Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) mendapat kabar buruk terkait kondisi penyerang Benjamin Sesko. Striker asal Slovenia itu diperkirakan harus menepi dalam waktu lama setelah cedera yang dialaminya ternyata lebih serius daripada perkiraan awal.
Menurut laporan The Sun, Benjamin Sesko berpotensi baru kembali bermain pada Februari 2027.
Situasi ini menjadi pukulan bagi MU yang tengah berusaha memperbaiki performa setelah hanya meraih satu kemenangan di Premier League musim ini.
Manajer Michael Carrick kini harus mencari solusi untuk mengatasi absennya penyerang berusia 23 tahun itu.
Ketidakpastian mengenai waktu pemulihannya juga membuat MU berpotensi mempertimbangkan perekrutan striker baru pada bursa transfer Januari 2027.
Simak informasi jadwal lengkap Premier League di sini.
Cedera Benjamin Sesko Lebih Serius dari Perkiraan
Michael Carrick sebelumnya sempat berharap cedera Sesko tidak terlalu serius. Sang penyerang absen ketika MU bermain imbang 1-1 melawan Fulham bulan lalu setelah merasakan sakit seusai pertandingan melawan Brighton and Hove Albion di Carabao Cup.
"Saya berharap cederanya tidak terlalu parah, tetapi kami harus melihat perkembangannya," ujar Carrick ketika menjelaskan kondisi Sesko.
Namun, laporan media Slovenia, Ekipa, dikutip Sport Witness, menyebutkan hasil pemeriksaan sang pemain tidak terlihat menggembirakan.
Media Slovenia lainnya, Planet Nogomet, sebelumnya melaporkan Sesko menjalani pemeriksaan MRI di London untuk mengetahui penyebab masalah yang kembali mengganggunya.
The Sun kemudian mengabarkan Sesko diperkirakan baru bisa kembali pada Februari 2027. Namun, kepastian mengenai durasi absennya masih menunggu informasi lebih lanjut dari klub.
Masalah Cedera Lama Kembali Menghantui Sesko
Kondisi Sesko menimbulkan kekhawatiran karena sang pemain sebelumnya juga mengalami sejumlah masalah fisik.
Ia memulai pramusim dengan cedera tulang kering yang didapat pada Mei. Masalah itu membuat Carrick mengawali musim tanpa bisa mengandalkan Sesko sebagai ujung tombak utama.
Sebelumnya, Sesko juga sempat melewatkan enam pertandingan bersama klub dan tim nasional pada musim dingin akibat masalah pada lututnya.
Kekhawatiran kini muncul karena tidak ditemukan indikasi patah tulang atau keretakan. Meski demikian, masalah yang terus berulang berpotensi membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang apabila berkaitan dengan kondisi kronis.
MU tentu perlu berhati-hati dalam menangani cedera itu agar Sesko bisa kembali dalam kondisi optimal.
Memaksakan sang pemain kembali sebelum benar-benar pulih justru berisiko memperburuk masalah yang dialaminya.
MU Andalkan Cunha dan Rashford, Zirkzee Belum Meyakinkan
Absennya Sesko membuat MU harus mengandalkan pilihan lain di lini depan.
Matheus Cunha dan Marcus Rashford menjadi beberapa opsi yang tersedia untuk mengisi peran menyerang selama sang striker menjalani pemulihan.
Sementara itu, Joshua Zirkzee masih belum menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi solusi utama.
Penyerang asal Belanda tersebut belum pernah menjadi starter di Premier League bersama Carrick musim ini.
Menit bermainnya di liga juga masih kurang dari satu jam, ditambah beberapa kesempatan tampil sebagai pemain pengganti di Carabao Cup dan Liga Champions.
Kesempatan-kesempatan itu belum cukup untuk membuat Zirkzee memberikan dampak signifikan bagi tim.
Situasi ini menempatkan MU dalam posisi sulit. Di satu sisi, klub membutuhkan penyerang yang mampu memberikan kontribusi secara konsisten.
Sementara di sisi lain, mereka harus mempertimbangkan apakah Zirkzee masih layak dipertahankan atau justru dilepas pada bursa transfer Januari.
Sebelumnya, MU dikabarkan mempertimbangkan untuk menjual Zirkzee pada musim panas.
Namun, cedera panjang Sesko berpotensi mengubah perhitungan klub terkait masa depan sang penyerang.
MU Berpeluang Cari Striker Baru pada Januari 2027
Cedera Sesko datang pada saat yang tidak ideal bagi MU. Performa tim yang belum stabil membuat kebutuhan akan lini serang produktif semakin mendesak.
Klub kini dikabarkan mempertimbangkan sejumlah opsi untuk memperkuat lini depan, terutama jika Sesko benar-benar harus absen hingga Februari 2027.
Bursa transfer Januari bisa menjadi kesempatan bagi manajemen untuk mendatangkan penyerang yang mampu mengisi kekosongan itu.
Namun, keputusan itu juga akan bergantung pada ketersediaan pemain, biaya transfer, dan rencana jangka panjang klub.
MU dijadwalkan menghadapi Bournemouth pada akhir pekan ini dalam lanjutan Premier League.
Pertandingan itu menjadi kesempatan bagi Carrick untuk mencari formula terbaik di tengah keterbatasan pilihan di lini depan.
Jika absennya Sesko berlangsung hingga Februari, MU harus menemukan cara untuk tetap kompetitif tanpa salah satu penyerang yang diharapkan menjadi bagian penting dari proyek mereka musim ini.
Sumber: FourFourTwo