Bola.com, Jakarta - Persija Women belum menunjukkan performa terbaiknya saat mengawali kiprah di Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027. Menghadapi FC Bekasi City Women di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10/2026) malam WIB, Macan Kemayoran harus puas bermain 1-1.
Pelatih Persija Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, mengakui penampilan anak asuhnya belum sesuai dengan harapan. Meski demikian, ia memahami bahwa pertandingan pertama dalam sebuah kompetisi sering kali menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim.
“Terus terang, saya tidak senang dengan performa pemain pada pertandingan hari ini. Namun, ini hal yang normal karena merupakan laga pertama. Pertandingan perdana selalu sulit di mana pun. Karena itu, kami harus tetap mensyukuri hasil yang diraih malam ini,” ujar pelatih yang akrab disapa Yoyo tersebut, dikutip dari I.League, Selasa (20/10/2026).
Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi Persija Women untuk memperbaiki permainan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Tim pelatih juga memperoleh gambaran mengenai aspek-aspek yang perlu dibenahi agar Persija dapat bersaing lebih konsisten sepanjang musim.
Saki Nishihara Selamatkan Persija Women dari Kekalahan
Persija Women sempat berada dalam posisi tertinggal setelah FC Bekasi City Women mendapatkan hadiah penalti. Nao Tsukamoto sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-30 dan membawa tim tamu unggul lebih dahulu.
Persija kemudian merespons sembilan menit berselang. Saki Nishihara mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan bebas yang dilepaskan dengan kaki kirinya. Sepakan tersebut meluncur deras dan gagal dihentikan penjaga gawang FC Bekasi City Women.
Gol Nishihara membuat Persija terhindar dari kekalahan pada pertandingan pembuka. Kedua tim kemudian mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1 dan masing-masing mengamankan satu poin.
Meski mampu menyamakan kedudukan, hasil tersebut belum sepenuhnya menjawab ekspektasi tim pelatih. Yoyo tetap menilai ada sejumlah aspek permainan yang harus ditingkatkan, terutama agar Persija mampu tampil lebih efektif ketika menghadapi lawan-lawan berikutnya.
Yoyo Soroti Perbedaan Jumlah Pemain Asing
Salah satu hal yang disoroti Yoyo setelah pertandingan adalah komposisi pemain asing yang tersedia bagi Persija Women. Dalam laga melawan FC Bekasi City Women, Persija baru bisa menurunkan dua pemain asing, yakni Saki Nishihara dan Michika Sakamoto.
Sementara itu, Lisa Jacob belum tersedia untuk dimainkan. Kondisi tersebut membuat Persija menghadapi situasi berbeda dibandingkan FC Bekasi City Women yang menurunkan empat pemain asing dalam pertandingan tersebut.
Yoyo menilai perbedaan jumlah pemain asing yang tampil di lapangan turut memengaruhi dinamika pertandingan. Menurutnya, situasi tersebut menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhitungkan ketika Persija berusaha menyamai kekuatan lawan.
“Perbedaannya cukup terasa ketika lawan memainkan empat pemain asing, sementara kami baru bisa menurunkan dua. Situasi itu membuat pertandingan terasa kurang kompetitif jika melihat perbandingan jumlah pemain asing yang berada di lapangan,” kata Yoyo.
Yoyo Terkejut dengan Ketatnya Persaingan IWL
Di luar hasil pertandingan Persija, Yoyo juga mendapatkan gambaran baru mengenai tingkat persaingan di IWL 2026/2027. Setelah mengamati tiga pertandingan, termasuk dua laga yang berlangsung sebelum timnya bermain, ia menilai kualitas peserta kompetisi musim ini cukup merata.
Pengalaman tersebut menjadi hal baru bagi Yoyo karena IWL merupakan kesempatan pertamanya menangani tim sepak bola wanita. Ia mengaku terkejut melihat intensitas persaingan dan kemampuan yang ditunjukkan oleh tim-tim peserta.
“Sejujurnya, saya cukup terkejut melihat tingkat persaingan kompetisi ini. Dari tiga pertandingan yang saya amati, semuanya menunjukkan permainan yang kompetitif. Ini pertama kalinya saya melatih tim wanita dan saya tidak menyangka persaingannya akan seketat ini. Semua tim memiliki kemampuan dan kualitas yang bagus,” tuturnya.
Penilaian tersebut menjadi bekal bagi Yoyo untuk mempersiapkan Persija menghadapi pertandingan selanjutnya. Dengan evaluasi terhadap performa tim, komposisi pemain, dan karakter para pesaing, Persija Women masih memiliki ruang untuk berkembang dan meningkatkan penampilan sepanjang kompetisi.