Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo tidak membutuhkan waktu lama untuk melunasi denda yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Portugal.
Berdasarkan sebuah riset, megabintang Al-Nassr itu diperkirakan hanya membutuhkan sekitar 30 detik untuk membayar sanksi finansial tersebut berkat penghasilannya yang fantastis.
Ronaldo sebelumnya dijatuhi hukuman larangan bermain selama 30 hari bersama Timnas Portugal serta denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp4 juta. Sanksi itu diberikan setelah ia meninggalkan pemusatan latihan Portugal di Kopenhagen pada bulan lalu.
Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan perselisihan antara Ronaldo dan pelatih Portugal, Jorge Jesus, mengenai peran serta kesempatan bermainnya saat menghadapi Norwegia. Ronaldo dikabarkan merasa sang pelatih tidak menepati janji terkait waktu bermain yang diberikan kepadanya.
Penghasilan Besar
Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia juga mengakui tindakannya pantas mendapatkan hukuman.
Berdasarkan riset OLBG, Ronaldo diperkirakan meraup pendapatan sedikitnya 225 juta poundsterling atau sekitar Rp5 triliun sepanjang 2026 dari gaji dan kesepakatan komersial. Angka tersebut mencakup gaji yang dilaporkan mencapai 235 juta dolar AS dari Al-Nassr serta sekitar 65 juta dolar AS dari berbagai kerja sama sponsor.
Sejumlah merek yang menjalin kemitraan dengannya antara lain Nike, Binance, Herbalife, dan Whoop. Penghasilan Ronaldo juga ditopang oleh aktivitas bisnis, investasi hotel, produk bermerek, serta pendapatan dari platform digital.
Pemasukan dari Media Sosial
Popularitasnya di media sosial turut menjadi sumber pemasukan besar. Ronaldo dilaporkan dapat mematok bayaran hingga 3,5 juta dolar AS untuk satu unggahan bersponsor di Instagram. Nilai tersebut membuat satu unggahan berbayar saja berpotensi menghasilkan lebih dari 12 ribu kali lipat nilai dendanya.
Meski demikian, konsekuensi utama yang harus dihadapi Ronaldo bukanlah denda finansial, melainkan larangan bermain selama 30 hari untuk Portugal.
Hukuman tersebut diperkirakan tidak akan membuatnya kehilangan kesempatan tampil lebih lama bersama tim nasional karena ia berpotensi kembali memperkuat Portugal pada pertandingan berikutnya melawan Denmark di UEFA Nations League.
Sumber: Tribal Football