5 Rekor Sensasional yang Berpeluang Dipecahkan Barcelona pada Musim 2026/2027, Kuncinya Konsisten

Ada lima rekor besar yang berpotensi dipecahkan Barcelona jika mampu mempertahankan konsistensi sepanjang musim 2026/2027.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 02 November 2026, 11:00 WIB
Penyerang Barcelona, Lamine Yamal (kiri), merayakan gol kelima timnya bersama rekan setimnya, Gabriel Jesus, dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona melawan Deportivo Alaves di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. (Manaure Quintero / AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mengawali musim 2026/2027 dengan performa luar biasa. Tim besutan Hansi Flick tampil sangat produktif dan berkali-kali membuat lawan tak berdaya di kompetisi La Liga.

Barcelona bahkan mampu mencetak minimal empat gol dalam sembilan dari 11 pertandingan pertama mereka di liga. Meski begitu, kekalahan dari Real Madrid dan Paris Saint-Germain (PSG) sedikit mengurangi kesempurnaan start sensasional Blaugrana.

Advertisement

Barcelona takluk 1-2 dari Real Madrid di kandang sendiri, kemudian menyerah 2-4 saat bertandang ke markas PSG. Dua hasil tersebut memperlihatkan sejumlah kelemahan dalam permainan mereka.

Namun, secara keseluruhan, Barcelona tetap tampil sangat tajam. Korban terbaru mereka adalah Deportivo Alaves yang dihajar dengan skor telak 6-1, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. 

Musim masih panjang dan Barcelona tentu akan menghadapi ujian yang lebih berat. Namun, performa mereka sejauh ini membuka peluang untuk mengukir sejarah.

Ada lima rekor besar yang berpotensi dipecahkan Barcelona jika mampu mempertahankan konsistensi sepanjang musim 2026/2027, seperti dikutip dari Planet Football. 

 


1. Rekor Poin Terbanyak La Liga

Pemain Barcelona Raphinha (kiri) berselebrasi bersama pemain Barcelona Fermin Lopez setelah mencetak gol ketiga timnya dalam laga La Liga antara Barcelona vs Alaves di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 31 Oktober 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Setelah Barcelona mendominasi sepak bola Spanyol selama beberapa musim, Real Madrid asuhan Jose Mourinho berhasil menggulingkan rival abadinya itu pada musim 2011/2012.

Los Blancos melakukannya dengan cara yang luar biasa. Mereka mengumpulkan 100 poin dalam satu musim La Liga, sebuah rekor yang menunjukkan betapa dominannya Madrid saat itu.

Barcelona kemudian menyamai pencapaian tersebut pada musim berikutnya dan kembali menjadi juara.

Untuk menyamai rekor itu, Barcelona musim ini harus menjaga konsistensi dan sebisa mungkin menghindari kehilangan poin. Tantangannya semakin besar karena Presiden klub, Joan Laporta, secara terbuka menyebut Liga Champions sebagai prioritas utama.

Barcelona sempat mengawali kompetisi dengan memenangi sembilan pertandingan liga secara beruntun. Namun, kekalahan dari Real Madrid membuat ruang kesalahan mereka semakin kecil.

Dengan kondisi tersebut, Barcelona hanya boleh kehilangan maksimal 11 poin lagi untuk menyamai rekor 100 poin dalam satu musim La Liga.

 


2. Rekor Poin Terbanyak di Liga Top Eropa

Pemain Barcelona Lamine Yamal (kanan) ditekel oleh pemain Real Madrid Ibrahima Konate dalam laga El Clasico La Liga antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Spanyol, Minggu, 25 Oktober 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Real Madrid, Barcelona, dan Manchester City asuhan Pep Guardiola pada musim 2017/2018 sama-sama pernah mengumpulkan 100 poin dalam satu musim liga domestik.

Namun, rekor tertinggi masih menjadi milik Juventus. Klub raksasa Italia itu mengoleksi 102 poin ketika mendominasi Serie A pada musim 2013/2014.

Juventus saat itu diperkuat sejumlah pemain hebat, seperti Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Paul Pogba, Andrea Pirlo, Arturo Vidal, dan Carlos Tevez.

Tim asuhan Antonio Conte tersebut mencatatkan 33 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan sepanjang musim.

Kekalahan Barcelona dari Real Madrid memang mengurangi margin kesalahan mereka. Meski demikian, rekor Juventus masih mungkin dikejar.

Barcelona telah mengumpulkan 30 poin dari 11 pertandingan pertama. Mereka masih bisa kehilangan sembilan poin dan tetap menyamai pencapaian Juventus, yakni 102 poin.

 


3. Rekor Gol Terbanyak La Liga

Aksi Fermin Lopez pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Real Madrid asuhan Mourinho bukan hanya mengukir rekor 100 poin pada musim 2011/2012. Mereka juga mencatatkan jumlah gol yang fantastis, yakni 121 gol dalam satu musim La Liga.

Madrid saat itu memiliki lini serang yang sangat produktif. Mesut Ozil menjadi kreator peluang bagi Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, dan Karim Benzema.

Ketiga penyerang tersebut bahkan mencetak total 89 gol di kompetisi liga pada musim itu.

Barcelona musim ini juga memperlihatkan ketajaman luar biasa. Mereka telah membukukan 46 gol hanya dalam 11 pertandingan pertama.

Jika mampu mempertahankan rata-rata produktivitas tersebut hingga akhir musim, Barcelona berpeluang mencetak sekitar 159 gol di La Liga 2026/2027.

Angka tersebut tentu sangat fantastis. Bukan hanya melewati rekor Real Madrid, tetapi juga berpotensi menciptakan standar baru dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Spanyol.

 


4. Rekor Gol Terbanyak Klub Eropa dalam Semusim

Pedri dari Barcelona (tengah) merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol keempat bagi timnya dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Valencia dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Senin (7-9-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Alberto Saiz)

Musim lalu, Bayern Munchen asuhan Vincent Kompany mencatatkan produktivitas luar biasa dengan membukukan total 184 gol di semua kompetisi.

Perinciannya, 122 gol di Bundesliga, 17 gol di DFB Pokal, dua gol di Piala Super, dan 43 gol di Liga Champions.

Catatan tersebut menjadi salah satu pencapaian gol terbanyak klub Eropa dalam satu musim. Namun, rekor tertinggi masih dipegang Barcelona era Pep Guardiola pada musim 2011/2012.

Saat itu, Blaugrana memainkan 64 pertandingan di seluruh kompetisi dan mencetak total 190 gol.

Lionel Messi menjadi motor utama produktivitas Barcelona. Pemain asal Argentina tersebut mencetak 50 gol di La Liga dan total 73 gol di semua kompetisi pada musim tersebut.

Barcelona musim ini bahkan memiliki rata-rata gol yang lebih tinggi. Setelah 10 pertandingan pertama, mereka mampu mencetak rata-rata 4,4 gol per laga.

Produktivitas itu memang sedikit menurun, tetapi tetap mengesankan. Bahkan ketika kalah dari Real Madrid dan PSG, Barcelona masih mampu mencetak total tiga gol.

Jika ketajaman tersebut terus terjaga, bukan tidak mungkin pasukan Hansi Flick mampu menyamai atau bahkan melewati rekor 190 gol yang pernah dibuat generasi emas Guardiola.

 


5. Selisih Gol Terbaik dalam Sejarah La Liga

Penyerang Barcelona, Raphinha (kiri), merayakan gol ketiganya sekaligus hattrick saat menghadapi Racing Santander pada pertandingan LaLiga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Dominasi Real Madrid pada musim 2011/2012 juga menghasilkan rekor selisih gol terbaik dalam sejarah La Liga.

Los Blancos mencetak 121 gol dan hanya kebobolan 32 kali. Hasilnya, mereka mengakhiri musim dengan selisih gol plus 89.

Barcelona kemudian menyamai catatan tersebut pada musim 2014/2015 ketika masih ditangani Luis Enrique. Blaugrana mengakhiri musim dengan selisih gol yang sama setelah tampil dominan di berbagai kompetisi.

Pertahanan Barcelona musim ini belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka sempat kebobolan dua gol ketika menghadapi Rayo Vallecano, Levante, dan Racing Santander.

Namun, Barcelona saat ini memiliki modal yang sangat besar untuk mengejar rekor tersebut.

Mereka sudah mencatatkan selisih gol plus 34, unggul 20 angka atas Atletico Madrid yang menjadi pesaing terdekat.

Jika mampu mempertahankan produktivitas gol seperti sekarang, Barcelona tidak perlu terlalu mengkhawatirkan lini pertahanan mereka. Ketajaman lini depan bisa menjadi faktor penentu untuk mengejar rekor selisih gol bersejarah tersebut.

Sumber: Planet Football

Berita Terkait