Erik ten Hag Bongkar 5 Janji MU yang Dilanggar, McTominay Malah Dijual!

Erik ten Hag bongkar janji-janji yang diingkari INEOS selama ia melatih Manchester United.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Oktober 2026, 20:30 WIB
Gelandang Napoli, Scott McTominay. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Erik ten Hag mengungkapkan kekecewaannya terhadap petinggi Manchester United setelah mengaku tidak mendapatkan sejumlah hal yang sebelumnya dijanjikan kepadanya.

Satu di antaranya adalah kesepakatan untuk mempertahankan Scott McTominay di Old Trafford.

Advertisement

Ten Hag kehilangan pekerjaannya pada Oktober 2024 setelah sekitar 2,5 tahun menangani MU.

Keputusan tersebut diambil INEOS, pemilik bersama klub, meski sebelumnya mereka memutuskan untuk tetap memberikan kepercayaan kepada pelatih asal Belanda itu pada musim panas.

Performa MU pada awal musim 2024/2025 menjadi salah satu faktor yang berujung pada pemecatan Ten Hag. Saat ia diberhentikan, Setan Merah berada di peringkat ke-14 klasemen.

Keputusan itu sempat mengejutkan Ten Hag. Sebelumnya, ia telah melewati evaluasi pada musim panas dan mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu tahun dari manajemen MU.


Janji Manajemen MU

Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag saat leg pertama semifinal Liga Champions kontra Tottenham Hotspur di London pada 30 April 2019. Erik ten Hag dilaporkan telah setuju menandatangani kontrak empat tahun setelah menjadi manajer Manchester United atau MU berikutnya. (Ian KINGTON/IKIMAGES/AFP)

Dalam pertemuan penting di Ibiza, Ten Hag mengaku meminta kepastian mengenai masa depannya sebelum bersedia melanjutkan pekerjaan di Old Trafford.

Ia juga menyebut manajemen menjanjikan kesetiaan, dukungan, komunikasi yang baik, serta keselarasan dalam mengambil keputusan.

"Saya tidak akan melanjutkan pekerjaan dengan kontrak yang hanya tersisa satu tahun. Saya mengatakan bahwa saya membutuhkan tambahan satu tahun dan kami harus menjalani semuanya bersama-sama," kata Ten Hag kepada The Athletic, dilansir Football365.

"Mereka menjanjikan kesetiaan, dukungan, komunikasi, dan keselarasan. Kami membicarakan berbagai persoalan yang ada. Namun, janji-janji itu tidak mereka tepati," lanjutnya.


Ingkar soal McTominay

Pemain Manchester United,Scott McTominay berusaha melewati pemain West Ham pada laga putaran kelima Piala FA 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Kamis (02/03/2023) WIB. MU berhasil menang comeback 3-1. (AP Photo/Dave Thompson)

Satu di antara persoalan yang paling mengecewakan Ten Hag adalah keputusan MU melepas McTominay ke Napoli pada musim panas 2024.

Menurutnya, kedua pihak sebelumnya telah sepakat untuk tidak menjual gelandang asal Skotlandia tersebut.

Ten Hag menilai McTominay memiliki kemampuan mencetak gol dan mentalitas yang dibutuhkan tim. Ia juga menganggap McTominay memiliki keterikatan kuat dengan MU.

"Di Ibiza, kami sudah sepakat. Saya mengatakan, 'Jangan menjual Scott McTominay'. Kami seharusnya memiliki pemahaman yang sama selama bursa transfer," ujar Ten Hag.

"Saya menjelaskan alasannya, yakni kami tidak memiliki cukup kemampuan mencetak gol. Scott bisa memberikan kontribusi gol sekaligus memiliki mentalitas yang hebat. Dia memiliki United dalam setiap aliran darahnya," tambahnya.

Namun, MU tetap menjual McTominay ke Napoli. Ten Hag mengaku merasa sangat kecewa dan malu dengan keputusan tersebut karena bertentangan dengan kesepakatan yang menurutnya telah dibuat bersama manajemen.


Waktu Pemecatan

Pelatih Manchester United, Erik ten Hag memberi instruksi kepada pemainnya saat menghadapi Manchester City pada laga Community Shield 2024 di Wembley Stadium, London, Sabtu (10/8/2024). (AP Photo/David Cliff)

Ten Hag juga mempertanyakan keputusan MU mengakhiri kerja sama ketika timnya masih berkompetisi di seluruh turnamen yang diikuti.

Ia menilai sejumlah data menunjukkan perkembangan positif, meski Setan Merah sempat menelan kekalahan telak dari Liverpool dan Tottenham Hotspur dengan skor identik 0-3 di kandang sendiri.

Menurutnya, MU sedang menjalani proses perkembangan dan permainan tim mulai menunjukkan perbaikan. Karena itu, ia merasa keputusan untuk berpisah pada saat tersebut cukup janggal.

"Saya rasa cukup aneh untuk mengakhiri kerja sama pada momen itu. Semua data menunjukkan kami berada dalam kondisi baik. Memang ada dua pertandingan buruk melawan Liverpool dan Tottenham, tetapi kami sedang memulai proses dan permainan tim makin baik," tuturnya.


Klaim Dukungan Pemain

Manajer Manchester United Erik ten Hag berjalan melintasi lapangan usai pertandingan Liga Inggris melawan West Ham United di London Stadium, Sabtu, 23 Desember 2023. MU kalah 0-2 dari West Ham. (Ben Stansall / AFP)

Mantan pelatih Ajax itu juga merasa masih mendapatkan dukungan dari para pemain. Ia menilai para pemain tetap berjuang di lapangan, termasuk dalam pertandingan terakhirnya bersama MU.

Ten Hag bahkan menilai laga terakhir tersebut sebagai salah satu penampilan terbaik timnya. Ia merasa MU seharusnya mampu mengalahkan West Ham United dalam pertandingan itu.

Meski begitu, Ten Hag menduga proses menuju pemecatannya sudah berlangsung sebelum keputusan tersebut diumumkan.

Ia juga tidak menutup kemungkinan sejumlah orang, termasuk di dalam tim, telah mengetahui apa yang akan terjadi sehari setelah pertandingan melawan West Ham.

 

Sumber: Football365

Berita Terkait