Youri Tielemans Soroti Buruknya Permainan MU Usai Dihajar Como 1-4

Youri Tielemans meminta maaf setelah Manchester United kalah 1-4 dari Como. Ia menyoroti buruknya permainan tim dan meminta rekan-rekannya segera berbenah.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 22 Oktober 2026, 10:38 WIB
Para pemain Manchester United bereaksi setelah kebobolan gol keempat dalam pertandingan League Phase UEFA Champions League antara Como 1907 dan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia bagian utara, pada 21 Oktober 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Youri Tielemans mengakui Manchester United gagal menunjukkan permainan terbaik saat menelan kekalahan 1-4 dari Como pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Gelandang Belgia tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang hadir langsung di Italia untuk mendukung Setan Merah.

Bertanding di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam WIB, Manchester United sudah kebobolan ketika laga baru berjalan dua menit melalui aksi Nico Paz. Como kemudian semakin menjauh berkat gol Anastasios Douvikas, gol kedua Paz, serta sundulan Jacobo Ramon.

Advertisement

Tim tamu tidak mampu memberikan respons yang cukup untuk mengejar ketertinggalan. Gol Joshua Zirkzee pada penghujung laga hanya memperkecil selisih skor dan tidak mengubah hasil akhir pertandingan.

Kekalahan tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan dalam permainan Manchester United, terutama dalam koordinasi tim, tekanan terhadap lawan, dan pengambilan keputusan saat menguasai bola. Tielemans mengakui timnya harus segera berbenah karena masih memiliki pertandingan lain yang perlu dihadapi.

Simak jadwal lengkap pertandingan Liga Champions yang akan berlangsung di sini.

 


Tielemans Kecewa dengan Penampilan Manchester United

Pemain Manchester United tertunduk lesu usai kalah dari Como (AFP)

Dalam wawancara bersama MUTV seusai pertandingan, Tielemans menilai gol cepat Como membuat Manchester United kesulitan mengembangkan permainan. Timnya ingin tampil menyerang dan memberikan tekanan, tetapi rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Upaya untuk memperbaiki keadaan juga tidak membuahkan hasil setelah jeda pertandingan. Como kembali mencetak gol pada awal babak kedua, membuat situasi di ruang ganti Manchester United semakin sulit.

"Kami bermain sangat buruk dan kebobolan setelah dua menit, sehingga kami langsung berada dalam posisi sulit. Kami ingin bermain positif dan terus maju, tetapi pertandingan ini tidak berjalan seperti yang kami harapkan," kata Tielemans.

"Pada babak pertama, kami lebih banyak membicarakan upaya untuk kembali ke pertandingan. Namun, mereka mencetak gol tidak lama setelah babak kedua dimulai, sehingga suasana di ruang ganti tidak bagus," lanjut Tielemans.


Tielemans Sebut MU Gagal Bermain sebagai Satu Kesatuan

Pemain Manchester United, Matthijs de Ligt (kiri), berbicara dengan rekan setimnya, Bruno Fernandes, saat mereka meninggalkan lapangan pada jeda babak pertama dalam pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Como dan Manchester United di Como, Italia, Rabu (21-10-2026). (Foto AP/Antonio Calanni)

Tielemans menilai Manchester United tidak mampu menjaga keterhubungan antarpemain sepanjang pertandingan. Akibatnya, tekanan terhadap Como tidak berjalan efektif dan para pemain kesulitan menentukan pilihan yang tepat ketika menguasai bola.

Kondisi tersebut membuat Como leluasa memainkan bola dan menemukan celah di pertahanan lawan. Tielemans pun menegaskan bahwa Manchester United harus segera bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi jadwal berikutnya.

"Kami harus segera melangkah maju karena masih ada pertandingan yang akan datang. Banyak hal yang hilang dari permainan kami malam ini," ujar Tielemans.

"Kami tidak bermain sebagai satu kesatuan, kerja sama tim tidak berjalan baik, tekanan kami tidak efektif, dan ketika menguasai bola, kami tidak mampu mengambil keputusan yang tepat. Akibatnya, kami menjadi frustrasi sepanjang pertandingan, sementara Como terlalu mudah melewati kami dan ini menjadi malam yang buruk," tegas Tielemans.


Tielemans Sampaikan Permintaan Maaf kepada Suporter

Pelatih Manchester United, Michael Carrick (kedua dari kiri), bersama para pemainnya bereaksi setelah menelan kekalahan 0-2 dari Hull City dalam laga Liga Inggris 2026/2027 di MKM Stadium, Kingston upon Hull, Inggris, Sabtu (22/8/2026). (AFP/Paul Ellis)

Kekecewaan Tielemans tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan, tetapi juga penampilan yang ditunjukkan Manchester United di hadapan para pendukungnya. Ia memahami para suporter telah mengeluarkan waktu dan tenaga untuk menyaksikan tim bertanding di Italia, tetapi harus pulang dengan hasil mengecewakan.

Menurut Tielemans, permintaan maaf harus diikuti perubahan nyata di atas lapangan. Ia meminta para pemain menunjukkan tanggung jawab dengan meningkatkan performa dan berjuang lebih keras demi klub.

"Mereka telah menempuh perjalanan jauh dan tentu tidak ingin menyaksikan penampilan seperti ini. Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sekarang adalah meminta maaf," kata Tielemans.

"Kami bisa meminta maaf sebanyak apa pun, tetapi kami harus menunjukkan performa yang lebih baik di lapangan dan saat ini kami belum melakukannya. Ini adalah masa yang sulit bagi mereka dalam mendukung klub, dan kami sebagai pemain harus berjuang lebih keras," pungkas Tielemans.

Sumber: Manchester United


Persaingan Sengit di Liga Champions

Berita Terkait