Persijap Kembali Tunjuk Juan Cortes Jadi Pelatih Kepala, Setumpuk Rekor Buruk Menanti Diperbaiki

Juan Cortes kembali menjabat sebagai pelatih kepala Persijap di BRI Super League 2026.2027.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 22 Oktober 2026, 14:15 WIB
Juan Cortes, pelatih Persijap Jepara. (Dok. Persijap Jepara)

Bola.com, Jepara - Manajemen Persijap Jepara akhirnya memutuskan untuk kembali menggunakan jasa Juan Cortes sebagai pelatih baru untuk mengarungi lanjutan BRI Super League 2026/2027.

Juan Cortes ditunjuk sebagai pelatih kepala setelah Persijap berpisah dengan Mario Lemos.

Advertisement

Padahal, Juan Cortes sempat bertugas sebagai pelatih kepala pada awal musim, tetapi kemudian digeser menjadi Direktur Teknik (Dirtek). 

Dalam pernyataan resminya, manajemen Persijap menyebut perubahan peran ini dilakukan demi mengisi kekosongan kursi kepelatihan, sekaligus menjaga stabilitas tim agar perjalanan Laskar Kalinyamat pada musim 2026/2027 tetap berlanjut sesuai arah yang dibangun.

"Kembalinya Juan Cortes ke posisi pelatih kepala menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjalanan Persijap di tengah kompetisi yang masih panjang," bunyi keterangan resmi manajemen Persijap.


Pahami Situasi Internal

Juan Cortes, pelatih Persijap Jepara. (Dok. ileague.id)

Selain itu, manajemen Persijap menilai bahwa perubahan status Juan dari Direktur Teknik menjadi pelatih kepala ini bukanlah awal dari perjalanan baru, melainkan kelanjutan dari proses yang telah berjalan.

Dalam situasi kompetisi yang terus bergulir, Laskar Kalinyamat menganggap pentingnya menjaga konsistensi, mempertahankan komunikasi antarelemen, dan memastikan fokus seluruh skuad tertuju pada perjuangan di lapangan.

Apalagi, pelatih berusia 42 tahun ini juga dianggap memahami dinamika internal klub. Manajemen berharap, Juan bisa membangkitkan performa Sendri Johansyah dkk. yang masih berjuang di papan bawah.

"Dengan pemahamannya terhadap karakter pemain, dinamika internal, serta perkembangan tim, Juan diharapkan mampu menjaga soliditas skuad dan memastikan seluruh elemen tim tetap fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan," tulis keterangan tersebut.


Performa Jeblok

Persijap Jepara, BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Performa Persijap pada BRI Super League 2026/2027 menghasilkan sejumlah catatan merah. Yang terbaru, mereka harus mengalami enam kekalahan beruntun setelah ditumbangkan Dewa United dua gol tanpa balas.

Dengan kekalahan ini, Persijap makin memperpanjang catatan merahnya di BRI Super League 2026/2027. Selain rekor kekalahan yang tak kunjung berakhir, Laskar Kalinyamat juga punya banyak rekor negatif.

Mereka sampai saat ini menjadi tim dengan jumlah kebobolan tertinggi karena sudah kemasukan 14 gol dari enam laga. Produktivitas golnya juga jadi yang terendah sebab baru bisa menghasilkan dua gol.

Yang terdekat, Persijap akan kembali mendapatkan ujian berat saat menjamu Java United FC pada pekan ketujuh yang bakal bergulir di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Sabtu (24-10-2026) malam WIB.


Persaingan Terkini

Berita Terkait