Bola.com, Jakarta - FIFA menjatuhkan sanksi larangan mendampingi tim kepada pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, dan Direktur Tim Nasional, Ibrahim Hassan, serta hukuman larangan bertanding kepada pemain, Mostafa Ziko.
The Sun melaporkan, ketiganya menerima hukuman dengan total 11 pertandingan menyusul insiden setelah Mesir tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Timnas Mesir harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah secara dramatis dari Argentina, yang kemudian melaju hingga partai final.
Mohamed Salah dkk. gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat menghadapi wakil Amerika Selatan itu pada babak 16 besar.
Seusai pertandingan, muncul tudingan wasit François Letexier memihak Argentina.
Tudingan ke Wasit
Hossam Hassan, yang berusia 60 tahun, turut melontarkan kritik dengan menyalahkan sejumlah keputusan wasit atas kegagalan timnya melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.
Zico, pemain klub Pyramids, juga melayangkan kritik keras kepada Letexier dalam wawancara setelah pertandingan.
Ia menilai sang pengadil tidak menjalankan tugas dengan baik dan bahkan menyebut laga tersebut telah diatur.
"Wasit tidak bagus dan bertindak tidak adil. Ketidakadilannya terlihat jelas. Sejak awal pertandingan, dia terus merugikan kami. Dia tidak ingin kami menang," ujar Zico.
Winger Timnas Mesir itu juga menyebut pertandingan tidak berjalan secara adil dan menegaskan kekalahan Mesir bukan kesalahan para pemain.
Zico kemudian menyindir Argentina dengan menyebut mereka seolah-olah sudah dipastikan kembali menjadi juara Piala Dunia 2026.
Hukuman dari FIFA
Akibat pernyataan dan tindakan itu, FIFA menjatuhkan hukuman kepada ketiganya.
Hossam Hassan dan Ibrahim Hassan, saudara kembar, masing-masing dilarang mendampingi tim dalam tiga pertandingan, sedangkan Zico menerima sanksi yang lebih berat, yakni larangan tampil dalam lima laga.
Hukuman tersebut membuat Hossam dan Ibrahim Hassan absen dalam dua pertandingan melawan Malawi di kualifikasi Piala Afrika 2027, bulan depan.
Mereka juga tidak bisa mengikuti laga kualifikasi melawan Angola yang dijadwalkan berlangsung, Maret 2027.
Sementara itu, Zico akan melewatkan dua pertandingan tambahan. Pemain berusia 29 tahun tersebut dipastikan tidak tampil dalam empat laga tersisa Mesir pada kualifikasi Piala Afrika 2027.
EFA Bela
Zico sebelumnya tampil cukup produktif bersama The Pharaohs. Ia telah mencetak lima gol dalam sembilan penampilan bersama negaranya.
Pada pertandingan melawan Argentina, gol Zico juga sempat dianulir karena Marwan Attia dinilai melakukan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam proses terjadinya gol tersebut.
Sebelum keputusan sanksi diumumkan, Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) telah berupaya membela ketiganya dengan menyampaikan penjelasan secara hukum mengenai perilaku mereka.
Namun, Komite Disiplin FIFA tetap memutuskan tindakan Hossam Hassan, Ibrahim Hassan, dan Zico layak dijatuhi hukuman larangan bertanding.
Sumber: The Sun