Bukayo Saka Absen hingga 8 Pekan, Begini Respons Mikel Arteta

Arsenal mendapat kabar buruk setelah Bukayo Saka dipastikan berpotensi menepi selama enam hingga delapan pekan akibat cedera paha.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 24 Oktober 2026, 15:45 WIB
Pemain Arsenal, Bukayo Saka, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026). (John Walton/PA via AP)

Bola.com, Jakarta - Arsenal mendapat kabar buruk setelah Bukayo Saka dipastikan berpotensi menepi selama enam hingga delapan pekan akibat cedera paha.

Meski kehilangan salah satu pemain kunci, manajer The Gunners, Mikel Arteta, menegaskan tidak khawatir cedera berulang akan membuat sang winger mengalami kelelahan fisik berkepanjangan atau burnout.

Advertisement

Saka mengalami cedera ketika Arsenal menghadapi Bayern Munchen dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Pemain berusia 25 tahun itu harus meninggalkan lapangan setelah baru bermain sekitar 10 menit dan mendapat bantuan dari tim medis.

Cedera tersebut menambah panjang daftar masalah kebugaran yang dialami Saka. Sejak September 2024, ia tercatat telah mengalami 11 cedera. Sebelumnya, pemain Timnas Inggris itu juga sempat bermain sambil menahan masalah pada tendon Achilles dalam periode panjang, termasuk ketika tampil di Piala Dunia.

Situasi ini membuat kondisi fisik Saka kembali menjadi perhatian. Namun, Arteta menilai padatnya jadwal pertandingan sepak bola modern turut menjadi tantangan besar bagi para pemain.

Arteta mengakui tuntutan terhadap para pemain semakin berat, baik dari segi jumlah pertandingan maupun intensitas permainan. Jarak waktu istirahat yang semakin pendek juga membuat pemulihan fisik menjadi tantangan tersendiri.

"Situasinya memang berbeda dalam sekitar satu tahun terakhir. Tuntutan yang kami berikan kepada setiap pemain sangat besar," ujar Arteta, seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (24/10/2026). 

"Jumlah pertandingan, intensitas laga, kompetisi internasional, serta waktu istirahat di antara pertandingan yang semakin sempit menjadi tantangan tersendiri," lanjutnya.

Simak update terkini klasemen Liga Inggris 2026/2027 di sini. 

 


Arteta Soroti Jadwal Padat

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Arteta kemudian mencontohkan jadwal padat yang harus dijalani Arsenal. Setelah bertanding pada Minggu sore, mereka harus kembali bermain pada Rabu malam sebelum melanjutkan pertandingan berikutnya pada Sabtu.

"Artinya, waktu istirahat di antara pertandingan bisa kurang dari 66 atau 67 jam. Dalam situasi seperti ini, setiap jam sangat berarti," jelasnya.

Pelatih asal Spanyol itu berharap otoritas sepak bola dapat lebih memperhatikan tuntutan yang harus dihadapi para pemain. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya dialami Arsenal, tetapi juga klub-klub lain.

"Kami berharap semua pihak yang berwenang bisa membantu menghadapi tuntutan besar yang diberikan kepada para pemain. Saya mengatakan ini untuk semua tim karena kami tahu seberapa besar beban yang harus mereka jalani," imbuh Arteta.

 


Tunggu Hasil Pemeriksaan Saka

Bukayo Saka mengeksekusi penalti dan membawa Arsenal unggul 2-0 atas West Ham United dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (4/10/2025). (HENRY NICHOLLS / AFP)

Arsenal masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera Saka.

Arteta mengungkapkan sang pemain menjalani pemindaian MRI tambahan setelah tim medis menemukan cukup banyak cairan di area yang mengalami cedera. Kondisi tersebut membuat mereka belum bisa memastikan seberapa parah masalah yang dialami Saka.

"Dia menjalani MRI lagi sore ini karena terdapat cukup banyak cairan di area tersebut sehingga sulit mengetahui tingkat keparahan cederanya. Kami mungkin akan mengetahui lebih banyak besok," kata Arteta.

Arsenal juga membutuhkan hasil pemindaian tambahan serta pendapat dari sejumlah spesialis sebelum menentukan langkah penanganan berikutnya.

Arteta mengakui tanda-tanda awal cedera Saka tidak terlalu menggembirakan. Sang pemain kesulitan berjalan tanpa rasa sakit dan mengalami keterbatasan gerak setelah meninggalkan lapangan.

"Ketika seorang pemain harus meninggalkan lapangan, kesulitan berjalan tanpa rasa sakit, dan pergerakannya terbatas, itu bukan pertanda yang baik," tuturnya.

 


Arteta Tak Khawatir Saka Alami Burnout

Selebrasi Bukayo Saka saat Arsenal melawan Wolverhampton di Liga Inggris 2024/2025 (AFP)

Meski Saka kembali mengalami cedera, Arteta menegaskan tidak memiliki kekhawatiran bahwa pemain andalannya itu akan mengalami burnout ketika memasuki usia 30-an.

Namun, ia menilai Arsenal harus lebih cermat dalam mengelola beban latihan dan pertandingan Saka setelah sang pemain pulih nanti.

"Saya sama sekali tidak memiliki perasaan seperti itu," ujar Arteta ketika ditanya mengenai kemungkinan Saka mengalami kelelahan fisik berkepanjangan pada masa mendatang.

"Namun, hal yang benar-benar harus kami perhatikan adalah menciptakan lingkungan yang tepat di sekitar pemain agar dia bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya," lanjutnya.

Sumber: Daily Mail

 

Berita Terkait