Pau Cubarsi Bongkar Tuntutan Brutal Hansi Flick di Barcelona: Garis Bertahan Tinggi dan Pressing Agresif

Jelang El Clasico, Pau Cubarsi memaparkan prinsip Hansi Flick di Barcelona: garis tinggi dan pressing brutal, bertumpu pada kepercayaan antarpemain.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 24 Oktober 2026, 19:07 WIB
Bek Barcelona, Pau Cubarsi, mencoba melewati penjagaan pemain Atletico Madrid pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadio Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona bersiap menghadapi Real Madrid dalam El Clasico pertama musim ini di Camp Nou pada Senin (26/10) dini hari WIB. Blaugrana mengincar kemenangan untuk mengamankan keunggulan sembilan poin di puncak klasemen La Liga.

Tim asuhan Hansi Flick tampil sempurna di kompetisi domestik sejauh ini. Namun, kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) di Parc des Princes pada awal pekan menjadi hasil buruk pertama Barcelona musim ini.

Advertisement

Salah satu ciri khas permainan Barcelona di bawah Flick adalah penerapan garis pertahanan yang sangat tinggi. Strategi tersebut kerap mengundang sorotan, terutama ketika mereka menghadapi lawan-lawan tangguh.

Bek muda Pau Cubarsi kini menjelaskan prinsip di balik pendekatan tersebut. Menurutnya, komitmen terhadap pressing agresif, komunikasi, dan kepercayaan antarpemain menjadi faktor penting untuk menjalankan filosofi Flick.


Pau Cubarsi Soal Tuntutan Taktik Hansi Flick

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bertepuk tangan saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Elche di Barcelona, Spanyol, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Dalam wawancara dengan DAZN, Cubarsi membahas tuntutan Flick agar para pemain Barcelona berkomitmen penuh terhadap garis pertahanan tinggi. Bek tengah tersebut menilai filosofi itu harus dijalankan secara kolektif sejak awal pertandingan.

"Lini pertahanan tinggi adalah filosofi yang diberikan pelatih kepada kami sejak awal, dan kami harus berkomitmen penuh terhadapnya," jelas Cubarsi dikutip dari Mundo Deportivo.

Cubarsi menegaskan bahwa keberhasilan strategi tersebut tidak hanya bergantung pada barisan bek. Para pemain depan juga harus aktif menekan lawan agar mereka kesulitan membangun serangan dengan nyaman.

"Di lini depan, kami harus melakukan pressing dengan brutal agar lawan tidak merasa nyaman. Jika kami memiliki pemahaman yang jelas dan mengikuti filosofi ini, kami bisa meraih pencapaian besar," kata Pau Cubarsi.


Kepercayaan Jadi Kunci Hadapi Real Madrid

Pemain Barcelona Gerard Martin, kiper Joan Garcia, dan Pau Cubarsi merayakan kemenangan seusai laga Liga Champions antara Galatasaray vs Barcelona di Istanbul, Turki, Selasa, 13 Oktober 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Penerapan garis pertahanan tinggi memiliki risiko tersendiri bagi para pemain belakang Barcelona. Mereka harus siap menghadapi situasi satu lawan satu, termasuk duel kecepatan ketika lawan berhasil melewati tekanan pertama.

"Bagi seorang bek, ini adalah hal yang istimewa, meski terkadang cukup rumit dalam situasi tertentu," akunya.

Meski demikian, Cubarsi tidak menganggap risiko tersebut sebagai alasan untuk meninggalkan filosofi Flick. Ia menilai komunikasi yang baik dan kepercayaan kepada rekan setim menjadi bekal penting untuk mengatasi situasi sulit.

"Dengan memercayai rekan setim di samping Anda dan memiliki pemahaman yang sangat jelas, seperti yang saya katakan tadi, semuanya akan berjalan dengan baik," pungkasnya.

Sumber: DAZN/Barca Universal


Klasemen La Liga 2026/2027

Berita Terkait