Kecam Wasit usai Disingkirkan Argentina di Piala Dunia 2026, Pelatih dan Pemain Mesir Akhirnya Disanksi 11 Laga

FIFA jatuhkan sanksi kepada pelatih dan pemain Timnas Mesir, total hukuman 11 pertandingan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Oktober 2026, 22:15 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi berebut bola dengan pemain Mesir Ramy Rabia selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Erik S. Lesser)

Bola.com, Jakarta - FIFA menjatuhkan sanksi larangan mendampingi tim kepada pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, dan Direktur Tim Nasional, Ibrahim Hassan, serta hukuman larangan bertanding kepada pemain, Mostafa Ziko.

The Sun melaporkan, ketiganya menerima hukuman dengan total 11 pertandingan menyusul insiden setelah Mesir tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Advertisement

Timnas Mesir harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah secara dramatis dari Argentina, yang kemudian melaju hingga partai final.

Mohamed Salah dkk. gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat menghadapi wakil Amerika Selatan itu pada babak 16 besar.

Seusai pertandingan, muncul tudingan wasit François Letexier memihak Argentina.


Tudingan ke Wasit

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan (kiri), duduk di samping saudara kembarnya dan Direktur Timnas Mesir, Ibrahim, selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Afrika antara Djibouti dan Mesir di Stadion Larbi Zaouli di Casablanca pada 8 Oktober 2025. (Abdel Majid BZIOUAT/AFP)

Hossam Hassan, yang berusia 60 tahun, turut melontarkan kritik dengan menyalahkan sejumlah keputusan wasit atas kegagalan timnya melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Zico, pemain klub Pyramids, juga melayangkan kritik keras kepada Letexier dalam wawancara setelah pertandingan.

Ia menilai sang pengadil tidak menjalankan tugas dengan baik dan bahkan menyebut laga tersebut telah diatur.

"Wasit tidak bagus dan bertindak tidak adil. Ketidakadilannya terlihat jelas. Sejak awal pertandingan, dia terus merugikan kami. Dia tidak ingin kami menang," ujar Zico.

Winger Timnas Mesir itu juga menyebut pertandingan tidak berjalan secara adil dan menegaskan kekalahan Mesir bukan kesalahan para pemain.

Zico kemudian menyindir Argentina dengan menyebut mereka seolah-olah sudah dipastikan kembali menjadi juara Piala Dunia 2026.


Hukuman dari FIFA

Mostafa Zico #11 dari Timnas Mesir mencetak gol yang dianulir setelah tinjauan VAR selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta pada 8 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Buda Mendes/Getty Images melalui AFP)

Akibat pernyataan dan tindakan itu, FIFA menjatuhkan hukuman kepada ketiganya.

Hossam Hassan dan Ibrahim Hassan, saudara kembar, masing-masing dilarang mendampingi tim dalam tiga pertandingan, sedangkan Zico menerima sanksi yang lebih berat, yakni larangan tampil dalam lima laga.

Hukuman tersebut membuat Hossam dan Ibrahim Hassan absen dalam dua pertandingan melawan Malawi di kualifikasi Piala Afrika 2027, bulan depan.

Mereka juga tidak bisa mengikuti laga kualifikasi melawan Angola yang dijadwalkan berlangsung, Maret 2027.

Sementara itu, Zico akan melewatkan dua pertandingan tambahan. Pemain berusia 29 tahun tersebut dipastikan tidak tampil dalam empat laga tersisa Mesir pada kualifikasi Piala Afrika 2027.


EFA Bela

Mohamed Salah #10 Timnas Mesir berebut bola melawan Julian Alvarez #9 dan Cristian Romero #13 Argentina selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta pada 8 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Dan Mullan/Getty Images via AFP)

Zico sebelumnya tampil cukup produktif bersama The Pharaohs. Ia telah mencetak lima gol dalam sembilan penampilan bersama negaranya.

Pada pertandingan melawan Argentina, gol Zico juga sempat dianulir karena Marwan Attia dinilai melakukan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam proses terjadinya gol tersebut.

Sebelum keputusan sanksi diumumkan, Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) telah berupaya membela ketiganya dengan menyampaikan penjelasan secara hukum mengenai perilaku mereka.

Namun, Komite Disiplin FIFA tetap memutuskan tindakan Hossam Hassan, Ibrahim Hassan, dan Zico layak dijatuhi hukuman larangan bertanding.

 

Sumber: The Sun

Berita Terkait