PSG Vs Barcelona: Fakta-fakta Menarik Jelang Duel di Liga Champions

PSG vs Barcelona di Liga Champions 2026-27 menghadirkan persaingan ketat, rekor gol berimbang, serta catatan impresif Dembele dan Yamal.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 20 Oktober 2026, 12:20 WIB
Selebrasi pemain PSG saat mengalahkan Manchester City di Liga Champions (AFP)

Bola.com, Jakarta - Duel Paris Saint-Germain (PSG) melawan Barcelona akan meramaikan matchday ketiga Liga Champions 2026-27. Kedua raksasa Eropa itu dijadwalkan bertanding di Parc des Princes pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama meraih kemenangan dalam dua laga pembuka. PSG ingin mempertahankan tren positif di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Barcelona berambisi melanjutkan performa apik di bawah arahan Hansi Flick.

Advertisement

Ada sejumlah catatan menarik yang membuat pertemuan kedua tim layak dinantikan. Mulai dari rekor pertemuan yang seimbang hingga produktivitas lini serang, berikut fakta-fakta menjelang PSG vs Barcelona.


Sama Kuat dalam Sejarah Pertemuan

Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

PSG dan Barcelona sudah berhadapan sebanyak 16 kali di kompetisi UEFA. Hasilnya, kedua klub sama-sama meraih enam kemenangan dan empat pertandingan berakhir imbang.

Jumlah gol yang dicetak kedua tim juga sama, yakni 29 gol. Statistik tersebut menunjukkan persaingan yang ketat antara wakil Prancis dan Spanyol ini.

Akan tetapi, PSG memiliki catatan lebih baik dalam lima pertemuan terakhir. Les Parisiens meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, termasuk kemenangan 2-1 di markas Barcelona pada musim lalu.


Barcelona Pernah Menang di Parc des Princes

Gelandang Barcelona, Sergi Roberto melakukan selebrasi usai mencetak gol kemenangan di 16 besar Liga Champions antara Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) di stadion Camp Nou, Spanyol (9/3). Barcelona menang 6-1 (agregat 6-5). (AP/Emilio Morenatti)

Bermain di kandang PSG tidak selalu menjadi keuntungan mutlak bagi tuan rumah. Barcelona mampu meraih dua kemenangan dalam empat kunjungan terakhir ke Parc des Princes, ditambah satu hasil imbang dan satu kekalahan.

Salah satu hasil paling berkesan terjadi pada leg pertama perempat final Liga Champions 2023-2024. Barcelona menang 3-2 berkat dua gol Raphinha yang membantu timnya membawa pulang keunggulan.

PSG kemudian membalikkan keadaan pada leg kedua di Spanyol. Kemenangan 4-1 memastikan klub asal Paris itu melaju setelah Ousmane Dembele dan Vitinha turut mencatatkan nama di papan skor.


PSG Belum Terkalahkan dalam 12 Laga Eropa

Layar menampilkan skor usai pemain PSG Vitinha mencetak gol ketiga timnya ke gawang Manchester City dalam laga Liga Champions antara Man City vs PSG di Manchester, Inggris, Rabu, 14 Oktober 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

PSG menunjukkan konsistensi dengan melewati 12 pertandingan Liga Champions tanpa kekalahan. Rangkaian tersebut mencakup delapan kemenangan dan empat hasil imbang sejak kekalahan 1-2 dari Sporting CP pada Januari 2026.

Pada pertandingan sebelumnya, tim asuhan Luis Enrique menaklukkan Manchester City dengan skor 4-2. Hasil itu membuat PSG hanya membutuhkan satu pertandingan lagi tanpa kekalahan untuk menyamai rekor terbaik klub.

Performa kandang mereka juga patut diperhitungkan. PSG memenangi empat laga kandang terakhir di Liga Champions dan selalu mencetak gol dalam 34 pertandingan kandang fase grup atau fase liga secara beruntun.


Ketajaman Barcelona Belum Diimbangi Pertahanan Solid

Pemain Barcelona Gerard Martin, kiper Joan Garcia, dan Pau Cubarsi merayakan kemenangan seusai laga Liga Champions antara Galatasaray vs Barcelona di Istanbul, Turki, Selasa, 13 Oktober 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Barcelona tampil produktif dalam fase liga musim ini. Mereka memenangi lima pertandingan fase liga terakhir dengan total 19 gol, termasuk kemenangan 4-1 atas Galatasaray pada laga sebelumnya.

Namun, lini belakang masih menjadi kelemahan tim asal Catalan tersebut. Barcelona gagal mencatatkan clean sheet dalam 17 pertandingan Liga Champions berturut-turut, sebuah rangkaian yang menjadi catatan terpanjang mereka di kompetisi ini.

Masalah lain terlihat dari kebiasaan Barcelona kebobolan lebih dahulu. Situasi tersebut terjadi dalam delapan dari 11 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions, sehingga PSG berpeluang memanfaatkan celah itu untuk menekan sejak menit awal.


Dembele dan Yamal Punya Catatan Istimewa

Penyerang asal Prancis bernomor punggung 10 milik Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele (kiri), menyundul bola untuk mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA (fase liga, pekan pertama) antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Slovan Bratislava di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 10 September 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Ousmane Dembele berpeluang melanjutkan tren golnya bersama PSG. Penyerang asal Prancis itu selalu mencetak gol dalam enam penampilan terakhir di Liga Champions, menyamai catatan Kylian Mbappe pada musim 2021-2022.

Dembele memiliki hubungan panjang dengan Barcelona setelah membela klub tersebut dari 2017 hingga 2023. Ia mencetak 40 gol dalam 185 pertandingan dan kemudian mampu membobol gawang mantan timnya pada kedua leg perempat final Liga Champions 2023-2024.

Sementara itu, Lamine Yamal menjadi andalan Barcelona dalam membangun serangan. Pemain muda tersebut telah mengoleksi satu gol dan empat assist di Liga Champions musim ini, serta mencetak 12 gol sepanjang kariernya di kompetisi utama itu saat masih remaja.

Yamal hanya terpaut satu gol dari rekor 13 gol milik Mbappe untuk pemain remaja di Liga Champions. Pertandingan melawan PSG pun menjadi kesempatan baginya untuk menambah kontribusi sekaligus membantu Barcelona mempertahankan tren kemenangan.

Sumber: UEFA.com


Klasemen

Berita Terkait