Bola.com, Semarang - Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, berharap anak asuhnya tak frustrasi menyusul hasil minor yang diraih saat berjumpa Persikad Depok pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1-11-2026) malam, PSIS yang tampil di hadapan pendukung sendiri harus puas berbagi poin dengan Persikad seusai laga berakhir tanpa gol.
Widodo Cahyono Putro sangat kecewa dengan hasil ini. Sebab, Mahesa Jenar masih belum berhasil mengakhiri tren tanpa kemenangannya. Dari empat laga terakhir, mereka hanya bisa meraup dua imbang dan menelan dua kali kekalahan
"Untuk hasil pertandingan ini, orang yang paling kecewa dengan hasil laga tadi, tentu saja saya. Saya sangat berharap kami bisa memenangkan pertandingan ini, tetapi hasil akhirnya 0-0," ujar Widodo Cahyono Putro.
Buang-Buang Peluang
Di atas lapangan, PSIS sebetulnya bisa bermain baik dan mendominasi jalannya pertandingan. Skema yang diasah di setiap sesi latihan juga tereksekusi dengan oke.
Hanya, menurut Widodo, Mahesa Jenar masih belum bisa memaksimalkan kesempatan dengan baik.
"Kami sudah berusaha maksimal dan para pemain telah menjalankan skema latihan hingga menciptakan banyak peluang, tetapi penyelesaian akhirnya masih kurang sehingga tidak ada gol yang tercipta," ujar Widodo.
Juru taktik berusia 55 tahun itu berharap, Mahesa Jenar bisa terus berbenah di sesi latihan. Meski skema sudah oke, penyelesaian akhir menjadi sumber permasalahan PSIS hingga sulit meraih kemenangan.
"Yang dipermasalahkan mungkin dari semua ini dan membuat kami heran, pemain juga heran, adalah kami banyak menciptakan peluang, tapi tidak bisa gol. Itu saja. Mungkin perlu diasah lagi agar lebih baik. Setiap hari juga kami sudah latih sesuai skema tadi, banyak yang sesuai skema tapi tidak terjadi gol," bebernya.
Jangan Sampai Frustrasi
Selain itu, Widodo mengingatkan anak asuhnya untuk tidak frustrasi dengan hasil minor ini. Sebab, masih ada banyak pertandingan yang akan dilalui PSIS untuk bisa bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen.
"Saya berharap para pemain tidak frustrasi dan terus berjuang karena masih ada pertandingan selanjutnya. Dalam sepak bola, hari ini kita bisa gagal, tetapi esok hari kita bisa berhasil. Kami harus terus bangkit," katanya.
Sementara itu, pemain PSIS, Fitra Ridwan, menyampaikan permohonan maaf kepada pendukung Mahesa Jenar. Dia mengakui ia dan rekan satu tim punya banyak peluang, tetapi masih belum mendapatkan rezeki untuk mencetak gol.
"Saya mewakili pemain mungkin minta maaf atas tidak menang hari ini. Tapi, kami dari pemain juga sudah berusaha semaksimal mungkin dengan menciptakan peluang banyak, mungkin belum rezeki bisa buat gol," kata Fitra.