Barcelona Cetak Sejarah Spektakuler dalam Laga Kontra PSG di Liga Champions

Barcelona mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027 setelah Hansi Flick menurunkan empat pemain remaja sebagai starter saat menghadapi Paris Saint-Germain.

BolaCom | Juventus FiladelfiaDiterbitkan 21 Oktober 2026, 18:30 WIB
Pemain Barcelona, ​​Lamine Yamal (tengah), tampak lesu seusai pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan FC Barcelona di Paris, Rabu (21-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Teresa Suarez)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mencatatkan sejarah baru di Liga Champions ketika menghadapi Paris Saint-Germain, Rabu (20/10/2026).

Pelatih Barcelona, Hansi Flick menurunkan empat pemain remaja dalam susunan pemain inti Blaugrana saat berhadapan dengan juara bertahan kompetisi itu.

Advertisement

Keputusan itu menjadi catatan tersendiri dalam sejarah Liga Champions. Menurut laporan SportsMole, Selasa (20/10/2026), Barcelona tercatat sebagai tim pertama yang menurunkan empat pemain remaja sebagai starter dalam pertandingan melawan juara bertahan.

Empat pemain yang dimaksud adalah Marc Bernal, Pau Cubarsi, Xavi Espart, dan Lamine Yamal. Keempatnya masih berusia 19 tahun dan dipercaya Flick untuk tampil sejak menit pertama dalam pertandingan penting di Paris.

Marc Bernal mendapat kesempatan mengisi lini tengah setelah Hansi Flick memutuskan mengistirahatkan Rodri.

Sementara itu, Cubarsi dan Espart masuk dalam susunan pemain yang disiapkan untuk menghadapi kekuatan PSG.

Di lini depan, kehadiran Yamal bukanlah kejutan. Pemain muda itu telah menjadi salah satu andalan Barcelona sepanjang musim ini.


Rekor 11 Kemenangan Barcelona Putus

Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona datang ke Paris dengan modal impresif berupa 11 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Catatan itu mencakup dua kemenangan pada fase liga Liga Champions 2026/2027.

Namun, tren positif itu mendapat ujian berat ketika menghadapi PSG. Tuan rumah mampu memberikan perlawanan sengit dan akhirnya memecah kebuntuan melalui tendangan jarak jauh Desire Doue pada babak pertama.

Gol tersebut menjadi pembeda dalam 45 menit pertama setelah kedua tim terlibat duel yang berlangsung menarik.

Barcelona pun menghadapi tekanan untuk membalikkan keadaan pada babak kedua. Kekalahan dari PSG tentu bukan hasil yang diharapkan, terlebih Blaugrana telah membangun momentum positif sejak awal musim.


Barcelona dan PSG Harus Kehilangan Pemain Penting

Gelandang asal Spanyol milik Paris Saint-Germain, Fabian Ruiz (tengah), merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya usai pertandingan Liga Champions UEFA (fase liga, pekan pertama) antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Slovan Bratislava di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 10 September 2026. Paris Saint-Germain (PSG) menang 6-1 atas Slovan Bratislava. (Anne-Christine POUJOULAT/AFP)

Selain tertinggal, Barcelona juga menghadapi persoalan cedera dalam pertandingan tersebut. Dani Olmo harus meninggalkan lapangan pada babak pertama, menambah kekhawatiran Flick terkait kondisi skuadnya.

PSG juga mengalami situasi serupa setelah Ousmane Dembele terpaksa ditarik keluar lebih awal.

Barcelona sebenarnya telah menghadapi sejumlah masalah kebugaran pemain sebelum pertandingan ini.

Andreas Christensen, Jules Kounde, dan Eric Garcia dilaporkan absen karena cedera, sehingga pilihan Flick di sektor pertahanan menjadi terbatas.

Gerard Martin yang baru pulih dari cedera mendapat kesempatan tampil sebagai starter saat melawan PSG.

Di lini tengah, kembalinya Frenkie de Jong dari cedera memberikan tambahan opsi bagi Hansi Flick.

Namun, kondisi Olmo kini menjadi perhatian baru bagi Barcelona, terutama jika sang pemain harus menepi dalam beberapa pertandingan mendatang.


El Clasico Menanti Barcelona

Pemain Real Madrid dan Barcelona bersitegang dalam laga La Liga 2025/2026 di Santiago Bernabeu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Hasil pertandingan melawan PSG juga menjadi perhatian karena Barcelona akan menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico di La Liga pada Minggu malam.

Duel melawan rival abadi tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan penting dalam perjalanan Barcelona musim ini.

Kondisi fisik dan kebugaran para pemain akan menjadi faktor krusial bagi Flick dalam menentukan strategi.

Barcelona kini harus menghadapi dua tantangan sekaligus, berusaha menjaga momentum di kompetisi Eropa dan memastikan skuad tetap kompetitif menjelang pertandingan besar di liga domestik.

Keberanian Flick memberikan kesempatan kepada empat pemain berusia 19 tahun menjadi salah satu sorotan utama.

Namun, Barcelona tetap membutuhkan hasil positif agar catatan impresif mereka pada awal musim tidak ternoda.

Sumber: SportsMole

 

Berita Terkait