Barcelona Siapkan Protes ke UEFA, Tifo Kontroversial Suporter PSG Jadi Pemicu Amarah

Barcelona akan melapor ke UEFA usai tifo "Massacre à la parisienne", nyanyian "Puta Barça", dan suar mewarnai laga PSG 4-2 Barcelona di Liga Champions.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 21 Oktober 2026, 16:19 WIB
Pemain PSG, Fabian Ruiz, kedua dari kanan, merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan FC Barcelona di Paris, Rabu (21-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Thibault Camus)

Bola.com, Jakarta - Barcelona berencana mengajukan keluhan resmi kepada UEFA terkait spanduk provokatif yang dibentangkan suporter Paris Saint-Germain (PSG) sebelum duel Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Insiden tersebut terjadi sebelum PSG menundukkan Blaugrana dengan skor 4-2 pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027.

Menurut laporan AS, Barcelona berniat menyampaikan keberatan kepada delegasi pertandingan UEFA atas aksi kelompok suporter garis keras (ultras) PSG. Spanduk yang dipermasalahkan menampilkan visual penghancuran lambang klub asal Catalunya tersebut.

Advertisement

Tifo itu memuat tulisan berbahasa Prancis, "Massacre à la parisienne", yang berarti "Pembantaian ala Paris". Gambar di dalamnya menampilkan sosok bertopeng yang menyerupai karakter dari film The Texas Chainsaw Massacre, lengkap dengan gergaji mesin yang tampak mencabik-cabik lambang Barcelona.

Barcelona menilai insiden tersebut layak mendapat perhatian otoritas sepak bola Eropa. Selain spanduk kontroversial, laporan yang sama juga menyoroti nyanyian bernada hinaan dan penyalaan suar oleh sebagian suporter PSG selama pertandingan.

Untuk konten terkait kisah legenda klub, simak tayangan Vidio: Wida Aryani Cerita Dampingi Legenda Barcelona, dari Javier Saviola hingga Juan Pablo Sorin.


Tifo Provokatif di Parc des Princes Picu Keberatan

Pemain Barcelona, ​​Lamine Yamal (tengah), tampak lesu seusai pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan FC Barcelona di Paris, Rabu (21-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Teresa Suarez)

Spanduk kontroversial tersebut dibentangkan di salah satu tribune Parc des Princes menjelang sepak mula pertandingan. Visual yang secara spesifik menargetkan lambang Barcelona menjadi alasan klub mempertimbangkan laporan resmi kepada UEFA.

Slogan "Massacre à la parisienne" memperkuat kesan provokatif dari tampilan tersebut. Gambar sosok bertopeng dengan gergaji mesin yang merusak lambang Blaugrana membuat aksi suporter PSG menjadi perhatian di luar hasil pertandingan.

Menurut laporan AS, Barcelona tidak ingin insiden itu sekadar dianggap sebagai bagian dari rivalitas antarklub. Karena itu, mereka bersiap menyampaikan keberatan kepada delegasi pertandingan UEFA agar kejadian tersebut mendapat perhatian yang semestinya.

Meski demikian, langkah melaporkan insiden tidak otomatis berujung pada sanksi bagi PSG. UEFA perlu menilai fakta dan laporan pertandingan sebelum menentukan apakah tindakan lebih lanjut diperlukan.


Hinaan Tribun dan Suar Masuk Laporan Barcelona

Fabian Ruiz merayakan gol di laga PSG vs Barcelona pada ajang Liga Champions (AFP)

Kontroversi di Parc des Princes tidak hanya berkaitan dengan spanduk sebelum pertandingan. Menurut laporan yang sama, sebagian suporter garis keras PSG juga berulang kali meneriakkan "Puta Barça" sepanjang laga sebagai hinaan kepada tim tamu.

Selain nyanyian tersebut, suar dilaporkan dinyalakan setelah PSG mencetak gol pertama. Aksi itu menambah sorotan terhadap perilaku sebagian suporter tuan rumah dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Barcelona menaruh perhatian pada rangkaian insiden tersebut, mulai dari tifo provokatif hingga nyanyian dan penggunaan suar. Klub Catalunya itu berencana membawa persoalan ini kepada delegasi pertandingan UEFA untuk ditinjau lebih lanjut.

Kini, tindak lanjut atas laporan tersebut bergantung pada penilaian UEFA terhadap kejadian di Parc des Princes. Di sisi lain, Barcelona juga harus mengevaluasi kekalahan 2-4 yang menjadi hasil buruk bagi tim asuhan Hansi Flick dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.

Sumber: Barca Universal

Berita Terkait