Legenda AC Milan Kaka Tak Kuasa Menahan Tangis di San Siro, Sambutan Meriah Milanisti Bikin Haru

Momen emosional tersaji menjelang laga Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan saat Kaka mendapat sambutan meriah di San Siro.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 01 November 2026, 09:30 WIB
Mantan striker AC Milan, Ricardo Kaka. (Piero Cruciatti/AFP)

Bola.com, Jakarta - Momen emosional tersaji menjelang laga Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan di Stadion San Siro, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Legenda Rossoneri, Ricardo Kaka, tak kuasa menahan air mata setelah mendapat sambutan luar biasa dari para pendukung tuan rumah.

Kaka mendapat penghormatan khusus sebelum pertandingan dimulai. Mantan gelandang serang asal Brasil itu resmi masuk dalam Rossoneri Hall of Fame sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya selama memperkuat AC Milan.

Advertisement

Begitu namanya diumumkan dan mendapat penghormatan di lapangan, seluruh Milanisti yang memadati San Siro memberikan standing ovation.

Mereka juga menyanyikan lagu ikonik yang dahulu kerap menggema di stadion, yakni, "Kami datang jauh-jauh hanya untuk melihat Kaká mencetak gol."

Sambutan hangat tersebut membuat Kaka begitu terharu. Ia terlihat tak mampu membendung air matanya saat menerima penghormatan dari para penggemar yang masih mengingat jasa-jasanya untuk klub.

Kaka merupakan peraih Ballon d'Or 2007. Hingga kini, ia juga tercatat sebagai pemain terakhir dari Serie A yang berhasil membawa pulang penghargaan individu paling prestisius tersebut.

 


Malam Spesial

Kaka. Bintang Brasil dan AC Milan ini meraih satu-satunya trofi Ballon d'Or pada edisi 2007. Ia mengungguli Cristiano Ronaldo yang saat itu baru bersinar bersama Manchester United. Setelah 2007, barulah era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dimulai dalam persaingan Ballon d'Or. (AFP/Olivier Morin)

Sebelum pertandingan, Kaka mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali hadir di San Siro dan merasakan langsung besarnya dukungan para Milanisti.

"Rasanya luar biasa bisa berada di sini dan menyaksikan pertandingan seperti ini, dengan begitu banyak kasih sayang dari para penggemar Milan. Ini benar-benar menjadi malam yang istimewa bagi saya," ujar Kaka kepada Sky Sport, seperti dikutip dari Repubblica. 

Ia juga menyinggung pidato pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, mengenai rencana masa depan klub. Kaka optimistis Rossoneri bisa kembali menjadi kekuatan utama, baik di Italia maupun Eropa.

"Cardinale menyampaikan pidato yang sangat bagus mengenai rencana untuk tim Milan ini. Karena itu, kami semua sebagai penggemar Milan sangat yakin bahwa mulai sekarang, Milan bisa kembali menjadi kekuatan besar di Italia dan Eropa," lanjutnya.

 


Derby Paling Berkesan

Kaka - Kaka menampilkan permainan terbaiknya bersama AC Milan pada tahun 2003-2009. Pemain asal Brasil ini menjadi penghancur barisan pertahanan Liverpool ketika bertemu di Final Liga Champions 2007. (AFP/Paco Serinelli)

Ketika ditanya mengenai derby paling berkesan sepanjang kariernya, pria berkebangsaan Brasil itu menyebut kemenangan 3-2 atas Inter serta duel di perempat final Liga Champions.

"Bagi saya, pertandingan dengan skor 3-2 itu luar biasa. Namun, perempat final Liga Champions juga sangat spesial. Saya rasa kami memenangi leg pertama dan kedua, jadi pertandingan itu memiliki tempat tersendiri bagi saya."

Sumber: Repubblica

Berita Terkait