Bola.com, Jakarta - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengakui Jorge Martin sebagai salah satu pembalap paling berbakat di MotoGP. Kekaguman itu muncul setelah The Baby Alien mempelajari data balap Martin ketika keduanya sama-sama berada di bawah naungan Ducati pada 2024.
Persaingan Marquez dan Martin menjadi sorotan pada MotoGP 2026. Kedua pembalap hanya terpaut dua poin saat kejuaraan dunia memasuki lima seri terakhir, yang dimulai di Sirkuit Phillip Island, Australia, akhir pekan ini.
Marquez, yang mengincar gelar juara dunia MotoGP kedelapan, menghadapi tantangan serius dari Martin. Di sisi lain, Martin berambisi mencetak sejarah dengan mempersembahkan gelar juara dunia kelas premier pertama bagi Aprilia.
Martin pernah meraih gelar juara dunia MotoGP 2024 bersama Pramac Ducati. Musim tersebut juga menjadi tahun pertama Marquez mengendarai motor Ducati setelah meninggalkan Honda dan bergabung dengan Gresini Racing.
Meski saat itu hanya menggunakan Desmosedici GP23, satu tahun lebih tua dibandingkan GP24 milik Martin, Francesco Bagnaia, dan Enea Bastianini, Marquez memiliki akses terhadap data para pembalap Ducati lainnya.
Pembalap yang Sangat Berbakat
Dari data tersebut, Marquez melihat kemampuan Martin sebagai sesuatu yang istimewa. Ia menilai pembalap asal Spanyol itu memiliki gaya balap yang agresif dan tidak mudah menyerah.
"Menurut saya, Martin adalah pembalap yang sangat berbakat," ujar Marquez, dikutip dari Motorsport, Senin (19/10/2026).
"Musim lalu menjadi tahun yang sangat sulit baginya karena banyak mengalami cedera. Namun, ketika saya pindah ke Ducati bersama Gresini pada 2024 dan mendapat kesempatan melihat data seluruh pembalap Ducati, Martin menjadi salah satu yang paling membuat saya terkesan, baik dari cara dia mengendarai motor maupun kemampuannya di lintasan."
Marquez juga menyoroti kemiripan gaya balapnya dengan Martin. Keduanya dinilai sama-sama mengandalkan pengereman sebagai salah satu kekuatan utama saat mengendalikan motor.
"Dia memiliki gaya balap yang sangat mirip dengan saya, sangat berfokus pada pengereman. Memang benar dia mengendarai motor dengan posisi tubuh yang cukup jauh ke belakang, tetapi dia adalah pembalap yang tidak pernah mundur, seorang petarung," kata Marquez.
Martin Merasa Terhormat Bisa Bersaing dengan Marquez
Martin menyambut positif pujian dari Marquez. Baginya, mendapat pengakuan dari pembalap sekaliber juara dunia tersebut merupakan sebuah kehormatan, terlebih mereka kini bersaing langsung dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
"Selalu menyenangkan ketika seseorang seperti Marquez berbicara positif tentang Anda. Bagi saya, sebuah kehormatan bisa bersaing dengannya untuk memperebutkan gelar juara dunia," ujar Martin.
Martin bahkan mengakui persaingan melawan Marquez mendorongnya untuk terus meningkatkan kemampuan.
"Saya benar-benar percaya Marc adalah sosok yang membuat saya menjadi pembalap lebih baik. Untuk mengalahkannya, saya harus mengeluarkan kemampuan terbaik. Saya berharap bisa terus bersaing dengannya selama bertahun-tahun ke depan," tuturnya.
Sumber: Motorsport