merah untuk pemain Brentford.

Meski demikian, penilaian mengenai kemungkinan kelelahan tersebut merupakan pandangan Hackett, bukan keterangan yang telah dikonfirmasi oleh sang wasit.


Manchester United Gagal Sabet Tiga Poin

Para pemain berkumpul sebelum pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris (Carabao Cup) antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, 17 September 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Hasil imbang di Elland Road membuat Manchester United gagal mempertahankan keunggulan yang mereka raih pada babak pertama. Gol Mbeumo sempat membuka peluang bagi tim tamu untuk membawa pulang tiga poin, tetapi Calvert-Lewin berhasil menyamakan skor enam menit setelah jeda.

Kedua tim kemudian berusaha mencari gol tambahan, tetapi tidak ada gol lain yang tercipta hingga pertandingan berakhir. MU dan Leeds pun harus puas berbagi poin.

Di tengah hasil tersebut, keputusan terkait dugaan pelanggaran Maguire terhadap Ampadu menambah perbincangan mengenai kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR dalam pertandingan Premier League.

Sumber: Give Me Sport

 

Berita Terkait