AC Milan Dihantam Badai Cedera, Ruben Amorim Punya Pekerjaan Berat Jelang Derby

Ruben Loftus-Cheek mengalami cedera paha yang membuatnya diprediksi menepi selama sekitar satu bulan. Kondisi ini mengurangi pilihan AC Milan menjelang laga mel

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 11:28 WIB
Pelatih AC Milan asal Portugal, Ruben Amorim, memberikan isyarat dari pinggir lapangan dalam pertandingan Serie A Italia antara Torino FC dan AC Milan di Stadion Olimpiade Grande Torino di Turin, Italia utara, pada 24 Agustus 2026. (Marco Bertorello/AFP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan mendapat tantangan besar menjelang duel melawan Inter Milan pada akhir pekan ini. Ruben Amorim harus menyiasati kondisi skuad yang semakin menipis akibat sejumlah pemain mengalami cedera.

Rossoneri baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Udinese yang membuat mereka tetap bertahan di posisi keempat klasemen Serie A. Namun, sebelum menghadapi Inter, Milan masih harus menjamu Bologna dalam pertandingan tengah pekan yang berpotensi menguras tenaga pemain.

Advertisement

Daftar pemain yang tidak bisa diturunkan Amorim kini mencapai delapan orang. Ruben Loftus-Cheek menjadi tambahan terbaru setelah mengalami cedera paha saat melawan Udinese, dengan masa pemulihan yang dilaporkan bisa mencapai satu bulan.

Di tengah situasi tersebut, Amorim memilih tidak mengadakan konferensi pers menjelang pertandingan melawan Bologna. Pelatih asal Portugal itu ingin memusatkan perhatian pada persiapan tim dengan skuad terbatas, sementara Adrien Rabiot, Mario Gila, dan Diego Moreira juga disebut tidak tersedia.

Simak jadwal lengkap pertandingan Liga Italia yang akan berlangsung di sini.


Cedera Loftus-Cheek Membatasi Pilihan Amorim

Gol kemenangan I Rossoneri tercipta berkat penampilan apik Ruben Loftus-Cheek yang berhasil mencetak dua gol pada menit ke-32 dan 47 sementara lainnya diciptakan Rafael Leao (52). (GABRIEL BOUYS/AFP)

Absennya Loftus-Cheek membuat Amorim harus kembali menyesuaikan komposisi tim. Cedera paha yang dialami gelandang tersebut diperkirakan membuatnya menepi selama sekitar satu bulan, sehingga ia berpotensi melewatkan sejumlah pertandingan Milan.

Masalah kebugaran juga memengaruhi keleluasaan Amorim dalam menentukan susunan pemain. Dengan beberapa nama lain seperti Rabiot, Gila, dan Moreira tidak tersedia, pilihan untuk melakukan rotasi menjelang derby menjadi semakin terbatas.

Pertandingan melawan Bologna pun datang pada waktu yang kurang ideal bagi Milan. Amorim perlu menjaga kondisi para pemain yang masih fit, sekaligus memastikan tim tetap mampu bersaing sebelum menghadapi Inter dalam duel yang menjadi perhatian utama pada akhir pekan.


Pemilik Milan Tetap Percaya kepada Amorim

Pelatih AC Milan asal Portugal Ruben Amorim saat pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz di Turin pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Hasil mengecewakan saat menghadapi Bournemouth di Liga Europa pekan lalu tidak membuat Gerry Cardinale kehilangan kepercayaan kepada Amorim. Pemilik Milan tersebut justru menilai timnya terus memperlihatkan perkembangan dan mampu bangkit setelah hasil buruk di kompetisi Eropa.

“Tim terus berkembang dan menunjukkan daya tahan yang luar biasa setelah pertandingan mengecewakan di Eropa,” kata Cardinale kepada Sky Sport Italia.

“Ruben telah mengelola rotasi dan pergantian pemain dengan baik. Semua itu menempatkan kami dalam kondisi yang baik menjelang pertandingan kandang pada Rabu,” lanjutnya.


Costacurta Menilai Milan Masih Menjanjikan

Penyerang AC Milan asal Portugal bernomor punggung 9, Goncalo Ramos (tengah), merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-3 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Alessandro Costacurta turut memberikan penilaian positif terhadap pekerjaan Amorim di Milan. Mantan pemain Rossoneri itu melihat adanya kepatuhan para pemain terhadap instruksi pelatih serta sikap yang dinilainya menggembirakan selama pertandingan.

“Saya melihat para pemain mengikuti pelatih mereka dengan cara yang benar-benar unik. Saya menyukai sikap mereka di lapangan,” ujar Costacurta.

“Saya belum melihat tim yang siap menjuarai Scudetto, tetapi ini masih sangat awal dan tim ini tetap menjanjikan,” tambahnya.

Sumber: ESPN


Persaingan Sengit di Liga Italia

Berita Terkait