Mikel Arteta Bangga Arsenal Tahan Imbang Bayern Munchen di Allianz Arena

Mikel Arteta bangga dengan performa Arsenal saat imbang 2-2 melawan Bayern Munchen. Ia juga mengkhawatirkan cedera Bukayo Saka.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 22 Oktober 2026, 10:52 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberi aplaus ke fans setelah laga kontra Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Mikel Arteta mengapresiasi perjuangan Arsenal setelah bermain imbang 2-2 melawan Bayern Munchen pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Ia menilai para pemain menunjukkan mentalitas kuat dan kualitas permainan yang mengesankan ketika menghadapi Bayern di kandangnya sendiri.

Duel di Allianz Arena, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, berlangsung terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Arsenal bahkan mampu mencatatkan penguasaan bola dan jumlah tembakan lebih banyak dibandingkan tuan rumah.

Advertisement

The Gunners sempat kehilangan Bukayo Saka yang harus ditarik keluar akibat cedera, tetapi penggantinya, Eberechi Eze, berhasil membuka keunggulan. Bayern kemudian membalikkan keadaan melalui gol sebelum dan sesudah turun minum, sebelum Declan Rice mencetak gol penyeimbang untuk Arsenal.

Arteta menilai hasil tersebut menunjukkan kemampuan Arsenal bersaing di salah satu stadion tersulit dalam sepak bola Eropa. Meski gagal membawa pulang kemenangan, ia melihat banyak hal positif dari cara timnya menghadapi tekanan dan terus berusaha mencetak gol hingga akhir pertandingan.


Arteta Terkesan dengan Mentalitas Arsenal

Declan Rice dari Arsenal melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua mereka pada pertandingan Liga Champions UEFA antara Bayern Munich dan Arsenal di Munich Jerman, Kamis (22-10-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Arteta menggambarkan duel melawan Bayern sebagai pertandingan yang menarik sekaligus menguras energi. Kedua tim sama-sama mengandalkan tekanan intens, penjagaan satu lawan satu, dan pendekatan menyerang untuk mengambil kendali permainan.

Pelatih Arsenal itu secara khusus menyoroti sikap para pemainnya sejak menit awal. Menurutnya, keberanian untuk tetap menjalankan permainan di tengah tekanan Allianz Arena menjadi salah satu aspek yang patut diapresiasi.

"Ini adalah pertandingan yang luar biasa untuk disaksikan. Sulit menjalaninya karena perbedaannya sangat tipis, dengan dua tim yang terus ingin memberikan tekanan dan menerapkan penjagaan satu lawan satu," kata Arteta.

"Kedua tim ingin menyerang dan mendominasi permainan. Saya sangat terkesan dengan mentalitas dan kualitas yang ditunjukkan tim sejak awal, karena mampu melakukan itu di stadion ini melawan tim seperti Bayern merupakan sesuatu yang impresif," lanjut Arteta.


Cedera Bukayo Saka Jadi Kabar Buruk bagi Arsenal

Pemain Arsenal, Bukayo Saka, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026). (John Walton/PA via AP)

Arsenal harus melakukan pergantian pemain lebih awal setelah Saka mengalami cedera. Eberechi Eze masuk menggantikan pemain sayap tersebut dan memberikan kontribusi langsung dengan mencetak gol pembuka bagi tim tamu.

Meski Arsenal mampu menjaga daya saing hingga akhir laga, kondisi Saka menjadi perhatian tersendiri bagi Arteta. Sang pelatih mengaku belum memperoleh kepastian mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami pemain andalannya itu.

"Ini benar-benar kabar buruk. Saya belum mengetahui seberapa parah cederanya, tetapi yang pasti, ini bukan cedera ringan," ujar Arteta.


Arteta Apresiasi Peran Pemain Pengganti dan Gol Declan Rice

Arsenal merayakan gol Declan Rice ke gawang Bayern Munchen di laga Liga Champions (AFP)

Arsenal tidak kehilangan semangat setelah Bayern berhasil membalikkan keadaan. Arteta melihat para pemainnya mampu merespons situasi tersebut dengan baik, sementara para pemain pengganti ikut mengubah dinamika permainan hingga Rice mencetak gol penyeimbang.

Arsenal bahkan masih berusaha mencari gol kemenangan pada menit-menit terakhir. Arteta mengapresiasi keinginan timnya untuk terus menguasai bola dan menyerang, alih-alih hanya bertahan demi mempertahankan hasil imbang.

"Tim bereaksi dengan sangat baik dan kembali mengambil kendali pertandingan. Para pemain pengganti juga masuk dan mulai memberikan perbedaan, hingga akhirnya kami mencetak gol yang indah," kata Arteta.

"Tim ingin mendapatkan bola dan menyerang untuk memenangkan pertandingan. Kami bahkan sangat dekat untuk melakukannya pada akhir laga, sehingga ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini," tegas Arteta.

Sumber: Arsenal


Persaingan Sengit di Liga Champions

Berita Terkait