Mundari Karya Soroti Penyelasaian Akhir Isenmulang FC, Langsung Bersiap Hadapi Persib

Selepas laga, pelatih Isenmulang FC, Mundari Karya, membeberkan tentang kegagalan skuadnya meraih kemenangan.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 25 Oktober 2026, 13:00 WIB
Mundari Karya, pelatih Isenmulang Kalteng FC. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Isenmulang FC harus puas berbagi angka saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan DIpta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026).

Duel pekan ketujuh kasta teratas Indonesia berakhir sama kuat tanpa sebiji gol pun. Ini merupakan hasil imbang kedua secara beruntung Isenmulang FC setelah sebelumnya tim promosi juga bermain imbang 1-1 dengan Java United FC.

Advertisement

Tambahan satu angka tak membuat Isenmulang FC beranjak dari posisi ke-16 klasemen sementara dengan tabungan tiga poin hasil dari sekali menang, dua kali seri, dan empat kekalahan.

Selepas laga, pelatih Isenmulang FC, Mundari Karya, membeberkan tentang kegagalan skuadnya meraih kemenangan.

Sebelum duel, Isenmulang FC memang menargetkan tiga angka seperti yang mereka raih pada kemenangan atas Persijap Jepara di pekan kelima.

Hanya saja, tim kebanggaan warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, harus rela berbagi angka dengan PSIM.

Simak update terkini klasemen BRI Super League 2026/2027 di sini. 

 


Masih Punya PR

Laga Isenmulang Kalteng FC Vs PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027, Sabtu (24/10/2026). (PSIM)

Menurut Mundari Karya, strategi yang ia inginkan sebenarnya berjalan baik, terlebih di babak pertama. Tuan rumah mendapat peluang emas, namun gagal dimaksimalkan dengan baik.

"Sebetulnya pertandingan berjalan seimbang. Tim kami memang sengaja bermain bertahan karena ingin melakukan counterattack. Kebetulan taktik itu berjalan, di babak pertama kami mendapat peluang satu. Di babak kedua juga kami dapat peluang. Jadi sebetulnya sesuai dengan rencana yang kami inginkan," kata Mundari Karya.

Kegagalan memaksimalkan peluang, imbuh Mundari Karya, karena persoalan penyelesaian akhir yang belum oke. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah (PR) tim pelatih ke depannya.

"Dari segi taktikal sebenarnya sudah berhasil, tapi memang lagi-lagi soal finishing touch-nya masih menjadi PR (pekerjaan rumah)," ujar Mundari Karya.

 


Harus Berlatih Lebih Keras

Isenmulang FC, BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Hal serupa dilontarkan pemain Isenmulang FC, Firman Ramadhan, yang juga sangat menyayangkan kegagalan timnya meraih kemenangan kedua musim ini.

"Kita sama-sama tahu ini bukan hasil yang kita inginkan. Kami hanya meraih satu poin, tapi ya tetap harus kita syukuri," kata Firman Ramadhan.

Perjalanan Isenmulang FC untuk bertahan di kasta teratas masih panjang dan penuh tantangan. Pada laga selanjutnya, mereka bahkan harus berhadapan dengan tim juara bertahan sarat pemain bingang, Persib Bandung.

Oleh karena itulah, Firman Ramadhan mengajak rekan-rekannya untuk melupakan hasil imbang kontra PSIM dan segera menatap laga selanjutnya dengan lebih optimistis.

"Untuk ke depannya kita akan terus berusaha dan latihan lebih keras. Perjalanan masih jauh," kata pemain bertahan berusia 22 itu. 

 

Berita Terkait