Kata-kata Girang Ruben Amorim Setelah AC Milan Bikin Inter Milan Babak Belur

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengaku sangat puas setelah timnya menaklukkan Inter Milan dengan skor 3-1.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 01 November 2026, 06:45 WIB
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menyaksikan pertandingan fase liga Liga Europa 2026/2027 antara Bournemouth dan AC Milan di Vitality Stadium, Bournemouth, Inggris selatan, Jumat (22/10/2026) dini hari WIB. (Glyn Kirk / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengaku sangat puas setelah timnya menaklukkan Inter Milan dengan skor 3-1 dalam Derby della Madonnina di Stadion San Siro, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Amorim karena menjadi pengalaman pertamanya memimpin Rossoneri dalam duel panas melawan rival sekota. Hasil positif ini juga menjadi respons penting setelah Milan menelan kekalahan 2-4 dari Bologna pada pertengahan pekan.

Advertisement

Diego Moreira menjadi bintang kemenangan Milan dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist. Ia mengirimkan umpan yang berhasil dituntaskan Christian Pulisic dan Adrien Rabiot sehingga Rossoneri unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama.

Inter sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Alessandro Bastoni. Namun, Moreira kembali memperlebar jarak lewat eksekusi tendangan bebas menjelang turun minum.

Pada babak kedua, Inter lebih banyak menekan dan membuat Milan harus bekerja keras mempertahankan keunggulan. Meski demikian, tim tamu tidak banyak menciptakan ancaman serius ke gawang Mike Maignan.

"Saya senang dengan banyak hal. Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mereka sangat kuat dalam duel udara, tetapi kami mengubah pendekatan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Saya pikir kami menunjukkan perkembangan," ujar Amorim kepada DAZN Italia, seperti dikutip Football Italia. 

"Pada babak kedua, kami mampu mempertahankan penguasaan bola dengan sangat baik. Luka Modric banyak membantu dalam hal itu. Pertandingan ini memang bukan laga yang luar biasa, tetapi ini menjadi malam yang istimewa bagi para pendukung kami," lanjutnya.

Simak update terkini klasemen Liga Italia 2026/2027 di sini. 

 


Milan Masih Harus Berproses

Para pemain AC Milan merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Italia Serie A melawan Inter Milan di Stadion San Siro (Giuseppe Meazza), Milan, Sabtu (31/10/2026). (Stefano Rellandini / AFP)

Amorim juga menilai kemenangan atas Inter sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim setelah kekalahan dari Bologna. Ia mengakui kehadiran kembali sejumlah pemain seperti Mario Gila, Diego Moreira, dan Adrien Rabiot memberikan pengaruh besar.

"Ini pertandingan dan pendekatan yang benar-benar berbeda. Saya merasa para pemain sangat kecewa dengan hasil sebelumnya. Kami harus jujur bahwa Gila, Moreira, dan Rabiot memberikan perbedaan besar dalam pertandingan ini, bukan hanya karena kualitas mereka, tetapi juga karakteristik permainan yang kami latih," kata Amorim.

Meski merayakan kemenangan penting, pelatih asal Portugal itu meminta para pendukung Milan tidak berekspektasi bahwa timnya akan selalu tampil sempurna.

"Atmosfernya luar biasa. Gairah para pendukung benar-benar berbeda dibandingkan derby lain yang pernah saya alami. Saya sangat senang untuk para pemain. Semoga para penggemar semakin percaya terhadap proyek ini," ucapnya.

"Kami akan mengalami malam-malam luar biasa seperti ini, tetapi juga akan melewati masa-masa sulit seperti saat melawan Bologna. Itu bagian dari proses. Kemenangan seperti ini penting untuk menjelaskan kepada para pendukung bahwa kami sedang membangun sesuatu dan semuanya membutuhkan waktu," lanjut Amorim.

Ia menegaskan tidak mungkin mengubah segalanya dalam waktu singkat. Karena itu, fokusnya kini beralih ke pertandingan berikutnya.

 


Target Scudetto, tetapi Amorim Realistis

Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, sebelumnya secara terbuka menyampaikan ambisinya membawa Rossoneri kembali meraih Scudetto. Ia bahkan sempat mengibaratkan target tersebut dengan film favoritnya, Top Gun.

Amorim menyambut ambisi tersebut, tetapi mengingatkan bahwa persaingan untuk menjadi juara Liga Italia tidak akan mudah, terutama pada musim pertamanya menangani Milan.

"Kami akan menjadi tim yang sangat bagus, tetapi itu membutuhkan waktu. Targetnya selalu sama, seperti yang dikatakan Mr. Cardinale, yakni memenangkan Scudetto. Namun, kami harus jujur bahwa meraih gelar juara pada tahun pertama akan sangat sulit," jelasnya.

"Kami akan berjuang dalam setiap pertandingan. Target kami di Milanello adalah membawa Milan kembali menjadi juara Scudetto," tutup Amorim.

Sumber: Football Italia


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait