BRI Super League: PSIM Kehilangan Ze Valente saat Hadapi Isenmulang FC, Guntur Cahyo Utomo Siapkan Alternatif

PSIM Yogyakarta tidak bisa diperkuat gelandang andalan mereka, Ze Valente, saat bertandang ke markas Isenmulang Kalteng FC.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 23 Oktober 2026, 16:00 WIB
Pemain PSIM Yogyakarta, Ze Valente saat timnya melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta tidak bisa diperkuat gelandang andalan mereka, Ze Valente, saat bertandang ke markas Isenmulang Kalteng FC pada lanjutan BRI Super League 2026/2027.

Pertandingan Isenmulang FC kontra PSIM pada ketujuh tersebut bakal berlangsung tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026) sore WIB.

Advertisement

Ze Valente harus absen karena menjalani akumulasi kartu. Gelandang asal Portugal itu diketahui mendapatkan kartu merah pada laga sebelumnya.

Absennya Ze menjadi tantangan tersendiri bagi Laskar Mataram, yang tengah berusaha keluar dari tren negatif. Hal tersebut diungkapkan caretaker pelatih PSIM, Guntur Cahyo Utomo.

"Kehilangan pemain tentu tidak memberikan kenyamanan bagi tim dan keseluruhan. Tapi kami mencoba untuk berpikir positif bahwa itulah alasan pemain lain harus selalu siap bermain," ujar Guntur, Jumat (13/10/2026). 

"Dalam kompetisi yang panjang semuanya bisa terjadi. Absennya Ze semoga menjadi motivasi bagi pemain lain untuk menunjukkan performa yang lebih maksimal lagi," sambungnya.

Simak update terkini klasemen BRI Super League 2026/2027 di sini. 

 


Pulihkan Kondisi Pemain

PSIM Yogyakarta, BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

PSIM membutuhkan kebangkitan setelah kembali menelan kekalahan. Mereka takluk 0-1 dari Bhayangkara FC pada pekan keenam di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam WIB.

Setelah laga tersebut, PSIM langsung bertolak ke Bali untuk bersua Isenmulang FC. Dengan jarak pertandingan yang berdekatan dan perjalanan panjang, Guntur berupaya memulihkan kondisi fisik pemain.

"Ini situasi yang kurang ideal bagi tim, terutama bagi pemain. Pertama, jarak yang sangat pendek. Kemudian, perpindahan venue yang mendadak secara emosional juga cukup mengejutkan pemain. Sehingga kami sedang mencoba memulihkan lagi kondisi fisik mereka karena perjalanan yang panjang," katanya.

"Kami juga berusaha memulihkan kondisi emosional dan psikologis para pemain. Saat ini kami masih memiliki dua hari, semoga besok para pemain telah sepenuhnya fokus untuk bisa kembali bermain optimal di hari Sabtu," lanjutnya.

 


Perbaiki Pertahanan dan Ketajaman

Logo PSIM Yogyakarta. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Selain memulihkan kondisi pemain, mantan Direktur Akademi PSS Sleman tersebut juga melakukan evaluasi terhadap penampilan PSIM dalam beberapa pertandingan terakhir.

"Kami mencoba mengevaluasi semua aspek. Sebetulnya di laga sebelumnya kami bermain cukup baik, 20 menit pertama sebelum kartu merah. Tapi setelah itu kondisi tidak terkontrol, kami baru bisa mengontrol lagi beberapa saat setelah gol terjadi," ulas Guntur.

"Kami akan mencoba bermain seperti 20 menit pertama ketika melawan Bhayangkara. Targetnya, kami tidak kebobolan lagi. Semoga kami bisa memperbaiki pertahanan dan mencoba untuk mematangkan kemampuan mencetak gol para pemain, baik secara kolektif maupun individu," imbuhnya.

Saat ini, PSIM tertahan di zona degradasi atau posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi satu poin. Hasil dari sekali imbang dan lima kekalahan secara beruntun.


Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait