Cedera Bahu di Mandalika, Toprak Razgatlioglu Absen sampai Akhir Musim MotoGP 2026

Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha) naik meja operasi usai cedera bahu di Mandalika dan absen hingga akhir musim MotoGP 2026.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 20 Oktober 2026, 16:17 WIB
Pembalap Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kabar buruk datang untuk MotoGP. Pembalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, dipastikan menutup musim 2026 lebih cepat setelah cedera bahu yang didapat pada sesi latihan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Cedera pada bahu pembalap asal Turki itu dinyatakan lebih parah dari perkiraan awal. Setelah pemeriksaan lanjutan seusai balapan di Mandalika, tim medis menilai dibutuhkan tindakan lebih intensif.

Advertisement

Pramac Yamaha mengumumkan Razgatlioglu akan menjalani operasi pada Senin, 26 Oktober 2026, di Milan, Italia. Seusai prosedur, rider bernomor 7 tersebut akan fokus pada tahap rehabilitasi.

"Setelah pemeriksaan medis lanjutan pascakecelakaan di Mandalika, diketahui bahwa cedera bahu saya lebih serius dari yang kami perkirakan sebelumnya," ujar Razgatlioglu, seperti dikutip dari Crash.net, Selasa (20/10/2026).


Kekecewaan Besar di Phillip Island

Pembalap rookie Prima Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu, terpukau dengan sambutan luar biasa dari siswa SMK Negeri 39 Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Razgatlioglu mengungkapkan kekecewaannya karena tak bisa tampil di Phillip Island. Trek Australia itu menyimpan banyak kenangan untuknya selama berkarier di WorldSBK.

Pembalap 30 tahun tersebut sebenarnya antusias kembali melahap lintasan favoritnya guna melanjutkan adaptasi dengan Yamaha YZR-M1 di musim debut yang menantang.

"Saya sangat kecewa harus melewatkan Grand Prix Australia. Phillip Island merupakan salah satu sirkuit favorit saya dan tempat saya menikmati beberapa momen istimewa selama berkarier di Superbike," katanya.

Razgatlioglu menilai operasi adalah pilihan paling aman agar pemulihan berlangsung optimal dan menghindari risiko cedera bertambah parah.

"Keputusan ini tidak mudah, tetapi setelah berkonsultasi dengan dokter dan orang-orang terdekat, kami yakin ini merupakan langkah yang tepat untuk masa depan saya," tuturnya.


Kronologi Cedera di Mandalika

Cedera bahu kanan Razgatlioglu bermula dari kecelakaan highside saat sesi latihan bebas di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan Grand Prix Indonesia.

Insiden tersebut menyebabkan bahu kanannya terlepas dari sendi. Meski demikian, ia tetap berupaya melanjutkan akhir pekan dengan tampil di kualifikasi dan balapan Sprint.

Kondisi memburuk saat balapan utama MotoGP Indonesia. Kekuatan dan mobilitas bahu yang terbatas membuatnya kesulitan mengendalikan motor, hingga memutuskan mundur pada lap kesembilan dari total 27 putaran.

Pemeriksaan lanjutan sepulang dari Indonesia memastikan perlunya tindakan operasi untuk menangani cedera tersebut.


Augusto Fernandez Mengisi Kursi Pramac Yamaha

Untuk menutup kekosongan, Yamaha akan menurunkan test rider mereka, Augusto Fernandez, pada lima seri terakhir MotoGP 2026. Ia dijadwalkan mulai menggantikan Razgatlioglu pada Grand Prix Australia di Phillip Island.

Direktur tim Pramac Yamaha, Gino Borsoi, menyampaikan keprihatinannya atas situasi yang menimpa Razgatlioglu, yang dinilai telah bekerja keras menyesuaikan diri dengan karakter motor MotoGP.

Meski begitu, Borsoi menegaskan aspek kesehatan pembalap tetap prioritas utama. "Kami berharap Toprak menjalani operasi dengan lancar dan proses pemulihannya berjalan baik," kata Borsoi.

Keberadaan Fernandez diharapkan membantu tim menghadapi rangkaian penutup musim, mengingat ia sudah akrab dengan paket Yamaha berkat tugasnya sebagai test rider.


Musim Debut MotoGP 2026 Berakhir Dini

Musim perdana Razgatlioglu di kelas utama memang penuh rintangan. Tiga kali juara dunia WorldSBK itu masih menjalani proses adaptasi dengan persaingan dan karakter motor MotoGP.

Catatan terbaiknya musim ini adalah finis posisi ke-11 pada balapan di Balaton Park. Insiden di Mandalika menjadi pukulan tambahan ketika performanya mulai dibangun.

Fokus Razgatlioglu kini tertuju pada operasi dan pemulihan. Ia berpeluang melewatkan tes pascamusim di Valencia pada 1 Desember jika belum pulih sepenuhnya.

Apabila belum siap untuk tes tersebut, kesempatan berikutnya untuk menjajal Yamaha M1 bermesin 850 cc dengan ban Pirelli diperkirakan hadir pada tes Sepang, Malaysia, pada Januari 2027.

Baginya, prioritas utama saat ini adalah pulih total agar dapat kembali bersaing tanpa dibayangi masalah cedera.

Berita Terkait