Bola.com, Jakarta - Setelah sukses tak terkalahkan di tiga pertandingan beruntun, Rayo Vallecano kemudian tumbang saat menjamu Elche pada pekan ke-10 LaLiga 2026/2027 di Estadio de Vallecas, Sabtu (24/10/2026) malam WIB.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mendapat kepercayaan dari pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose untuk menjadi pilihan pertama di bawah mistar gawang.
Namun sayangnya ia harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali saat Rayo Vallecano digasak tamunya Elche 0-3 dalam pertandingan ini.
Gol-gol Elche dicetak Federico Redondo, Fer Nino, dan German Valera. Kekalahan ini membuat Rayo Vallecano turun ke peringkat 17 dengan nilai sembilan.
Tampil Cukup Impresif
Emil Audero melakukan enam penyelamatan krusial meski harus kebobolan tiga gol. Ia diganjar rating 6,7 setelah terlibat dalam 43 kali sentuhan bola.
Bisa saja Rayo Vallecano kalah dengan skor lebih dari tiga gol, jika kiper mereka bukan Emil Audero saat menghadapi gempuran para pemain Elche. Di paruh pertama, Audero menggagalkan tembakan jarak jauh Lucas Cepeda.
Kemudian Audero dengan gemilang menghalau tendangan telak Gonzalo Villar. Kiper 29 tahun itu lagi-lagi mementahkan tembakan kaki kiri keras Cepeda. Akan tetapi Audero menyerah setelah eksekusi penalti Federico Redondo dan Fer Nino, serta gol dari bola cungkilan German Valera.
Apresiasi dari Pelatih
Juru taktik Rayo Vallecano, Benat San Jose menyebut nama Emil Audero sebagai satu di antara pemain yang menonjol dalam pertandingan tersebut. Meski kalah cukup telak, Rayo Vallecano harus berterima kasih kepada Emil Audero yang beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang.
"Di babak pertama, wasit memutuskan penalti. Harus diakui, Elche berhasil memanfaatkannya. Pada akhirnya, kejadian-kejadian itu memang krusial dan membuat kami tertinggal jauh, bukan? Selain penalti, mereka juga punya peluang lain untuk mencetak gol. Tapi Emil Audero tampil sangat baik, begitu juga kiper Elche, Matías Dituro" tutur Benat San Jose usai laga.
"Terkadang kami memang memberikan kesan yang kurang baik, padahal di babak pertama kami sempat berhasil merebut bola, membangun serangan dari belakang, menciptakan peluang, dan melepaskan tembakan. Sekali lagi, Matías Dituro tampil spektakuler."
"Umpan-umpan jauh dan perebutan bola kedua benar-benar menyulitkan kami. Di babak kedua, kami terus berusaha. Bahkan ada momen di mana kami hanya menyisakan tiga pemain di lini belakang. Saat itu kami sangat tidak terorganisir, dan itu membuat kami terlihat buruk.
Bangkit di Copa del Rey
Setelah kekalahan dari Elche, Rayo Vallecano akan bermain di ajang Copa del Rey pada ronde pertama tengah pekan besok. Los Franjirrojos dijadwalkan meladeni tuan rumah tim kasta keempat Spanyol, Recreativo Huelva di Estadio Nuevo Colombino, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB.
Jika berhasil menyingkirkan Recreativo Huelva, bisa menjadi bekal saat menjamu Celta Vigo pada pekan ke-11 LaLiga di kandang sendiri pada Sabtu (31/10/2026).
"Selanjutnya tentu ada aspek yang perlu kami perbaiki sebagai pelatih, saya bertanggung jawab penuh atas hal itu. Tetapi yang terpenting, para pemain tidak menyerah sampai akhir," tegas Benat San Jose.
Emil Audero tercatat sudah memainkan lima pertandingan beruntun untuk Rayo Vallecano sejak digaet dari Como 1907 dengan status pinjaman awal musim ini.