Real Madrid Panaskan El Clasico, Suporter Serang Barcelona Lewat Spanduk Kasus Negreira

Real Madrid panaskan rivalitas El Clasico, Barcelona dan kasus Negreira jadi sasaran.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 19 Oktober 2026, 20:00 WIB
Pendukung Real Madrid memegang spanduk bertuliskan 'Ini bukan sepak bola, ini Tebas dan Negreira', merujuk pada kasus korupsi dugaan suap pembayaran kepada mantan ketua wasit, saat pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Sevilla FC di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 19 Oktober 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid memanaskan atmosfer jelang El Clasico dengan melontarkan kritik keras terhadap perwasitan La Liga dan kembali menyinggung Barcelona melalui aksi suporter di Santiago Bernabeu.

Protes tersebut berlangsung saat Real Madrid menjamu Sevilla pada pekan kesembilan LaLiga, Senin (19-10-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Di tribune stadion, suporter Los Blancos membentangkan spanduk yang menyasar Presiden La Liga, Javier Tebas, serta kasus Negreira yang berkaitan dengan Barcelona.

Spanduk itu memuat pesan, "Ini bukan sepak bola, ini Tebas dan Negreira."

Nama Negreira ditampilkan dengan warna biru dan merah marun, warna yang identik dengan Barcelona.


Teriakan Tuntutan

Kylian Mbappe dari Real Madrid mencetak gol melalui tendangan penalti dalam pertandingan La Liga antara Real Madrid dan Sevilla di Madrid, Spanyol, Senin (19-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Manu Fernandez)

Selain membentangkan spanduk, para pendukung Madrid berulang kali meneriakkan tuntutan agar Tebas mundur dari jabatannya.

Mereka juga menyinggung Presiden Barcelona, Joan Laporta, terkait pembayaran yang pernah dilakukan kepada mantan wakil presiden komite wasit.

Aksi tersebut menambah panas persaingan antara dua rival abadi Spanyol itu menjelang pertemuan pertama mereka di musim ini.

Kritik suporter Madrid kali ini berpusat pada standar perwasitan La Liga dan kasus Negreira yang kembali menjadi bahan sorotan.


Keputusan Wasit Madrid Ikut Disorot

Arda Guler dari Real Madrid mencetak gol pertama dalam pertandingan La Liga antara Real Madrid dan Sevilla di Madrid, Spanyol, Senin (19-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Manu Fernandez)

Di tengah protes tersebut, Real Madrid menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1 atas Sevilla. Namun, laga itu juga diwarnai insiden yang memicu perdebatan mengenai keputusan wasit.

Pada babak pertama, Arda Guler terlihat mengenai wajah pemain Sevilla dengan sikunya.

VAR tidak melakukan intervensi untuk meninjau kemungkinan kartu merah atas insiden tersebut. Guler kemudian mencetak gol pembuka bagi Madrid.

Sejumlah pendukung klub rival dan komentator di media sosial menilai keputusan-keputusan kontroversial dalam pertandingan LaLiga tidak hanya menguntungkan Barcelona.

Mereka juga menyoroti insiden yang melibatkan Madrid sebagai pengingat bahwa polemik perwasitan di kompetisi Spanyol tidak terbatas pada satu klub.

 

Sumber: World Soccer Talk


Persaingan Terkini

Berita Terkait