Carlo Ancelotti Panggil Raphinha ke Timnas Brasil, Barcelona Takut Bakal Cedera Lagi

Barcelona khawatir usai Raphinha dipanggil Brasil untuk jeda November 2026; riwayat cedera, tur Singapura, dan pola pemakaian Ancelotti disorot.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 30 Oktober 2026, 21:52 WIB
Pemain Brasil Raphinha, kiri, dibantu berdiri oleh pemain Maroko Ayoub Amaimouni setelah laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Maroko di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Bola.com, Jakarta - Raphinha kembali dipanggil ke Timnas Brasil untuk jeda internasional November 2026 oleh Carlo Ancelotti. Barcelona cemas, tidak ingin sang kapten mengalami cedera ulang seperti pada jeda sebelumnya.

Winger asal Brasil itu sempat mengalami cedera paha setelah dimainkan dalam laga Brasil melawan Australia. Imbasnya, ia harus absen membela Barcelona di sejumlah pertandingan.

Advertisement

Padahal, awal musimnya berjalan impresif. Raphinha mencetak hat-trick dalam dua pertandingan beruntun sebelum masalah kebugaran mengganggu ritmenya.

Usai pulih, performanya belum sepenuhnya kembali ke level terbaik. Di tengah kondisi tersebut, keputusan Ancelotti untuk kembali memanggilnya memicu pertanyaan di internal Barcelona.


Barcelona Waspada Pola Pemakaian Raphinha oleh Ancelotti

Selebrasi Raphinha usai mencetak gol ke gawang Sevilla, Minggu (20/9/2026) (AP Photo/Jose Breton)

Menurut laporan eksklusif The Touchline, Barcelona terkejut dengan keputusan Ancelotti memasukkan Raphinha ke skuad Brasil. Kondisi fisik sang pemain dinilai belum sepenuhnya pulih dari cedera sebelumnya.

Ancelotti juga disorot karena dianggap terlalu sering memainkan Raphinha tanpa jeda istirahat yang cukup. Barcelona khawatir beban bermain berlebihan kembali mengganggu kebugaran pemain berusia 29 tahun tersebut.

Kekhawatiran itu kian besar karena Raphinha memiliki riwayat cedera saat menjalani tugas internasional. Klub tidak ingin kehilangan pemain penting akibat pengelolaan menit bermain yang kurang tepat.

Hansi Flick mengungkapkan Raphinha sempat meminta diganti saat El Clasico karena tubuhnya tidak sanggup menahan beban fisik. Pelatih Barcelona tersebut berusaha menjaga kondisinya, namun mereka khawatir Brasil tidak melakukan hal serupa.


Laga Brasil di Singapura Memperbesar Kekhawatiran

Pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Brasil asal Italia, Carlo Ancelotti (tengah), tersenyum di samping penyerang Raphinha (kanan) selama sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 melawan Maroko di Fasilitas Latihan Columbia Park, Morristown, New Jersey, pada 9 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Brasil dijadwalkan memainkan dua pertandingan persahabatan di Singapura pada 14 dan 17 November 2026. Agenda ini mengharuskan para pemain menempuh perjalanan hampir 11.000 kilometer.

Perjalanan panjang di tengah padatnya jadwal berpotensi menambah beban fisik Raphinha. Situasi tersebut menjadi perhatian Barcelona karena sang winger belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya.

Menariknya, Ancelotti tidak memanggil pemain Palmeiras dan Flamengo demi menghormati komitmen kedua klub di kompetisi domestik. Kebijakan itu membuat keputusan pemanggilan Raphinha semakin disorot oleh kubu Barcelona.

Barcelona berharap Raphinha menuntaskan tugas internasional tanpa cedera baru. Blaugrana tentu tidak ingin kehilangan sang kapten hanya karena beban pertandingan yang sebenarnya bisa dikelola dengan lebih baik.


Klasemen La Liga 2026/2027

Berita Terkait