AS Roma Wajib Menang di Liga Champions, Gian Piero Gasperini Mengaku Masih Harus Kehilangan Paulo Dybala

Hasil positif dibutuhkan untuk menjaga peluang I Giallorossi melaju ke babak 16 besar Liga Champions.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 20 Oktober 2026, 09:15 WIB
Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menyalami Paulo Dybala ketika ditarik keluar pada laga kontra Juventus di Liga Italia 2025/2026. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan timnya wajib menang saat menjamu Slovan Bratislava pada lanjutan Liga Champions.

Hasil positif dibutuhkan untuk menjaga peluang I Giallorossi melaju ke babak 16 besar Liga Champions.

Advertisement

AS Roma akan menghadapi wakil Slovakia itu di Stadion Olimpico pada Rabu (22/10/2026) dini hari WIB.

Gasperini menyadari timnya tidak boleh kembali kehilangan poin setelah mengawali perjalanan di kompetisi elite Eropa itu dengan hasil kurang memuaskan.

Selain membahas persiapan tim, Gasperini juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi Paulo Dybala.

Penyerang asal Argentina tersebut masih membutuhkan waktu beberapa pekan sebelum bisa kembali merumput akibat cedera.

 

AS Roma Tak Boleh Kehilangan Poin Lagi

Reaksi penyerang Real Madrid Prancis #10, Kylian Mbappe. selama Liga Champions UEFA - pertandingan putaran pertama hari ke-2 antara AS Roma dan Real Madrid di Stadion Olimpiade di Roma pada 15 Oktober 2026. (Filippo MONTEFORTE/AFP)

AS Roma baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan pertama fase liga Liga Champions musim ini.

Mereka bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahce sebelum menelan kekalahan dramatis 3-4 dari Real Madrid.

Dalam pertandingan melawan Madrid, Roma sempat unggul 3-1 hingga menit ke-83 sebelum akhirnya kehilangan keunggulan dan gagal membawa pulang poin.

Situasi itu membuat kemenangan atas Slovan Bratislava menjadi sangat penting. Gasperini menyebut pertandingan kandang ini tetap menuntut konsentrasi tinggi meskipun Roma lebih diunggulkan di atas kertas.

"Mereka adalah tim yang dinamis, memiliki persiapan fisik yang bagus, dan mempunyai beberapa pemain berkualitas," ujar Gasperini dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026).

"Mereka mungkin bukan tim papan atas jika dibandingkan sejumlah peserta Liga Champions lainnya, tetapi seperti semua pertandingan di kompetisi ini, laga itu akan sulit," lanjutnya.

"Kami tidak akan meremehkan lawan karena kami harus menang," tegasnya.


Gasperini Pertimbangkan Duet Santiago Castro dan Donyell Malen

Penyerang AS Roma, Santiago Castro, mencetak gol ke gawang Genoa dalam laga lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (18/10/2026) dini hari WIB. (Andreas SOLARO / AFP)

Gasperini juga membahas kemungkinan memainkan Santiago Castro bersama Donyell Malen di lini depan.

Castro sebelumnya tampil sebagai penyerang tengah ketika AS Roma mengalahkan Genoa dengan skor 2-0, memanfaatkan absennya Malen yang menjalani hukuman skorsing.

Menurut Gasperini, kedua pemain memiliki karakteristik yang memungkinkan mereka tampil bersama.

Namun, ia belum memastikan apakah Castro akan masuk susunan pemain utama atau memulai pertandingan dari bangku cadangan.

"Castro mencetak gol yang bagus. Dia dan Malen bisa bermain bersama dengan karakteristik masing-masing, tapi saya belum tahu apakah akan memainkan sejak awal atau memasukkannya selama pertandingan," jelas Gasperini.

"Saya tidak ingin mengubah tim yang sedang tampil bagus dalam menyerang hanya agar kami bisa melihat mereka bermain bersama. Untuk saat ini, saya tidak perlu mencari solusi lain, tetapi itu bisa menjadi salah satu pilihan," lanjutnya.

Di lini tengah, Roma juga masih menunggu pemulihan Bryan Cristante dan Manu Kone. Gasperini berharap Cristante sudah bisa kembali tersedia ketika Roma menghadapi Napoli.

Sementara itu, ia berharap Mario Hermoso tidak perlu lagi dimainkan sebagai gelandang darurat seperti yang sempat terjadi sebelumnya.


Paulo Dybala Absen Beberapa Pekan Lagi

Aksi Paulo Dubala pada duel antara AS Roma vs Inter Milan di pekan ke-7 Serie A 2025/2026 - Dok. AS Roma/@OfficialASRoma

Kabar kurang menggembirakan datang dari Paulo Dybala. Gasperini mengungkapkan hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan sang pemain mengalami cedera ringan yang membuat proses pemulihannya membutuhkan waktu lebih lama daripada perkiraan awal.

"Saya berharap Dybala bisa pulih lebih cepat. Pemeriksaan yang dijalaninya menunjukkan adanya cedera ringan. Dia akan membutuhkan beberapa pekan lagi," ungkap Gasperini.

Absennya Dybala menjadi tantangan tersendiri bagi Roma ketika mereka berusaha memperbaiki posisi di klasemen fase liga Liga Champions.

Gasperini mengakui bahwa target poin untuk lolos ke fase gugur perlu diperhitungkan dengan cermat.

Ia menilai Roma harus memaksimalkan pertandingan kandang karena meraih kemenangan di markas lawan jauh lebih sulit.

"Dalam beberapa tahun terakhir, target poin biasanya berada di kisaran 10 atau 11. Kami harus memenangkan laga kandang karena laga tandang selalu sulit. Itu target kami," tuturnya.


Gasperini Puji Perkembangan Pemain Muda AS Roma

Hasil ini juga membuat skuad asuhan Gian Piero Gasperini membukukan 26 kemenangan di Serie A sepanjang 2025. (AFP/Filippo Monteforte)

Selain membahas pertandingan dan kondisi pemain utama, Gasperini turut memberikan pujian kepada Emmanuele Lulli, pemain jebolan akademi Roma yang dinilainya memiliki potensi besar.

Ia mengaku sudah memantau perkembangan Lulli sejak musim lalu dan beberapa kali mengajaknya berlatih bersama tim utama.

Menurut Gasperini, pemain muda tersebut memiliki keunggulan fisik, kecepatan, serta daya tahan yang berada di atas rata-rata.

"Dia memiliki kemampuan fisik yang sangat baik. Kemampuan, kecepatan, dan daya tahannya berada pada level tertinggi, bahkan di atas rata-rata pemain Serie A," kata Gasperini.

Ia juga menyoroti perkembangan kiper Pierluigi Gollini, yang mendapatkan kesempatan langka menjadi starter dalam pertandingan Serie A melawan Genoa.

Gasperini menilai Gollini kini menunjukkan kematangan yang sebelumnya belum sepenuhnya terlihat.

Gasperini turut memberikan komentar positif mengenai Rodrigo Mora. Meski bertubuh relatif kecil, pemain tersebut dinilai memiliki bakat teknis yang menonjol.

"Mora memiliki fisik yang khas. Dia kecil, tetapi bakatnya langsung terlihat. Kami ingin membantunya berkembang," ujar Gasperini.

"Dia masih membutuhkan sedikit tambahan kekuatan fisik, tetapi secara teknis dia berada di level yang berbeda," pungkasnya.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait