PP Pesti Gelar Kejurnas Soft Tennis 2026 di Makassar, 100 Atlet Berebut Prestasi dan Tiket Menuju Level Internasional

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP PESTI), Awal Chairuddin, menaruh perhatian besar terhadap regenerasi atlet demi menjaga keberlanjutan prestasi soft tennis Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 31 Oktober 2026, 09:00 WIB
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP PESTI), Awal Chairuddin, menaruh perhatian besar terhadap regenerasi atlet demi menjaga keberlanjutan prestasi soft tennis Indonesia. (Bola.com/Istimewa).

Bola.com, Makassar - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP PESTI), Awal Chairuddin, menaruh perhatian besar terhadap regenerasi atlet demi menjaga keberlanjutan prestasi soft tennis Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis Indonesia Piala Kapolda Sulawesi Selatan 2026 di Lapangan Tenis Hasanuddin, Makassar, Jumat (30/10/2026).

Kejurnas yang berlangsung hingga Minggu (1/11/2026) itu diikuti sekitar 100 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang persaingan memperebutkan gelar juara, kejuaraan ini juga dimanfaatkan untuk mencari atlet-atlet muda potensial yang diproyeksikan tampil di level nasional maupun internasional.

Advertisement

Awal menilai, keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet senior, tetapi juga kesiapan generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan mereka. Karena itu, PP PESTI berupaya memperkuat proses regenerasi melalui kompetisi yang memberikan kesempatan kepada atlet junior untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding.

"Kejuaraan seperti ini penting untuk menemukan bibit-bibit atlet junior dari berbagai daerah. Kita harus terus membina dan menyiapkan mereka agar kelak mampu menjadi andalan Indonesia dalam kejuaraan berikutnya," ujar Awal.

Menurut Awal, atlet muda perlu mendapatkan kesempatan berkompetisi sejak dini agar terbiasa menghadapi tekanan pertandingan dan memiliki mental bertanding yang kuat. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat menghasilkan pemain-pemain berkualitas yang siap memperkuat Indonesia dalam berbagai kejuaraan mendatang.


Perunggu Asian Games 2026 Jadi Motivasi

Prestasi soft tennis Indonesia yang berhasil meraih medali perunggu pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada September lalu menjadi salah satu modal penting bagi perkembangan cabang olahraga tersebut. Awal berharap pencapaian itu dapat memacu seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperkuat daya saing atlet di level internasional.

"Dengan semangat prestasi yang sudah diraih, kita harus terus mencari dan membina atlet-atlet junior agar nantinya mampu memberikan hasil yang lebih baik. Harapannya, mereka dapat mengharumkan nama bangsa pada berbagai kejuaraan internasional," kata Awal.

Dia juga menginginkan Kejurnas Soft Tennis Indonesia menjadi bagian dari program pembinaan jangka panjang, bukan sekadar agenda tahunan. Melalui pertandingan yang berlangsung secara teratur, atlet diharapkan terus mengasah teknik, menambah pengalaman, dan membangun kepercayaan diri saat menghadapi lawan.

Selain memperkuat pembinaan, Awal mendorong upaya sosialisasi agar soft tennis semakin dikenal masyarakat luas. Ia menilai olahraga tersebut telah lama berkembang di Indonesia, tetapi masih membutuhkan promosi dan pengenalan yang lebih luas untuk meningkatkan minat masyarakat.

"Soft tennis ini bukan olahraga baru di Indonesia. Karena itu, kita perlu terus membangkitkannya agar masyarakat semakin mengenal dan tertarik untuk mengembangkan cabang olahraga ini," ucapnya.

Awal turut menjelaskan karakteristik soft tennis yang memiliki kemiripan dengan tenis lapangan, terutama dari sisi penggunaan lapangan pertandingan. Namun, soft tennis mempunyai karakteristik peralatan dan sistem pertandingan tersendiri yang perlu dipahami masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Awal menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, manajer, ofisial, panitia, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan. Ia juga menyambut kontingen dari berbagai daerah dan berharap Kejurnas ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengukur kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan antaratlet.

Berita Terkait