Status Kapten Manchester United Milik Bruno Fernandes Bisa Terancam

Carrick tak menutup opsi mencopot ban kapten Bruno Fernandes. Ia mengutamakan kepentingan Manchester United di tengah tekanan usai kalah 1-4 dari Como.

BolaCom | Naila AdzkhiaDiterbitkan 24 Oktober 2026, 21:15 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Manchester, Inggris, Minggu, 1 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick tengah berada di bawah tekanan dan terancam dipecat setelah Manchester United melewati periode sulit. Di tengah sorotan masa depannya, muncul isu lain: status kapten Bruno Fernandes di Old Trafford.

Carrick tidak menutup kemungkinan mencopot ban kapten dari Bruno setelah gelandang Portugal itu menyinggung pendekatan taktik tim. Situasi ini kembali menyorot dinamika internal jelang laga Liga Inggris berikutnya.

Advertisement

Komentar Bruno disampaikan usai Manchester United kalah 1-4 dari Como pada Rabu. Ia menilai keputusan staf pelatih tidak melakukan pressing satu lawan satu membuat lawan leluasa mengembangkan permainan.


Carrick: Kepentingan Manchester United Nomor Satu

Menurut laporan Sports Mole, Carrick meminta para pemain Manchester United meningkatkan kontribusi ketika klub sedang menghadapi masa sulit.

Saat ditanya apakah komentar Bruno bisa membuatnya mempertimbangkan pencopotan ban kapten, Carrick menyebut setiap keputusan akan berorientasi pada kepentingan klub. Ia menempatkan tim, skuad, dan dinamika ruang ganti sebagai pertimbangan utama.

Carrick juga menegaskan dirinya akan selalu melakukan apa yang dianggap terbaik bagi Manchester United. Pernyataan itu tidak secara eksplisit memastikan Bruno akan kehilangan jabatan kapten, namun tidak pula memberi jaminan posisinya aman.


Bruno Fernandes Kritik Pendekatan Taktik Usai Kekalahan

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, dalam laga Premier League Inggris antara Man Utd vs Ipswich Town di Manchester, Inggris, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bruno menilai kebobolan lebih awal membuat Manchester United kesulitan mengubah momentum pertandingan. Menurutnya, tim jadi harus bekerja lebih keras untuk bermain berani, menguasai bola, dan menciptakan peluang.

Ia juga menyinggung keputusan tim pelatih untuk tidak melakukan pressing satu lawan satu. Pendekatan menunggu lawan dan memberi ruang di belakang, menurutnya, bisa membuat tim lawan semakin percaya diri.

Komentar itu muncul setelah kekalahan telak dari Como pada Rabu. Pernyataan tersebut merespons hasil 1-4 yang diterima timnya.


Carrick Bantah Ruang Ganti Manchester United Terbelah

Selain persoalan Bruno, kondisi internal Manchester United turut menjadi perhatian usai Lisandro Martinez mengkritik jajaran petinggi klub. Kritik itu mencakup direktur sepak bola Jason Wilcox menyusul kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions.

Martinez kemudian menyampaikan permintaan maaf. Di sisi lain, Carrick membantah anggapan ruang ganti Manchester United terpecah dan meyakini para pemain masih memiliki tujuan yang sama.

Ia menilai tim hanya perlu kembali menunjukkan kemampuan terbaik. Carrick kini menghadapi tekanan untuk membawa tim meraih hasil positif saat menjamu Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu di Old Trafford.

Berita Terkait