BRI Super League: Caretaker PSIM Minta Motivasi dan Komitmen Lebih saat Hadapi Bhayangkara FC

Beban yang ditanggung caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo, sungguh tak ringan jelang duel kontra Bhayangkara FC.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 19 Oktober 2026, 16:30 WIB
Caretaker pelatih PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo (kanan), dan bek Raka Cahyana (kiri) saat sesi konferensi pers jelang laga melawan Bhayangkara FC melalui virtual zoom. (Dok. PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Bandar Lampung - PSIM Yogyakarta bertekad mengakhiri tren negatif saat bertandang ke markas Bhayangkara FC pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20-10-2026) pukul 19.00 WIB

Duel ini jadi tantangan pertama bagi Guntur Cahyo Utomo yang kini bertugas sebagai caretaker pelatih setelah klub berpisah dengan Jean-Paul van Gastel, Sabtu kemarin.

Advertisement

Guntur menyadari PSIM menghadapi lawan tangguh. Bhayangkara FC belum terkalahkan dalam lima laga yang dijalani, dengan catatan satu kemenangan dan empat hasil imbang.

"Seperti yang kita tahu semuanya, dinamika menarik di PSIM. Tapi, secara keseluruhan, apa pun itu kami semua berkomitmen untuk tampil maksimal demi meraih poin nanti di Bhayangkara," ujar Guntur saat konferensi pers jelang laga via virtual zoom, Senin (19-10-2026).

Saat ini, PSIM terjebak di zona degradasi, tepatnya posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi satu poin. Mereka baru mengukir sekali imbang serta empat kekalahan dari lima laga.


Waspadai Kekuatan Bhayangkara FC

PSIM Yogyakarta saat persiapan, latihan. (Dok. ileague.id)

Pelatih berusia 46 tahun itu menilai Bhayangkara FC sebagai satu di antara tim kuat di BRI Super League. The Guardians punya komposisi pemain berkualitas dan berpotensi bersaing di papan atas pada akhir musim.

Itulah mengapa, PSIM dituntut tampil dengan motivasi lebih besar melawan tuan rumah. Guntur berharap pemain mampu menunjukkan respons positif di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi tim.

"Bhayangkara salah satu tim yang sangat kuat di Super League. Saya pikir mereka adalah salah satu kandidat besar di akhir musim nantinya. Itu yang sangat kami pahami dan sadari. Mereka dihuni banyak pemain bagus," kata Guntur.

"Kami semua sepakat, pada akhirnya kami butuh motivasi lebih, butuh komitmen lebih untuk bisa kami pakai melawan Bhayangkara di pertandingan besok," imbuhnya.


Fokus Evaluasi Diri

Mantan Direktur Akademi PSS Sleman itu ingin PSIM berkonsentrasi membenahi permainan sendiri. Evaluasi dari sejumlah laga sebelumnya menjadi bekal penting untuk mencuri poin di Bandar Lampung.

"Kami fokus kepada diri kami sendiri untuk mengevaluasi apa pun yang kemarin terjadi di beberapa pertandingan. Kami betul-betul fokus kepada diri sendiri. Itu yang barangkali akan menjadi salah satu senjata kami untuk bisa mencuri poin di Bhayangkara," tuturnya.

"Secara spesifik, mereka punya Sidibe dan Allano yang mungkin juga menjadi ancaman utama. Paling tidak, pemain sangat siap untuk menghadapi dua pemain itu sehingga kami punya peluang untuk bisa mencuri poin di laga besok," lanjut Guntur.

Bek PSIM, Raka Cahyana, memastikan persiapan tim berjalan cukup baik. Ia dan rekan-rekannya siap menjalankan instruksi pelatih demi mendapatkan hasil positif.

"Kalau dari pemain, persiapan cukup baik dan siap menjalankan instruksi pelatih untuk pertandingan besok," tutur bek berusia 22 tahun tersebut.


Persaingan Terkini

Berita Terkait