Andoni Iraola dan Xabi Alonso Bereuni di Anfield, Persahabatan Tak Mengubah Target Liverpool

Andoni Iraola akan memimpin Liverpool menghadapi Chelsea asuhan Xabi Alonso di Carabao Cup. Persahabatan mereka harus dikesampingkan selama pertandingan.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 10:55 WIB
Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola menegaskan bahwa kedekatannya dengan Xabi Alonso tidak akan menghalangi ambisi Liverpool meraih kemenangan atas Chelsea di Carabao Cup 2026/2027. Kedua pelatih yang telah bersahabat sejak kecil itu akan saling berhadapan ketika Liverpool menjamu The Blues di Stadion Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB.

Pertemuan tersebut juga menandai kembalinya Alonso ke Anfield, kali ini sebagai pelatih Chelsea. Mantan gelandang Liverpool itu akan memimpin timnya menghadapi klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Advertisement

Iraola dan Alonso memiliki ikatan panjang karena sama-sama tumbuh di wilayah Gipuzkoa, Basque, Spanyol. Keduanya pernah bermain dalam tim yang sama, memperkuat tim nasional Spanyol dan tim Basque, serta saling berhadapan ketika masih aktif sebagai pemain.

Sebelum menghadapi Alonso, Iraola lebih dahulu bertemu dengan Inigo Perez yang menangani Villarreal dalam pertandingan Liga Champions pekan lalu. Pengalaman tersebut kembali menempatkan Iraola dalam situasi ketika ia harus menghadapi seseorang yang memiliki hubungan dekat dengannya di luar lapangan.


Iraola Bersyukur Punya Banyak Teman di Dunia Kepelatihan

Manajer Liverpool Andoni Iraola memberikan instruksi kepada para pemainnya dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan LASK di Linz, Austria, Rabu (14/10/2026). (AP Photo/Denes Erdos)

Iraola mengaku memiliki banyak sahabat yang kini bekerja sebagai pelatih di klub lain. Kondisi tersebut membuatnya beberapa kali harus menghadapi orang-orang terdekat dalam pertandingan kompetitif, termasuk saat Liverpool bertemu Chelsea.

Meski persaingan menjadi prioritas selama pertandingan, Iraola tetap berharap bisa berbincang dengan Alonso setelah laga berakhir. Ia menganggap pertemuan semacam itu sebagai kesempatan untuk menjaga hubungan personal setelah kedua tim menyelesaikan tugas masing-masing.

"Saya beruntung karena memiliki banyak teman di kubu lawan. Mereka adalah pelatih yang bagus, tetapi seperti yang terjadi pekan lalu dengan Inigo, saya pikir setelah pertandingan, apa pun hasilnya, kami akan memiliki waktu setidaknya lima menit untuk berbincang satu sama lain," kata Iraola kepada wartawan.


Iraola Tegaskan Liverpool Tetap Ingin Mengalahkan Chelsea

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berteriak dari pinggir lapangan saat pertandingan melawan Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, pada Sabtu (18/9/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Hubungan Iraola dan Alonso sudah berkali-kali menjadi bahan pembicaraan dalam wawancara. Keduanya memiliki perjalanan yang saling terhubung sejak masa kecil hingga berkarier sebagai pesepak bola, sehingga kedekatan mereka bukan sesuatu yang baru bagi publik.

Namun, Iraola menegaskan bahwa status sahabat tidak mengubah sikapnya ketika pertandingan dimulai. Ia ingin Liverpool mengalahkan Chelsea, sementara Alonso tentu akan berusaha membawa timnya meraih hasil yang sama pentingnya.

"Saya pikir kami sudah membahas hubungan kami dalam sekitar 25 wawancara, entah berapa jumlahnya, dan saya bisa membicarakannya lagi. Namun, saat ini semua orang sudah tahu bahwa kami adalah sahabat dekat, kami tumbuh bersama dan bermain di tim yang sama," ujar Iraola.

"Kami pernah berhadapan sebagai pemain sepak bola, bermain bersama di tim nasional Spanyol dan tim Basque. Namun, sekarang dia adalah lawan dan kami ingin mengalahkannya, begitu juga sebaliknya. Setelah pertandingan, kami tentu bisa berbincang," lanjutnya.


Hubungan Iraola dan Alonso Terjaga di Luar Lapangan

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berbicara dalam konferensi pers di Sydney pada 31 Juli 2026. (DAVID GRAY / AFP)

Iraola menjelaskan bahwa persaingan profesional membuat komunikasi antara dua pelatih yang bersahabat bisa berubah ketika tim mereka bertanding. Ia menyebut sikap tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap pertandingan dan tanggung jawab masing-masing.

Walau harus mengesampingkan hubungan personal selama laga, Iraola tidak menyembunyikan rasa hormatnya kepada Alonso. Ia tetap menganggap pelatih Chelsea tersebut sebagai sahabat dekat dan berharap kesuksesan menyertai perjalanan kariernya.

"Saya mengatakan hal yang sama beberapa hari lalu saat menghadapi Inigo, dan hal itu juga berlaku untuk Xabi. Ketika kami bermain melawan satu sama lain, hubungan kami seolah terhenti karena kami cenderung berhenti berbicara untuk sementara, sebagai bentuk rasa hormat," kata Iraola.

"Namun, dia adalah sahabat yang sangat baik dan saya tentu berharap yang terbaik untuknya," pungkas Iraola.

Sumber: Liverpool


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Berita Terkait